Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Stok Melimpah, Pemerintah Berencana Turunkan Harga Beras

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 14 September 2018 | 11:45 WIB
Stok Melimpah, Pemerintah Berencana Turunkan Harga Beras
Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Direktur Utama ‎Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso blusukan ke Pasar Kramat Jati Jakarta, Jumat (14/9/2018). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Direktur Utama ‎Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso blusukan ke Pasar Kramat Jati Jakarta Timur, Jumat (14/9/2018). Blusukan kali ini untuk memantau harga-harga kebutuhan pokok seperti beras.

Pantauan Suara.com, keduanya tidak datang berbarengan. ‎Dirut Bulog Budi Waseso datang lebih dulu sekitar pukul 08.40 WIB. Tak lama berselang, Mentan Amran tiba dan keduanya langsung memasuki Pasar Kramat Jati.

Kedua pejabat itu pertama kali menghampiri pedagang sayur-mayur dan langsung menanyakan harga sayur-mayur saat ini.

Tak lama, keduanya menghampiri pedagang bera‎s. Di kios atau lapak-lapak pedagang beras keduanya langsung bertanya mengenai stok dan harga beras.

Setelah meninjau, Mentan Amran mengatakan, saat ini harga beras sangat terkendali. Menurut dia, pengamatannya saat ini harga beras terendah untuk pedagang sebesar Rp 8.200 per kilogram‎.

"Kesimpulannya tidak ada alasan harga naik khususnya beras. Kenapa dulu harga naik, karena alasannya stok kurang," kata Amran.

Sementara, Dirut Bulog Budi Waseso memastikan, pasokan beras saat ini sangat cukup. Bahkan, kata dia, sangat melimpah. Sehingga, lanjut Budi Waseso, stok beras tidak akan mengalami kelangkaan hingga akhir tahun.

"Di gudang kita 2,4 juta ton. Kalau yang ada di Bulog terserap bisa stabilkan harga beras saat ini ke pengecer Rp 8.750 per kilogram. Jadi kita akan turunkan kembali harga ke pengecer Rp 8.250 per kilogram. Harapannya ke tingkat pembeli hingga Rp 8.500 per kilogram," jelas Budi Waseso.

Setelah melakukan peninjau ke Pasar Kramat Jati, keduanya langsung bergerak ke Pasar Induk Beras Cipinang ‎untuk memantau stok beras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag Impor Beras 2 Juta Ton, Terkait Pilpres 2019?

Mendag Impor Beras 2 Juta Ton, Terkait Pilpres 2019?

Bisnis | Senin, 27 Agustus 2018 | 16:31 WIB

Buwas : Negara Dikalahkan Mafia Tanah

Buwas : Negara Dikalahkan Mafia Tanah

Bisnis | Selasa, 31 Juli 2018 | 14:07 WIB

Buwas Sebut Aset Bulog Banyak yang Dikuasai Mafia

Buwas Sebut Aset Bulog Banyak yang Dikuasai Mafia

Bisnis | Selasa, 31 Juli 2018 | 13:08 WIB

Terkini

Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?

Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:59 WIB

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:41 WIB

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:28 WIB

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:39 WIB

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:56 WIB

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:55 WIB

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:38 WIB

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB