Sri Mulyani : RAPBN 2019 Disusun dengan Prinsip Kehati-hatian

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 31 Oktober 2018 | 15:13 WIB
Sri Mulyani : RAPBN 2019 Disusun dengan Prinsip Kehati-hatian
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Ditengah perubahan kondisi global yang dinamis, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2019 (RAPBN 2019) dilakukan dengan prinsip kehati-hatian guna mendukung pembangunan dan pengentasan kemiskinan.

"Dalam interaksi ini muncul suatu keseimbangan yang sangat baik. Di satu sisi, DPR selalu mengingatkan kepada pemerintah agar kami berhati-hati. Dan kami terus menyampaikan kami berhati-hati dan terus meningkatkan kehati-hatian di dalam suasana yang tidak pasti. Jadi ini adalah suatu kesepakatan dimana kehati-hatian menjadi salah satu ciri RAPBN 2019,” ujar Sri di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Namun demikian, kehati-hatian tersebut bukan berarti RAPBN 2019 bersifat pasif. Instrumen fiskal ini digunakan untuk mendukung pembangunan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup manusia.

“Namun Dewan juga mengingatkan kepada kami agar APBN menjadi instrumen fiskal yang tetap supportive. Tetap mendukung pembangunan, mendukung berbagai prioritas pembangunan nasional yang sudah tertuang didalam RKP (Rencana Kerja Pemerintah) dan terutama mendukung masyarakat kita yang masih tertinggal,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu bentuk RAPBN 2019 yang supportive diwujudkan dengan kesamaan pandang antara pemerintah dan DPR tentang pentingnya APBN 2019 digunakan sebagai instrumen fiskal pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

Oleh karena itu, Menkeu mengapresiasi dukungan Banggar yang berpihak pada pembangunan SDM yang berorientasi pada hasil yang lebih baik.

“Dewan juga mengharapkan pemerintah selalu fokus pada pembangunan sumber daya manusia. Baik itu pendidikan, pelatihan, maupun kebijakan untuk melindungi jaring pengaman sosial terutama kelompok-kelompok yang miskin dan tertinggal. Kesepakatan Pemerintah maupun Dewan sama bahwa manusia penting. Karena anggaran pendidikan, kesehatan maupun jaring pengaman sosial itu meningkat. Jadi pemikiran kita adalah bagaimana membuat mereka menjadi menghasilkan yang lebih baik,” kata Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani Bantah Tulis Sajak soal Lion Air yang Bikin Meleleh

Sri Mulyani Bantah Tulis Sajak soal Lion Air yang Bikin Meleleh

Bisnis | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:09 WIB

PNS Korban Lion Air Akan Dapat Tunjangan 48 Kali Gaji Pokok

PNS Korban Lion Air Akan Dapat Tunjangan 48 Kali Gaji Pokok

Bisnis | Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:14 WIB

Doa Sri Mulyani untuk Korban Lion Air di Hari Oeang

Doa Sri Mulyani untuk Korban Lion Air di Hari Oeang

Bisnis | Selasa, 30 Oktober 2018 | 10:24 WIB

Terkini

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:04 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

×