Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Perang Dagang AS - Cina Reda, Harga Minyak Mentah Langsung Naik

RR Ukirsari Manggalani, Achmad Fauzi

Senin, 03 Desember 2018 | 09:00 WIB
Perang Dagang AS - Cina Reda, Harga Minyak Mentah Langsung Naik
Pengeboran minyak, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Harga minyak mentah dunia langsung naik pada perdagangan Senin (3/12/2018) setelah konflik perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina mereda. Harga minyak ini juga disebutkan telah sebelum pertemuan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Seperti dilansir dari Reuters, Harga minyak US crude futures West Texas Intermediate (WTI) berada di harga 52,60 dolar AS per barel naik 1,67 dolar AS per barel, atau 3,2 persen dari penutupan.

Sedangkan, minyak mentah Brent berjangka internasional naik 1,55 dolar AS per barel, atau 2,6 persen, di 61,01 dolar AS per barel.

Dalam pertemuan G20 ekonomi di Argentina, Cina dan Amerika Serikat sepakat untuk tidak memberlakukan tarif perdagangan tambahan selama 90 hari. Kedua negara juga akan kembali merundingkan masalah perang dagang.

Minyak mentah memang belum termasuk dalam daftar ratusan produk yang mengalami kenaikan tarif impor. Akan tetapi, para pedagang mengatakan sentimen positif gencatan senjata antara dua ekonomi terbesar dunia itu juga mendorong pasar minyak mentah.

"Tanggapan G-20 lebih positif dari yang diperkirakan," kata Kepala perdagangan untuk Asia Pasifik di broker berjangka Oanda di Singapura, Stephen Innes.

Ke depan, Stephen Innes mengatakan, hal ini bisa menjadi minggu yang penting untuk pasar minyak karena adanya pertemuan OPEC pada 6 Desember. Pada pertemuan itu, kelompok produsen, serta anggota non-OPEC seperti Rusia, diperkirakan akan mengumumkan pemotongan pasokan yang ditujukan untuk menaikkan harga minyak.

Tidak ada pengumuman resmi mengenai pemotongan pasokan yang belum dilakukan, akan tetapi sebagian besar analis memperkirakan pengurangan 1 - 1,4 juta barel per hari (bpd) versus tingkat Oktober, merupakan yang tertinggi oleh OPEC sebagai sebuah kelompok sejak Desember 2016.

Sementara itu, produsen minyak di Amerika Serikat terus menghasilkan jumlah minyak, dengan produksi minyak mentah lebih dari 11,5 juta barel per hari.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketegangan Cina-AS Melunak Pasca Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

Ketegangan Cina-AS Melunak Pasca Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

Bisnis | Senin, 03 Desember 2018 | 07:09 WIB

BMW Kemungkinan Bakal Membuat Pabrik Kedua di Amerika Serikat

BMW Kemungkinan Bakal Membuat Pabrik Kedua di Amerika Serikat

Otomotif | Kamis, 29 November 2018 | 22:30 WIB

Daimler Produksi Mobil Listrik di Cina

Daimler Produksi Mobil Listrik di Cina

Otomotif | Kamis, 29 November 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB