Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 6.997,214
LQ45 708,256
Srikehati 341,255
JII 476,806
USD/IDR 17.010

Alami Krisis, Presiden Venezuela Minta Bantuan Cina

Dythia Novianty | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 17 September 2018 | 06:51 WIB
Alami Krisis, Presiden Venezuela Minta Bantuan Cina
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. [shutterstock]

Suara.com - Venezuela tengah bergulat dengan krisis dalam beberapa bulan terakhir. Inflasinya telah meroket dan mencapai 82.766 persen. Dana Moneter Internasional (IMF) bahkan memperkirakan inflasi di negara itu dapat menembus 1 juta persen di akhir tahun ini.

Sejak tahun 2014, lebih dari 2 juta orang Venezuela telah meninggalkan negara tersebut. Hal tersebut lantaran Venezuela sering mengalami pemadaman listrik dan kekurangan air, serta menderita kekurangan makanan dan persediaan medis.

Untuk mengatasi krisis yang tengah melanda negaranya, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, berusaha mendapatkan bantuan dari salah satu pemberi pinjaman terbesar dunia, Cina, untuk membantu negara Amerika Selatan yang sedang mengalami krisis serius tersebut.

Maduro saat ini mengunjungi Beijing dan akan mengadakan perundingan dengan Presiden Xi Jinping serta Perdana Menteri Li Keqiang.

“Venezuela berdiri di atas kakinya sendiri. Terima kasih kepada kuatnya hubungan Cina - Venezuela, Venezuela dapat mengatasi keadaan," kata Maduro, seperti dilaporkan televisi Pemerintah Venezuela, VTV.

Maduro mengakui negaranya menghadapi masalah besar dalam 36 bulan terakhir, sebab harga minyak sebesar 20 dolar AS per barel atau hampir Rp 300 ribu dan terkadang tak dapat menutupi biaya produksi. Sementara, pembayaran utang luar negeri lebih dari 74 miliar dolar AS atau Rp 1 triliun, hanya berbeda sedikit dengan PDB negaranya.

Lebih dari satu dekade, Cina menghibahkan lebih dari 50 miliar dolar ke Venezuela melalui kesepakatan pinjaman. Pinjaman tersebut ditukar dengan minyak yang membuat Cina dapat memastikan cadang sumber daya energi mereka.

Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, Cina sangat terbantu dengan kesepakatan ini. Terutama semakin kuatnya sikap anti-Amerika di negara-negara Amerika Latin.

Sebelumnya, Venezuela telah menerima pinjaman 5 juta dolar AS dari Cina untuk meningkatkan sektor perminyakan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Tuduh Pemerintah Venezuela Penyebab Rakyatnya Krisis Pangan

AS Tuduh Pemerintah Venezuela Penyebab Rakyatnya Krisis Pangan

Bisnis | Jum'at, 14 September 2018 | 06:36 WIB

Tak Kuat Hadapi Krisis, Venezuela Naikkan Harga BBM

Tak Kuat Hadapi Krisis, Venezuela Naikkan Harga BBM

Bisnis | Rabu, 05 September 2018 | 05:44 WIB

Krisis Venezuela, Brasil Kirim Pasukan Penjaga Perbatasan

Krisis Venezuela, Brasil Kirim Pasukan Penjaga Perbatasan

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 06:20 WIB

Demi Bertahan Hidup, Warga Venezuela Lakukan 4 Hal Aneh Ini

Demi Bertahan Hidup, Warga Venezuela Lakukan 4 Hal Aneh Ini

News | Rabu, 29 Agustus 2018 | 08:39 WIB

Krisis, Harga Seekor Ayam di Venezuela Setara Rp 900 Ribu

Krisis, Harga Seekor Ayam di Venezuela Setara Rp 900 Ribu

Bisnis | Rabu, 29 Agustus 2018 | 08:17 WIB

70 Pengamat Internasional Awasi Transparansi Pemilu Venezuela

70 Pengamat Internasional Awasi Transparansi Pemilu Venezuela

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 07:08 WIB

Terkini

Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun

Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 13:54 WIB

Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan

Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 13:49 WIB

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:39 WIB

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:16 WIB

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:02 WIB

Elnusa Perkuat Transformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%

Elnusa Perkuat Transformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:49 WIB

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:39 WIB

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:10 WIB