Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Perkuat Keamanan Jaringan, Huawei Kucurkan Rp 29 Triliun

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 21 Desember 2018 | 06:58 WIB
Perkuat Keamanan Jaringan, Huawei Kucurkan Rp 29 Triliun
Logo Huawei. (Shutterstock)

Suara.com - Huawei Technologies akan mengucurkan 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 29 triliun selama lima tahun untuk fokus pada keamanan siber dengan menambah lebih banyak pegawai dan perbaikan fasilitas laboratorium.

Langkah ini dilakukan perusahaan untuk mengatasi kekhawatiran global atas risiko terkait jaringan peralatannya.

Keterangan itu diungkap raksasa teknologi Cina itu dalam konferensi pers di kantor Dongguan setelah menyambut dua puluh lebih jurnalis internasional di kampus baru perusahaan di kota Cina selatan itu.

Saat ini Huawei mengalami tekanan di pasar AS dan telah dilarang oleh Australia dan Selandia Baru untuk membangun jaringan 5G karena khawatir peralatannya dapat digunakan untuk aktivitas spionase Cina.

“Kami pikir semua kekhawatiran atau tuduhan tentang keamanan di Huawei harus berdasarkan bukti nyata. Tanpa bukti faktual kami tidak menerima dan kami menentang berbagai tuduhan itu,” kata Chairman Huawei Ken Hu dilansir Reuters.

Pemerintah Jepang kabarnya tidak akan membeli peralatan dari Huawei. Bahkan, tiga operator teratas Jepang juga tidak akan menggunakan peralatan Huawei dan tidak mengadopsi teknologi 5G dari perusahaan pemasok peralatan telekomunikasi terbesar di dunia itu.

Pelaksana tugas Ketua (Rotating Chairman) Huawei Ken Hu mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah di seluruh dunia terkait pelarangan operasi perusahaannya. Ken menegaskan pemerintah Cina tidak memiliki pengaruh terhadap perusahannya.

“Tanpa bukti faktual kami tidak menerima dan kami menentang tuduhan itu,” kata Ken.

Menurut Ken, Huawei sudah mendapat lebih dari 25 kontrak komersial untuk 5G dan telah mengirimkan lebih dari 10 ribu BTS teknologi baru tersebut.

Dengan begitu, Huawei memproyeksi pendapatannya bisa melampaui 100 miliar dolar AS tahun ini atau naik 8,7 persen dari tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Respon Cina Terhadap Komando Luar Angkasa Trump

Begini Respon Cina Terhadap Komando Luar Angkasa Trump

Tekno | Kamis, 20 Desember 2018 | 13:35 WIB

Usai Disunat, Pria 29 Tahun di Cina Harus Bayar Tagihan 100 Kali Lipat

Usai Disunat, Pria 29 Tahun di Cina Harus Bayar Tagihan 100 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 20 Desember 2018 | 06:25 WIB

Dolar AS Tertekan Isu Perang Dagang, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Dolar AS Tertekan Isu Perang Dagang, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Bisnis | Kamis, 20 Desember 2018 | 06:06 WIB

Terkini

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:21 WIB

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:05 WIB

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:11 WIB

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:53 WIB

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:36 WIB

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB