Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pendiri Alibaba Ingin Meninggal di Pantai, Kenapa?

Bangun Santoso | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 28 September 2018 | 10:07 WIB
Pendiri Alibaba Ingin Meninggal di Pantai, Kenapa?
Jack Ma. (fortunedotcom)

Suara.com - Dalam beberapa minggu terakhir, pendiri Alibaba Group Holding Ltd, Jack Ma, menjadi sorotan dunia.

Hal tersebut lantaran, Ma mengumumkan rencana untuk pensiun dari perusahaan yang dipimpinnya selama hampir 20 tahun. Pengumuman tersebut dia sampaikan ketika merayakan ulang tahun ke-54, bertepatan dengan 10 September 2018.

Sebagai seorang public speaker atau pembicara publik, Jack Ma pun dalam beberapa tahun terakhir kerap melontarkan keinginannya untuk pensiun, namun dengan gaya humoris.

Ma pun pernah mengeluhkan kehidupannya yang amat sibuk dan keinginannya untuk kembali menjadi guru. Beberapa kali Ma pernah menceritakan tentang jadwal bepergiannya yang sangat padat selama menjabat sebagai pimpinan Alibaba.

Terakhir, Ma menyebutkan dirinya lebih baik mati di pantai dari pada di kantornya di Alibaba. Bagi Ma, kalimat tersebut mengungkapkan keinginannya untuk fokus pada pendidikan dan filantropi, bukan menjalani bisnis di industri teknologi.

"Ketika saya pensiun dari posisi CEO, saya berkata pada tim CEO (pada tahun 2013) bahwa saya harus memiliki waktu lebih banyak untuk bermain golf di pantai," kata Ma dalam sebuah kesempatan, seperti dikutip dari Enterpreneur.com, Kamis (27/9/2018).

Keinginan Ma untuk mundur dari dunia bisnis semakin kencang digaungkan pada dua pekan lalu. Pada ulang tahunnya, ia mengumumkan akan mengundurkan diri sebagai ketua eksektutif Alibaba dalam satu tahun. Ma ingin memberikan jalan bagi generasi pemimpin berikutnya di raksasa e-commerce senilai 420 miliar dolar AS tersebut.

Ma menyebutkan CEO Alibaba Daniel Zhang sebagai penggantinya. Zhang akan menggantikan posisi Ma secara resmi pada September 2019.

Ma belum menjelaskan rencana hidupnya setelah pensiun. Menurutnya, usia lima tahun sudah terbilang tua di industri teknologi, tapi tetap muda untuk sektor lain.

“Dalam 15 hingga 16 tahun mendatang, masih ada banyak hal yang bisa saya lakukan. Saya tahu itu akna sulit bagi orang di usia 55 atau 56 dan 60 tahun, untuk pergi. Pada saat itu, Anda tidak lagi yakin dengan masa depan Anda dan Anda akan bertahan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jack Ma Beberkan 3 Kunci Sukses dan Kaya untuk Milenial

Jack Ma Beberkan 3 Kunci Sukses dan Kaya untuk Milenial

Bisnis | Jum'at, 28 September 2018 | 07:07 WIB

Space Egg: Robot Porter Khusus Hotel Buatan Alibaba

Space Egg: Robot Porter Khusus Hotel Buatan Alibaba

Tekno | Rabu, 26 September 2018 | 15:40 WIB

Jack Ma Umumkan Rencana Pensiun, Ingin Kembali Jadi Guru

Jack Ma Umumkan Rencana Pensiun, Ingin Kembali Jadi Guru

Tekno | Senin, 10 September 2018 | 14:56 WIB

Kabar Jack Ma Akan Pensiun dari Alibaba Dibantah

Kabar Jack Ma Akan Pensiun dari Alibaba Dibantah

Tekno | Minggu, 09 September 2018 | 14:00 WIB

Mengintip Gurita Bisnis Jack Ma Pendiri Raksasa Alibaba Group

Mengintip Gurita Bisnis Jack Ma Pendiri Raksasa Alibaba Group

Tekno | Selasa, 04 September 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB