Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

Direktur Keuangan Adaro David Tendian Undur Diri

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 15 November 2018 | 13:48 WIB
Direktur Keuangan Adaro David Tendian Undur Diri
Ilustrasi mengundurkan diri. (Shutterstock)

Suara.com - Manajemen PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melalui surat bernomor AE/147/X-18/MP/aps yang ditujukan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pengunduran diri salah satu jajaran direksinya.

Melalui surat tersebut, Perseroan mengumumkan bahwa David Tendian mengundurkan diri dari jabatan Direktur Keuangan Perseroan.

"Kami sampaikan bahwa pada tanggal 29 Oktober 2018, PT Adaro Energy Tbk telah menerima surat pengunduran diri Bapak David Tendian selaku Direktur Perseroan," isi surat dari Perseroan yang ditujukan untuk Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun alasan pengunduran diri David Tendian, karena David Tendian ingin berkonsentrasi melakukan aktivitas lainnya di luar Perseroan.

Atas alasannya tersebut, Perseroan mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi atas segala usaha dan upaya serta kinerja dan sumbangsih David Tendian semasa menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Adaro Energy Tbk.

"Tidak ada dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan," tutup surat tersebut.

Pengunduran diri David Tendian rencananya akan diumumkan dalam rapat umum pemegang saham PT Adaro Energy Tbk yang akan digelar 14 Desember 2018.

Kinerja Perseroan

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatatkan pendapatan usaha sejumlah 2,66 miliar dolar AS per September 2018. Nilai itu naik 9,35% yoy dari sebelumnya 2,44 miliar dolar AS.

Per September 2018, ADRO membukukan laba inti senilai 526 juta dolar AS, naik 6% year-on-year (yoy) seiring dengan peningkatan kinerja operasional.

Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir menyampaikan, EBITDA operasional perusahaan per September 2018 naik 5% yoy menjadi 1,06 miliar dolar AS dari sebelumnya 1 miliar dolar AS.

Sampai akhir tahun ini, perusahaan mempertahankan EBITDA operasional di kisaran antara 1,1 miliar dolar AS - 1,3 miliar dolar AS.

“Kenaikan EBITDA operasional dan laba inti per September 2018 secara yoy merupakan hasil kinerja solid di seluruh pilar bisnis perusahaan. Selain itu, volume produksi batu bara pada kuartal III/2018 meningkat 14% dari kuartal sebelumnya,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pinjaman Online Menjamur, OJK Tak Bisa Atur?

Pinjaman Online Menjamur, OJK Tak Bisa Atur?

Bisnis | Rabu, 14 November 2018 | 06:12 WIB

Korupsi Bank Century, KPK Bakal Panggil Pejabat BI

Korupsi Bank Century, KPK Bakal Panggil Pejabat BI

News | Selasa, 13 November 2018 | 21:18 WIB

Jurus OJK Tingkatkan Ekonomi Indonesia di Era Digital

Jurus OJK Tingkatkan Ekonomi Indonesia di Era Digital

Bisnis | Selasa, 13 November 2018 | 14:50 WIB

Terkini

IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya

IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:14 WIB

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:48 WIB

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:46 WIB

Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini

Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:39 WIB

H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026

H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:29 WIB

CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2

CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 15:11 WIB

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf

Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:10 WIB

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:02 WIB

Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah

Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:38 WIB