Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Strategi Perusahaan Agar Tak Gagap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 13 Desember 2018 | 17:46 WIB
Strategi Perusahaan Agar Tak Gagap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0
Kartika Akbaria, People Operations Business Partner GFG ID – Kudo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Temuan teknologi termutakhir selalu menimbulkan perubahan yang sangat dahsyat seperti pertumbuhan exponential, ditemukannya berbagai produk terbaru dan canggih yang mengubah gaya hidup dan kebiasaan sebelumnya.

Pada revolusi industri 4.0 ini atau yang sering di sebut dengan revolusi industri keempat yang ditandai dengan robotisasi dan digitalisasi, muncul penemuan baru seperti mobil tanpa pengemudi, robot pintar, artificial intellegent dan lain sebagainya.

Disrupsi pun terjadi di berbagai lini dan membawa pengaruh sangat besar, salah satunya di dunia korporasi.

Bagaimana Human Resources (HR) sebagai penanggung jawab sumber daya manusia dalam suatu organiasi melihat hal ini?

“Teknologi berubah secara exponential, namun sayangnya organisasi masih tumbuh secara logarithma. Akibatnya terjadi gap di organisasi, 50% berada di level senior manager yang rata-rata adalah gen X, dan 17% gap muncul di level junior manager," kata Country HR Director- GE Indonesia Rudi Afandy di hadapan lebih dari 100 praktisi Human Resources, Human Capital Development (HCD) dari berbagai perusahaan di Indonesia yang hadir di Executive Lounge Graha Elnusa, Kamis (13/12/2018).

Tema ini menjadi bahasan menarik yang di angkat pada Leadership Cafe kali ini, sebuah forum rutin dua bulanan yang membahas seputar isu dan perkembangan terkini dunia ke HR-an, yang diinisasi oleh Kubik Leadership yaitu Human Being Empowerment "Dukungan Human Capital Menghadapi Revolusi Industri 4.0”.

Pada era VUCA (Vision, Understanding, Clarity, dan Agility) ini, talent yang dibutuhkan adalah mereka yang memiliki kompetensi Agile, Assertive, Persistance, Collaborative dan Continous to learn, unlearn and relearn.

Namun sayangnya masih sedikit ditemukan talent seperti itu. Bisnis yang berkembang pesat tidak disertai dengan kesiapan manusia dan organisasinya.

Menjadi tantangan besar untuk para HCD untuk dalam waktu singkat menemukan dan menciptakan karyawan yang sesuai dengan perubahan zaman, selain organisasi diharapkan segera beradaptasi.

Bukan itu saja, bagian HCD pun sudah mulai memikirkan platform terbaik untuk mengembangkan para karyawan dan talent yang dimiliki.

Melihat kebutuhan dan perkembangan yang ada, perusahaan perlu mengubah pendekatan dalam membangun hubungan dengan karyawan yang mereka miliki.

HR bukan lagi sekedar personalia, pengembangan, support atau bahkan partner saja. HR saat ini diharapkan bisa menjadi business player yang menentukan pertumbuhan dan arah bisnis, demikian disampaikan oleh Kartika Akbaria, People Operations Business Partner GFG ID – Kudo.

“Sebagai HR peran yang kami jalankan saat ini lebih banyak berdiskusi dan memastikan para business leader terlibat dalam agenda HR, 30% melakukan pengembangan tim dan 20% melakukan proses HR Improvement,” demikian ditambahkan Kartika.

Tinjauan dan informasi dari para pembicara mengenai perubahan besar peran HR sebagai Human Being Empowerment tak pelak mengundang antusiasme yang cukup ramai.

Banyak peserta Leadership cafe menanyakan lebih details hal-hal yang telah dilakukan baik oleh Rudi Afandy maupun Kartika Akbaria dalam keseharian mereka di organisasi.

Termasuk tantangan apa saja yang ditemui dan bagaimana cara berpindah fungsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Line-up 2019: General Motors Luncurkan Chevrolet Camaro SS di Korsel

Line-up 2019: General Motors Luncurkan Chevrolet Camaro SS di Korsel

Otomotif | Kamis, 13 Desember 2018 | 14:15 WIB

Catat: Ini Komitmen Baru Toyota Secara Global

Catat: Ini Komitmen Baru Toyota Secara Global

Otomotif | Rabu, 12 Desember 2018 | 11:15 WIB

Demi Kepuasan Pelanggan, Hotel Ini Lakukan Pelayanan Berbasis Teknologi

Demi Kepuasan Pelanggan, Hotel Ini Lakukan Pelayanan Berbasis Teknologi

Lifestyle | Selasa, 11 Desember 2018 | 20:55 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×