Apindo Sebut Investor Waspadai Adanya Gejolak Jelang Pemilu

M. Reza Sulaiman | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 26 September 2018 | 01:00 WIB
Apindo Sebut Investor Waspadai Adanya Gejolak Jelang Pemilu
Investos masih menunggu situasi pemilu. (Shutterstock)

Suara.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai para investor lokal maupun asing tetap me‎waspadai adanya gejolak saat pemilihan umum (Pemilu) tahun depan. Menurut Apindo, para investor tetap menunggu hasil dari pemilihan presiden (Pilpres 2019) tersebut.

Wakil Ketua Apindo Shinta Kamdani mengatakan, pemilu membuat para investor akan menjaga bisnisnya agar tetap bisa berjalan di Indonesia. Sehingga, investor belum akan menambah investasinya.

"Jadi meski ‎ada jargon kampanye pemilu damai tapi mereka (investor) akan tetap wait and see. Bisnis tetap akan tetap jalan, tapi mereka tetap menunggu. Kebetulan pemilu terjadi ketika ekonomi global sedang tidak baik. Kita harus menjaga," ujar Shinta dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Dalam hal ini, Shinta meminta kepada pemerintah dan oposisi untuk menjaga kestabilan negara saat pemilu berlangsung. Pasalnya, lanjut dia, jika tidak stabil maka akan berdampak pada dunia usaha, seperti keluarnya investor asing dari Indonesia.

"Ini akan menjadi lebih besar tantangannya. Karena dengan situasi yang biasa aja bisa sulit, bagaimana kalau politiknya enggak kondusif," tutur dia.

Di sisi lain, salah satu investor asing dari perusahaan Jebsen & Jessen, Heirich Jessen, mengatakan adanya pemilihan presiden ini tidak berpengaruh pada bisnisnya. Menurut dia, pemerintah saat ini sudah memfasilitasi infrastruktur kepada para investor asing untuk membuka bisnisnya di Indonesia.

Jebsen & Jessen‎ sendiri telah berinvestasi di Indonesia selama 40 tahun lebih. Jebsen & Jessen memiliki lima unit bisnis yaitu Cable Technology, Ingredients, Life Science, Material Handling, dan Technology.

‎"Saya tidak peduli dengan pemilihan presiden. Saat ini pembangunan infrastruktur belum seagresif sekarang," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Papua Barat Jadi Provinsi Paling Rawan saat Pemilu 2019

Papua Barat Jadi Provinsi Paling Rawan saat Pemilu 2019

News | Selasa, 25 September 2018 | 12:29 WIB

Jelang Pemilu, Masyarakat Indonesia Masih Percaya Demokrasi

Jelang Pemilu, Masyarakat Indonesia Masih Percaya Demokrasi

News | Senin, 24 September 2018 | 22:39 WIB

Mendag RI: Caleg Bagi-bagi Sembako, Pembelian Beras Berkurang

Mendag RI: Caleg Bagi-bagi Sembako, Pembelian Beras Berkurang

Bisnis | Senin, 24 September 2018 | 18:53 WIB

Industri Manufaktur Nasional Diklaim Semakin Bergairah

Industri Manufaktur Nasional Diklaim Semakin Bergairah

Bisnis | Senin, 17 September 2018 | 02:15 WIB

Sri Mulyani dan 1.200 Pengusaha Kumpul di Hotel, Ini yang Dibahas

Sri Mulyani dan 1.200 Pengusaha Kumpul di Hotel, Ini yang Dibahas

Bisnis | Jum'at, 14 September 2018 | 15:58 WIB

Peneliti LIPI : Jika Tak Selektif soal Caleg, Parpol Akan Rugi

Peneliti LIPI : Jika Tak Selektif soal Caleg, Parpol Akan Rugi

News | Jum'at, 07 September 2018 | 04:00 WIB

Berkunjung ke Bogor, Sandiaga: Saya Tidak Curi Start Kampanye

Berkunjung ke Bogor, Sandiaga: Saya Tidak Curi Start Kampanye

News | Senin, 03 September 2018 | 15:51 WIB

Terkini

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:41 WIB

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:28 WIB

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:25 WIB

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:24 WIB

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:17 WIB

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:55 WIB