Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Richard Muljadi Diciduk, Pengaruhkah ke Saham Tempo Scan Pacific?

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 23 Agustus 2018 | 12:06 WIB
Richard Muljadi Diciduk, Pengaruhkah ke Saham Tempo Scan Pacific?
Richard Muljadi saat merayakan ulangtahun Kartini Muljadi. (Instagram: @richardmuljadi

Suara.com - Richard Muljadi diringkus usai mengkonsumsi kokain di dalam toilet restoran Vong Kitchen kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada Rabu (22/8/2018).

Richard Muljadi diketahui adalah cucu dari Kartini Muljadi yang merupakan petinggi di PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC).

Terkait kasus tersebut, pada pembukaan perdagangan Kamis (23/8/2018) saham TSPC dibuka stagnan dibandingkan pada sesi penutupan sebelumnya.

Saham TSPC dibuka dilevel Rp 1.480 per saham. Sedangkan pada sesi penutupan perdagangan pada Selasa (21/8/2018) saham TSPC ditutup di level yang sama Rp 1.480 per saham.

Menanggapi hal tersebut, Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai, ada beberapa faktor yang membuat hal ini terjadi.

“Bisa banyak faktor yang mempengaruhi sih ini. Susah kalau dikaitkan dengan ini,” kata William saat dihubungi Suara.com, Kamis (23/8/2018).

Menurut William, pergerakan saham TSPC ini tidak bisa serta merta dikaitkan dengan kasus tersebut karena rentang pelemahannya tidak mencapai 100 poin. Selain itu, saham TSPC dibuka stagnan menurut William sangat wajar.

“Rentang likuditas tempo scan pacific juga sangat kecil, sebenarnya penurunannya tidak terlalu berpengaruh. Nggak ada hubungannya sama penangkapan itu,” ujarnya.

Untuk diketahui, Richard Muljadi dibekuk oleh perwira polisi bernama Kombes Herry Heryawan yang kebetulan hendak memakai kamar toilet restoran.

Dari penangkapan itu, satu unit Iphone X warna hitam dan satu lembar uang pecahan 5 dolar Australia turut disita lantaran dianggap sebagai medium saat Richard Muljadi mengkonsumsi kokain tersebut.

Richard Muljadi pun telah dinyatakan positif sebagai pengguna kokain melalui pemeriksaan urine.

Saat ini, pihak kepolisian sudah menetapkan Richard Muljadi sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan kokain seberat 0,038 gram. Penetapan tersangka itu dilakukan pasca polisi melakukan pemeriksaan terhadap bukti dan saksi.

"(Richard Muljadi) sudah ditetapkan tersangka. Tadi pagi sudah dilakukan," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (23/8/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Richard Muljadi Jadi Trending Nasional, Kalahkan Asian Games

Richard Muljadi Jadi Trending Nasional, Kalahkan Asian Games

Tekno | Kamis, 23 Agustus 2018 | 11:53 WIB

Jalani Pemeriksaan, Keterangan Richard Muljadi Kerap Berubah-ubah

Jalani Pemeriksaan, Keterangan Richard Muljadi Kerap Berubah-ubah

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 11:50 WIB

Jadi Tersangka Pemilikan Kokain, Richard Muljadi Segera Ditahan?

Jadi Tersangka Pemilikan Kokain, Richard Muljadi Segera Ditahan?

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 11:28 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB