Menpar: Di Masa Depan, Pariwisata Jadi Industri Favorit

Fabiola Febrinastri

Selasa, 09 Oktober 2018 | 15:00 WIB
Menpar: Di Masa Depan, Pariwisata Jadi Industri Favorit
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mewisuda 550 mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) NHI Bandung. Wisuda dilakukan di DOME Malabar STP NHI, Bandung, Senin (8/10/2018).

Tema yang diangkat "Wonderful Digital Graduation Day".

Wisudawan terdiri dari 11 mahasiswa Program Pascasarjana, 48 mahasiswa Program Sarjana, 176 mahasiswa Program Diploma IV, dan 315 mahasiswa Program Diploma III.

"Ke depan, pariwisata akan jadi industri favorit, karena tidak akan habis, bahkan makin berkembang. Karena itu dibutuhkan tenaga-tenaga kepariwisataan yang kompeten di bidangnya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Arief bersama Ketua STP NHI Bandung, Faisal, memberikan penghargaan kepada 15 wisudawan terbaik. Tepatnya mahasiswa yang memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi.

Mahasiswa yang mendapat penghargaan adalah Felicia Tatang (Prodi Administrasi Hotel) dengan IPK 3.88, Fina Rizka Salisa (Studi Akomodasi dan Katering) dengan IPK 3.85, Mira Anindita (Manajemen Bisnis Pariwisata) dengan IPK 3.85, dan Rina Permatasari (Studi Industri Perjalanan) dengan IPK 3.85.

Penghargaan juga diberikan kepada Gracee Putri (Manajemen Divisi Kamar), Kenny Cen (Manajemen Tata Boga), Ajeng Innes Maharani Iskandar (Manajemen Patiseri), Febrynahl Fitra Fadilla (Manajemen Bisnis Perjalanan), Dina Anggraini (Manajemen Bisnis Perjalanan), Mely Syarifah (Manajemen Bisnis Konvensi), dan Devi Andita Aprilia (Studi Destinasi Pariwisata).

Kemudian Bella Agustin (Manajemen Pengaturan Perjalanan), Meyla Puspita Sari (Manajemen Destinasi Pariwisata), Ira Novisa (Manajemen Tata Hidang), dan Stanny Dhamayanty (Program Pascasarjana Manajemen Perjalanan Wisata).

Menurut menpar, SDM profesional di bidang pariwisata sangat dibutuhkan, terutama untuk mewujudkan target kunjungan wisatawan. Pariwisata sudah menjadi industri mainstream, sudah menjadi industri yang diandalkan menjadi penghasil devisa terbesar.

baca juga

"Untuk mengolah SDM pariwisata, dibutuhkan sekolah seperti STP Bandung, karena industri pariwisata makin butuh tenaga SDM yang profesional," kata Arief lagi.

Kemenpar, kata dia, memiliki target kunjungan 20 juta wisatawan asing pada 2019 dan target perjalanan wisatawan dalam negeri sebanyak 275 juta kunjungan. Adapun target jumlah devisa yang harus diraih Rp 240 triliun.

"Kami berharap, pariwisata bisa memberikan kontribusi 15 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB)," kata menpar.

Faisal mengatakan, STP NHI Bandung sejak lama telah menggunakan standar global, khususnya dalam pengelolaan sistem pendidikan. Pada 2017, STP NHI Bandung berhasil mempertahankan predikatnya sebagai salah satu pencetak lulusan sumber daya manusia (SDM) pariwisata berstandar global.

Di tahun yang sama, ada juga penandatanganan TedQual Certification terhadap 14 program studi pariwisata di STP NHI Bandung oleh UNWTO dan TedQual Programme Manager, yang berlaku untuk tiga tahun ke depan, yaitu hingga 2020.

"Diperbaharuinya sertifikasi ini tentu menjadikan setiap lulusan STP NHI Bandung sudah terstandar global, sehingga daya saing pariwisata Indonesia pun akan semakin terangkat. Ini juga membuktikan bahwa pariwisata sebagai salah satu leading sector perekonomian Tanah Air," ujar Faisal.

Ia menambahkan, sertifikasi ini menjadi bukti bahwa STP NHI Bandung merespons arahan menpar, yakni dapat menetapkan standar global dalam program pendidikan mencetak SDM andal pariwisata.

Para mahasiswa lulusan STP NHI Bandung akan dibekali sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertfiikasi Profesi (LSP) Pihak Pertama (First Party) STP Bandung. LSP First Party merupakan salah satu unit dari STP NHI Bandung.

Unit ini bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi profesi pariwisata khusus bagi mahasiswa STP NHI Bandung. Pada wisuda Oktober ini, Ketua LSP First Party STP NHI Bandung, Lien Maulina akan menyerahkan secara simbolis sertifikat kompetensi kepada Ketua STP NHI Bandung.

Selain itu, LSP STP Bandung juga melaksanakan uji kompetensi berdasar skema sertifikasi yang disepakati oleh pihak terkait. Assesor kompetensi internal di STP NHI Bandung saat ini berjumlah 65 orang dari berbagai macam kompetensi.

"Dalam menjalankan sertifikasi profesi, LSP STP Bandung menggunakan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Standar Internasional (ACCSTP), juga termasuk Standar Khusus di bidang hotel, restoran, perjalanan, dan pariwisata, baik pada tingkatan operasional maupun manajerial," papar Faisal.

Ia menambahkan, sertifikasi profesi akan lebih memberikan jaminan dan perlindungan dalam memasuki dunia kerja dan usaha di tingkat nasional maupun global.

"Ini sangat diperlukan para lulusan STP NHI Bandung dalam menghadapi leberalisasi tenaga kerja di bidang pariwisata. Sertifikasi ini menjadikan STP NHI Bandung semakin percaya diri dalam memainkan perannya di ranah global," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Buka Peluang Ekonomi Masyarakat, Menteri Pariwisata Dorong Konektivitas ke Pulau Terpencil

Buka Peluang Ekonomi Masyarakat, Menteri Pariwisata Dorong Konektivitas ke Pulau Terpencil

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:41 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Video | Senin, 04 Mei 2026 | 18:00 WIB

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:26 WIB

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:11 WIB

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:03 WIB

Terkini

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

×