Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Prabowo: Pemerintah Jokowi Impor Minyak 3 Miliar Dolar Perbulan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 28 Oktober 2018 | 19:12 WIB
Prabowo: Pemerintah Jokowi Impor Minyak 3 Miliar Dolar Perbulan
Prabowo mengundang blogger, youtuber dan influenser milenial di kediamannya. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mengungkap hitung-hitungannya soal impor minyak mentah era pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi. Jokowi saat ini menjadi lawan politiknya di Pilpres 2019 mendatang.

Hitung-hitungan itu dia sampaikan saat deklarasi Relawan Rhoma Irama for Prabowo-Sandi (PAS) di markas Soneta, Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/10/2018).

Prabowo menilai Indonesia harus swasembaga pangan sehingga rakyat tidak perlu lagi impor makanan. Karena akan menghancurkan masyarakat sendiri, petani dalam negeri. Prabowo mengatakan Indonesia harus swasembada energi bahan bakar karena saat ini yang tersedia adalah hasil impor yang akan menggerus keuangan negara.

"Hari ini kita impor (minyak mentah) lebih dari satu juta barel lebih setiap hari kalau sekarang harga BBM 80 dollar per barel, dan diperkirakan akan naik. Berarti 80 juta dollar lebih dalam 10 hari, dan setiap bulan mencapai 3 miliar dollar lebih," ujar Prabowo.

Menurut dia, Indonesia yang dianugerahi lahan subur dan luas, seharusnya bisa dimanfaatkan dengan menanam jenis tanaman yang bisa menghasilkan energi bahan bakar. Dia mengatakan Indonesia punya 80 juta hektare yang sudah rusak padahal bisa dimanfaatkan dengan menanam yang bisa menghasilkan bahan bakar, seperti singkong, aren, jarak.

"Bayangkan kalau hutan yang rusak kita tanam singkong, aren dan jarak yang bisa dikonversi menjadi ethanol, kita tidak usah impor. Dan kalau kita tanam 20 juta hektare itu berapa orang yang dapat bekerja," katanya.

Selain itu Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus swasembada air karena air bersih dari tanah Indonesia harus dibeli oleh rakyatnya sendiri.

Dia berharap terkait persoalan air jangan dianggap ringan karena dirinya baru bertemu pakar-pakar air terbaik dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan 2025 dunia akan krisis air. Dia mencontohkan di Ibu kota Jakarta, sudah banyak masyarakat yang beli air untuk kebetuhannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Presiden Jokowi Antek Asing, Benar Nggak?

Jokowi: Presiden Jokowi Antek Asing, Benar Nggak?

News | Minggu, 28 Oktober 2018 | 18:31 WIB

3 Makna Politisi Sontoloyo ala Ahmad Dhani: Sok Planga Plongo

3 Makna Politisi Sontoloyo ala Ahmad Dhani: Sok Planga Plongo

News | Minggu, 28 Oktober 2018 | 17:55 WIB

Prabowo: Saya Dituduh Membela Khilafah ISIS, Ya Sudah Lah

Prabowo: Saya Dituduh Membela Khilafah ISIS, Ya Sudah Lah

News | Minggu, 28 Oktober 2018 | 17:35 WIB

Prabowo: Rasulullah Bukan Hanya Dihina, Tapi Diludahi

Prabowo: Rasulullah Bukan Hanya Dihina, Tapi Diludahi

News | Minggu, 28 Oktober 2018 | 17:23 WIB

Jika Terpilih, Prabowo Klaim Tak Jual Indonesia kepada Asing

Jika Terpilih, Prabowo Klaim Tak Jual Indonesia kepada Asing

News | Minggu, 28 Oktober 2018 | 16:21 WIB

Terkini

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:27 WIB

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:48 WIB

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:20 WIB

Mendag 'Senang' Rupiah Melemah, Bisa Cuan dari Ekspor

Mendag 'Senang' Rupiah Melemah, Bisa Cuan dari Ekspor

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:15 WIB