Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 17:31 WIB
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Dok. Kemenko Perekonomian]
  • Inggris kucurkan dana jumbo untuk dukung industri perkapalan Indonesia.
  • Target 1.582 kapal nelayan baru dengan desain canggih dari Babcock.
  • Fokus awal pada sektor maritim, energi terbarukan, dan digitalisasi.

Suara.com - Pemerintah Indonesia resmi mempererat sinergi ekonomi dengan Inggris melalui skema Economic Growth Partnership. Salah satu poin krusial dalam kesepakatan ini adalah dukungan pendanaan fantastis sebesar 4 miliar poundsterling (sekitar Rp80 triliun) yang dialokasikan khusus untuk memperkuat industri perkapalan nasional dan memodernisasi armada nelayan domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mentransformasi sektor maritim Indonesia. "Dengan UK (Inggris) kemarin sudah ditandatangani Economic Growth Partnership," ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Dukungan pendanaan ini tidak hanya sekadar suntikan modal, melainkan diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas desain kapal di dalam negeri. Inggris, melalui perusahaan pertahanan dan teknologi maritim ternama, Babcock, akan terlibat langsung dalam pengembangan ini.

Babcock dilaporkan telah melakukan pertemuan intensif dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membahas teknis kerja sama. Perusahaan tersebut akan membantu Indonesia dalam merancang kapal-kapal modern yang sesuai dengan karakteristik perairan Nusantara.

"Mereka memberikan 4 billion poundsterling untuk men-support perkapalan Indonesia. Perusahaan Babcock sudah bertemu Bapak Presiden dan mereka akan membantu mendesain kapal," tambah Airlangga.

Salah satu urgensi dari kemitraan ini adalah pemenuhan kebutuhan armada perikanan. Berdasarkan data pemerintah, Indonesia saat ini membutuhkan sedikitnya 1.582 unit kapal nelayan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.

Kemitraan ini diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan teknologi dan pendanaan yang selama ini menghambat modernisasi armada nelayan. Dengan desain kapal yang lebih efisien dan tangguh, kapasitas tangkap nasional diharapkan meningkat signifikan.

Selain sektor perkapalan, Economic Growth Partnership juga mencakup sektor strategis lainnya seperti energi terbarukan, digitalisasi ekonomi dan pendidikan

Airlangga menekankan bahwa kesepakatan yang ada saat ini merupakan fondasi awal. Ke depan, pemerintah berencana untuk meningkatkan status kerja sama ini menjadi perjanjian yang lebih komprehensif (separate agreement). Namun, untuk saat ini, fokus utama adalah memastikan implementasi pendanaan £4 miliar tersebut berjalan tepat sasaran.

"Ini bentuk awal dulu diimplementasikan. Tahap berikutnya nanti kita akan upgrade," pungkasnya. Langkah ini menandai babak baru diplomasi ekonomi Indonesia yang semakin agresif dalam menggandeng mitra global demi memperkuat visi sebagai poros maritim dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump

Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:53 WIB

Inflasi Januari 2026 Tembus 3,55 Persen, Airlangga Bilang Begini

Inflasi Januari 2026 Tembus 3,55 Persen, Airlangga Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:42 WIB

Florian Wirtz Bisa Setara dengan Kevin De Bruyne, Hugo Ekitike Lebih Baik dari Fernando Torres

Florian Wirtz Bisa Setara dengan Kevin De Bruyne, Hugo Ekitike Lebih Baik dari Fernando Torres

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:03 WIB

Terkini

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:18 WIB