Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Kalah Saingan, Samsung Tutup Pabrik Smartphone di Cina

Dythia Novianty, Achmad Fauzi

Kamis, 13 Desember 2018 | 07:59 WIB
Kalah Saingan, Samsung Tutup Pabrik Smartphone di Cina
Ilustrasi Samsung. [Shutterstock]

Suara.com - Produsen ponsel pintar atau smartphone Samsung Electronic akan menghentikan operasional salah satu pabrik smartphone-nya di Cina. Hal ini setelah perusahaan mengalami penurunan penjualan di negeri Tirai Bambu.

Selain itu, perusahaan asal Korea ini juga kalah saing dengan smartphone lokal setempat seperti Huawei. Hal ini juga terlihat dari penurunan pangsa pasar jadi 1 persen pada Kuartal I 2018.

"Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi di fasilitas produksi kami, Samsung Electronics membuat keputusan sulit untuk menghentikan operasi pabrik Tianjin Electronics Electronics Samsung," ujar Manajemen Samsung seperti dilansir dari Reuters, Kamis (13/12/2018).

Rencananya, Samsung akan menutup pabrik di Tianjin pada akhir tahun ini. Sekitar 2.600 pekerja akan terdampak dari penutupan pabrik tersebut.

Meski begitu, Samsung akan memberikan kompensasi kepada karyawan, sekaligus memindahkan ke pabrik Samsung lainnya.

Pabrik Tianjin di Tianjin memproduksi 36 juta ponsel per tahun dan pabrik Huizhou menghasilkan 72 juta unit, sementara dua pabrik Samsung di Vietnam digabungkan menghasilkan 240 juta unit per tahun.

"Cina tetap merupakan pasar penting bagi Samsung dan kami secara aktif berpartisipasi dalam kebijakan ekonomi Cina dengan mendorong pertumbuhan dalam industri komponen," kata manajemen Samsung.

Kini, Samsung akan fokus membangun industri di berbiaya rendah seperti Vietnam dan India untuk produksi. Namun, Samsung akan tetap mengoperasikan pabrik telepon Cina lainnya di Huizhou, di provinsi selatan Guangdong.

"Samsung tidak perlu tinggal di Cina karena meningkatnya biaya tenaga kerja dan pangsa pasar Cina yang hampir tidak ada. Mereka bisa menjadi lebih baik di India dan Vietnam," kata seorang analis senior di Hyundai Motor Securities Greg Roh.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Canggih, Samsung Kembangkan Koneksi Vehicle to Everything

Canggih, Samsung Kembangkan Koneksi Vehicle to Everything

Otomotif | Selasa, 11 Desember 2018 | 17:00 WIB

Penasaran Tampilan Samsung Galaxy S10?

Penasaran Tampilan Samsung Galaxy S10?

Tekno | Senin, 10 Desember 2018 | 16:00 WIB

Canggih: Samsung Tanam Ponselnya ke Motor Listrik Bolid E

Canggih: Samsung Tanam Ponselnya ke Motor Listrik Bolid E

Otomotif | Jum'at, 07 Desember 2018 | 15:30 WIB

Samsung Garap Motor Listrik, Begini Jadinya

Samsung Garap Motor Listrik, Begini Jadinya

Otomotif | Jum'at, 07 Desember 2018 | 11:25 WIB

Samsung Ketahuan Pakai Hasil Jepretan DSLR di Iklan Galaxy A8 Star

Samsung Ketahuan Pakai Hasil Jepretan DSLR di Iklan Galaxy A8 Star

Tekno | Rabu, 05 Desember 2018 | 19:24 WIB

Bocoran Samsung Galaxy M yang Akan Gantikan Keluarga Galaxy J

Bocoran Samsung Galaxy M yang Akan Gantikan Keluarga Galaxy J

Tekno | Sabtu, 17 November 2018 | 14:46 WIB

Terkini

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB