Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Tampung Sumbangan Dermawan, Pemerintah Bentuk SDG Indonesia One

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 17:51 WIB
Tampung Sumbangan Dermawan, Pemerintah Bentuk SDG Indonesia One
Ilustrasi orang kaya (shutterstock)

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan meluncurkan tempat atau platform yang bisa menampung dana para filantropis atau dermawan yang ingin mendu‎kung pencapaian pembangunan berkelanjutan (Sustainable Develoment Goals/SDGs). Platform tersebut dinamakan SDG Indonesia One.

Menteri Ke‎uangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, platform tersebut nantinya akan dijalankan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Menurut dia, platform ini menjadi solusi masalah perencanaan, eksekusi, dan pendanaan.

Apalagi, sambung dia, saat ini banyak para dermawan yang tidak puas dengan hasil yang didapatkan setelah menyumbangkan dananya.

‎"Sehingga mereka (dermawan) juga berjuang bagaimana mewujudkan aktifitas itu menjadi suatu yang benar-benar berarti. Oleh karena itu banyak muncul inisiatif kolaborasi antar institusi yang sifatnya non-tradisional " ujar Sri Mulyani di Gedung Dhanapala Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Dalam platform SDG Indonesia One menyediakan sejumlah fasilitas, meliputi fasiltias pengembangan proyek, fasilitas mitigasi risiko, fasilitas pembiayaan, dan fasilitas pengembangan proyek. Terdapat 15 sektor yang bisa menampung dana dari platform tersebut.

Di sisi lain pemerintah akan mendapat manfaat mulai dari memperoleh akses dalam meraih peluang pasar di Indonesia, melakukan mitigasi, mendapatkan manfaat upaya mitigasi dan memperoleh ungkitan dari investasi sekaligus mendapatkan manfaat sosial-ekonomi.

Dalam peluncuran platform tersebut beberapa mitra termasuk filantropis, lembaga donor, lembaga keuangan multilateral dan bilateral, perbankan, asuransi, dan investor juga menandatangani memorandum of understanding (MoU) dan leeter of intent (Lol). Tercatat besaran dukungan telah mencapai 2,3 miliar dolar AS.

"Kami berterima kasih dan menghargai ‎partner yang menunjukkan komitmen. Dan ada yang menyumbang ke Palu dari pengusaha dan pendiri CK Hutchison Holding Li Ka Shing yang menyumbangkan 5 juta dolar AS. Dana ini akan dimasukkan ke dalam platform SDGS Indonesia One," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani : Kalau Mau Bangun, Kerja Keras, Bukan Utang Banyak

Sri Mulyani : Kalau Mau Bangun, Kerja Keras, Bukan Utang Banyak

Bisnis | Kamis, 04 Oktober 2018 | 17:10 WIB

Sri Mulyani Geram, 6 Pejabat Pajak di Ambon dan Papua Terima Suap

Sri Mulyani Geram, 6 Pejabat Pajak di Ambon dan Papua Terima Suap

Bisnis | Kamis, 04 Oktober 2018 | 15:47 WIB

Dolar AS Tembus Rp 15.000, Sri Mulyani Buka Suara

Dolar AS Tembus Rp 15.000, Sri Mulyani Buka Suara

Bisnis | Selasa, 02 Oktober 2018 | 21:21 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB