Natal 2018, 3,3 Juta Orang Diprediksi Menyeberang Lautan dan Sungai

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 23 Desember 2018 | 06:25 WIB
Natal 2018, 3,3 Juta Orang Diprediksi Menyeberang Lautan dan Sungai
KMP Legundi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). [Dok ASDP]

Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan kesiapannya dalam memberikan layanan angkutan penyeberangan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 yang diperkirakan mencapai 3,3 juta penumpang. Selain itu ada 518 ribu roda empat, dan 257 ribu sepeda motor di 10 lintasan terpantau nasional. 

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan ASDP dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa selama angkutan Natal dan Tahun Baru mendatang. 

Tercatat, untuk kesiapan alat produksi di 10 lintasan terpantau nasional selama angkutan Natal dan Tahun Baru akan dilayani oleh 50 dermaga dan 191 unit kapal, termasuk swasta. Semua tersebar di 17 unit pelabuhan dan 12 cabang pelayanan ASDP. 

"Target kami, seluruh pengguna jasa dapat terlayani dengan baik, tidak adanya komplain, dan yang terpenting adalah pengguna jasa menyeberang dengan aman, nyaman dan selamat hingga tujuan," ujarnya dalam keterangan persnya, Sabtu (22/12 /2018). 

Menurut dia, periode angkutan Natal dan Tahun Baru yang kembali besamaan dengan libur semester anak sekolah akan berdampak pada pendistrubusian arus berangkat dan balik para pengguna jasa yang akan menyeberang. 

"Puncak arus berangkat Natal diperkirakan jatuh pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu (22-23/12) dan jelang Tahun Baru, Sabtu-Minggu (29-30/12). Diprediksi, pada puncak arus tersebut akan terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan," katanya.

Untuk puncak arus balik Natal, diperkirakan terjadi pada Rabu-Kamis (26-27/12) dan puncak arus balik Tahun Baru diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan mulai Rabu (2/1). Untuk arus balik, diperkirakan akan lebih terdistributif mengingat libur anak sekolah rata-rata akan berakhir pada Minggu (6/1). 

Adapun 10 lintasan penyeberangan yang terpantau nasional selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 yaitu: Merak - Bakauheni atau lintasan tersibuk yang dikelola, Ketapang - Gilimanuk, Padangbai- Lembar, Kayangan - Pototano, Tanjung Kelian - Tanjung Api-api, Sibolga - Nias, Bitung - Bastiong, Hunimua - Waipirit, Kupang - Rote dan Telaga Punggur - Tanjung Uban.

Dari 10 lintasan tersebut, dengan asumsi kenaikan rata-rata sebesar lima persen dibandingkan realisasi penumpang dan kendaraan tahun lalu, maka ditargetkan ASDP dapat melayani sebanyak 3.337.426 orang penumpang, yang naik lima persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 3,2 juta orang penumpang. Disusul jumlah roda empat sebanyak 518.226 unit atau naik lima persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 493.548 unit, dan roda dua sebanyak 257.164 unit atau naik lima persen dibandingkan realisasi 2017 sebanyak 244.918 unit.

baca juga

Khusus untuk lintasan tersibuk Merak-Bakauheni, jumlah penumpang yang akan menyeberang dari Merak menuju Bakauheni total mencapai 865.771 orang atau naik lima persen dibandingkan realisasi yang sama tahun lalu sebanyak 824.544 orang. Diikuti jumlah roda empat sebanyak 135.287 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 128.845 unit, dan roda dua mencapai 33.998 unit atau naik lima persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 32.379 unit sepeda motor.

Sebaliknya, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bakauheni menuju Merak diperkirakan mencapai total 829.728 orang atau naik lima persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 790.217 orang, diikuti roda empat sebanyak 134.847 unit atau naik lima persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 128.426 unit, dan roda dua mencapai 32.664 unit atau naik lima persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 31.109 unit sepeda motor.

Dalam mendukung Angkutan Natal dan Tahun Baru ini, ASDP juga telah mempersiapkan layanan dan fasilitas sehingga pengguna jasa dapat menikmati perjalanan mudik dan balik dengan lancar, aman, nyaman dan selamat. Mulai dari layanan "pre journey", pengguna jasa dapat melakukan pembelian tiket berjadwal secara online melalui situs maupun "mobile apps". Kini dengan pembelian tiket daring dan adanya aplikasi, pengguna jasa dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Layanan "port journey" , ASDP memaksimalkan jumlah kapal dan dermaga yang beroperasi, penambahan loket dan toilet, optimalisasi area siap muat, pemasangan "digital signage", mempersingkat port time dari 1 jam menjadi 45 menit.

Terakhir untuk layanan ship journey dan post journey, ASDP memaksimalkan waktu pelayaran maksimal 2 jam (lintasan merak-bakauheni), pengaturan jadwal kapal lebih tepat waktu, pengoperasian kapal ukuran besar saat peak hour, dan menyiapkan tempat istirahat di pelabuhan jika penumpang harus menunggu lebih lama sebelum melanjutkan perjalanan.

Kami tetap mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar tidak menyeberang pada malam hari. Hal ini agar dapat terhindar dari potensi kepadatan arus penumpang maupun kendaraan, tuturnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Larang Jemaat Gereja Bawa Ransel Saat Perayaan Natal

Polisi Larang Jemaat Gereja Bawa Ransel Saat Perayaan Natal

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 19:43 WIB

Ada Kebohongan Di Balik Perayaan Natal Ala Jepang

Ada Kebohongan Di Balik Perayaan Natal Ala Jepang

Lifestyle | Sabtu, 22 Desember 2018 | 20:00 WIB

Libur Natal dan Tahun Baru Berminat Nyetir Sendiri ? Ini Tipsnya

Libur Natal dan Tahun Baru Berminat Nyetir Sendiri ? Ini Tipsnya

Otomotif | Sabtu, 22 Desember 2018 | 16:00 WIB

Libur Natal dan Tahun Baru, Jalur Puncak Macet Parah

Libur Natal dan Tahun Baru, Jalur Puncak Macet Parah

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 11:38 WIB

Kemenhub Gandeng Jasa Raharja Lepas 2.500 Pemudik

Kemenhub Gandeng Jasa Raharja Lepas 2.500 Pemudik

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 09:48 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×