Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

PUPR: Negara Hadir dalam Menyediakan Rumah Layak Huni bagi Warga

Fabiola Febrinastri

Kamis, 27 Desember 2018 | 17:30 WIB
PUPR: Negara Hadir dalam Menyediakan Rumah Layak Huni bagi Warga
Pemerintah membangun rumah khusus untuk masyarakat di daerah tertinggal sebanyak 50 unit di Kampung Pirime, Distrik Bugukgona, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua. Pembangunan rumah khusus adalah bagian dari Program Satu Juta Rumah untuk seluruh masyarakat Indonesia. (Dok: KemenPUPR)

Suara.com - Program Satu Juta Rumah yang digencarkan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) telah menetapkan pembangunan satu juta unit rumah per tahun.  Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Khalawi Abdul Hamid menyatakan, program ini tidak berarti negara atau pemerintah membagi-bagikan rumah secara gratis kepada masyarakat.

“Program Satu Juta Rumah adalah salah satu wujud nyata bahwa negara hadir untuk menyediakan rumah layak huni bagi seluruh masyaraat. Program ini bukan berarti pemerintah membagi-bagikan rumah dengan gratis, tapi merupakan gerakan bersama yang dilaksanakan oleh para pemangku kepentingan bidang perumahan, seperti pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, pengembang, perbankan dan sektor swasta lainnya untuk mewujudkan percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat dalam rangka mengurangi backlog perumahan pada 2015 - 2019 ,” ujarnya, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), peningkatan rumah layak huni yang dibutuhkan masyarakat sekitar 800 ribu unit per tahun. Hal ini tak sebanding dengan kemampuan pemerintah bersama para pemangku kepentingan bidang perumahan, karena mereka hanya mampu membangun per tahun sekitar 400 ribu unit saja.

“Kemampuan pemerintah untuk menyediakan hunian bagi masyarakat melalui  APBN hanya sekitar 20 persen, dan sisanya sekitar 30 persen berasal dari bantuan pembiayaan perumahan, yakni KPR dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan 50 persen rumah dibangun oleh masyarakat secara swadaya dan pengembang perumahan secara formal,” terangnya.

KemenPUPR, melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan juga terus mendorong capaian Program Satu Juta Rumah.  Ini menjadi salah satu program strategis nasional di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, yang tak terasa sudah berjalan selama empat tahun.

Program yang dicanangkan sejak 29 April 2015 di Ungaran, Jawa Tengah ini merupakan terobosan baru dan wujud nyata kehadiran negara dalam rangka menyelesaikan masalah kekurangan kebutuhan (backlog) dan sebagai upaya menyediakan rumah layak untuk setiap warga negara Indonesia.

Rumah layak huni pada dasarnya merupakan amanah dari konstitusi di Indonesia. Dalam Undang-undang Dasar 1945, khususnya di Pasal 28 h Ayat 1, dinyatakan, “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hunian yang sehat, aman dan serasi”.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Satu Juta Rumah terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015 jumlahnya 699.770 unit, pada 2016 sebanyak 805.169 unit, dan 2017 sebanyak 904.758 unit.

Adapun proporsi pembangunan rumah tersebut adalah 70 persen untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sisanya, 30 persen untuk non MBR.

baca juga

“Tahun ini, untuk pertama kalinya, jumlah pembangunan rumah di Indonesia dapat menembus satu juta unit, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni. Data yang kami miliki pada awal bulan Desember ini, tepatnya 10 Desember 2018, jumlah pembangunan rumah telah mencapai 1.091.255 unit,” ujar Khalawi

Penyediaan perumahan juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. UU tersebut menyatakan, “Pemerintah berperan dalam menyediakan dan memberi kemudahan dan bantuan perumahan bagi masyarakat”. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sempat Jadi Pemulung, Fikri Temukan Kehidupan Baru di Sekolah Rakyat

Sempat Jadi Pemulung, Fikri Temukan Kehidupan Baru di Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:30 WIB

Kementerian PKP Usulkan Anggaran Rp49,85 Triliun untuk Wujudkan Rumah Layak Huni pada 2026

Kementerian PKP Usulkan Anggaran Rp49,85 Triliun untuk Wujudkan Rumah Layak Huni pada 2026

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 19:33 WIB

Standar Rumah Layak Menurut SDGs, Layakkah Rumah Subsidi 14 m2 Dihuni Manusia?

Standar Rumah Layak Menurut SDGs, Layakkah Rumah Subsidi 14 m2 Dihuni Manusia?

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2025 | 09:12 WIB

Lebih dari Sekadar Tempat Tinggal, Pentingnya Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Lebih dari Sekadar Tempat Tinggal, Pentingnya Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Lifestyle | Sabtu, 07 Juni 2025 | 15:58 WIB

Emak-emak Ini Kaget Dapat Rumah Layak Huni: Dulu Kalau Hujan, Tidur Tak Tenang

Emak-emak Ini Kaget Dapat Rumah Layak Huni: Dulu Kalau Hujan, Tidur Tak Tenang

News | Rabu, 28 Mei 2025 | 12:44 WIB

Mendagri Minta Pemda Lakukan Sejumlah Langkah, Demi Antisipasi Cuaca Ekstrem

Mendagri Minta Pemda Lakukan Sejumlah Langkah, Demi Antisipasi Cuaca Ekstrem

News | Senin, 10 Maret 2025 | 16:11 WIB

Mendagri: Program Rumah Layak Huni Wujud Nyata Perhatian Presiden kepada Masyarakat Kecil

Mendagri: Program Rumah Layak Huni Wujud Nyata Perhatian Presiden kepada Masyarakat Kecil

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 07:08 WIB

1,77 Juta Keluarga Jakarta Belum Punya Rumah Layak Huni

1,77 Juta Keluarga Jakarta Belum Punya Rumah Layak Huni

Foto | Rabu, 15 Januari 2025 | 19:43 WIB

Sinergi BRI dan TNI, Wujudkan Mimpi Warga NTT Miliki Rumah Layak Huni

Sinergi BRI dan TNI, Wujudkan Mimpi Warga NTT Miliki Rumah Layak Huni

Bri | Sabtu, 08 Juni 2024 | 10:08 WIB

Bangun Rumah Layak Huni di Guntung dan Loktuan, Pupuk Kaltim Salurkan Rp 630 Juta

Bangun Rumah Layak Huni di Guntung dan Loktuan, Pupuk Kaltim Salurkan Rp 630 Juta

Bisnis | Selasa, 02 April 2024 | 09:30 WIB

Terkini

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:08 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:01 WIB

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:54 WIB

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:05 WIB

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:51 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB