Standar Rumah Layak Menurut SDGs, Layakkah Rumah Subsidi 14 m2 Dihuni Manusia?

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 14 Juni 2025 | 09:12 WIB
Standar Rumah Layak Menurut SDGs, Layakkah Rumah Subsidi 14 m2 Dihuni Manusia?
Ilustrasi rumah subsidi (Dok. Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) baru saja merilis desain baru rumah bersubsidi dengan luas bangunan terkecil 14 meter persegi. Rumah ini hanya dilengkapi satu tempat tidur yang dibangun pada tanah 25 meter persegi. Saat merilis desain tersebut, banyak kalangan mempertanyakan standar rumah layak menurut SDGs. Pasalnya, rumah sempit tak layak ditinggali oleh satu keluarga.

Konsep rumah bersubsidi ini diusung oleh Lippo Group. Di samping rumah super kecil itu, satu lagi tipe rumah bersubsidi yakni seluas 23,4 meter persegi. Rumah yang sedikit lebih besar itu bakal dibangun pada tanah seluas 26,3 meter persegi.

Kendati demikian, rumah – rumah subsidi ini terkesan sulit memenuhi kriteria rumah layak huni menurut Sustainable Development Goals (SDGs). Rumah layak huni menurut standar SDGs harus memiliki luas lantai 7,2 m2 per kapita per orang. Dengan demikian, untuk memenuhi standar ini, rumah subsidi berukuran 14 m2 hanya bisa diisi oleh satu orang saja layaknya kamar kos. Kemudian rumah seluas 23,4 m2 hanya bisa diisi oleh maksimal tiga orang.

Bukan hanya dari segi luas bangunan, standar rumah layak huni juga dilihat dari ketahanan bangunan, sanitasi, air minum, pencahayaan, dan penghawaan. Dari segi ketahanan, rumah rumah harus memiliki Komponen struktur dan non struktur memenuhi kaidah konstruksi, serta menggunakan bahan bangunan ber-SNI.

Setiap rumah harus memiliki kloset leher angsa yang dapat tersambung ke SPAL/ septic tank yang disedot min. 5 tahun sekali. Air minum yang tersedia dalam setiap rumah harus tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak berbau. Air minum harus tersedia minimal 12 jam dalam sehari, serta jarak jangkau maksimal 30 menit. Air minum juga tidak boleh mengandung mikroorganisme dan logam berat.

Minimal 10 persen dari luas lantai harus digunakan sebagai area pencahayaan. Kemudian 5 persen dari luas lantai harus digunakan sebagai penghawaan.

Sementara itu, melansir website resmi PKP, Menteri Maruarar Sirait meninjau langsung usulan konsep rumah subsidi yang diusung oleh Lippo Group. "Siang ini saya didampingi Dirjen, rekan-rekan pengembang, milenial dan kawan-kawan media meninjau mock up rumah minimalis yang dibangun oleh Lippo Group di kawasan perkotaan sekaligus mendengar berbagai masukan terkait usulan pilihan jenis rumah subsidi yang berukuran 26.3 meter persegi untuk yang 2kamar tidur dan 25 meter persegi untuk yang 1 kamar tidur," ujar Menteri PKP Maruarar Sirait saat melakukan peninjayan usulan mock up dan konsep rumah subsidi di Plaza Semanggi, Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Menteri PKP menjelaskan, pihak Kementerian PKP siap menerima berbagai usulan konsep desain rumah subsidi dari seluruh stakeholder perumahan.

Hal itu diperlukan sebagai salah satu solusi menjawab kebutuhan rumah bagi MBR yang tinggal di perkotaan dimana lahan untuk perumahan semakin terbatas.

"Terimakasih banyak Pak James Riady,  pengembang, Bank penyalur FLPP, generasi milenial yang ingin melihat usulan konsep rumah subsidi ini. Silakan bagi para generasi milenial yang ingin melihat langsung konsep mock up rumah susbidi yang kekinian dan sesuai kebutuhan tempat tinggal bisa langsung datang ke Lobby Nobu Bank di Plaza Semanggi. Silakan beri masukan dan saran terhadap usulan desain dan konsep rumah subsidi ini," katanya.

Menteri PKP juga menegaskan, sebagai Menteri dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian PKP sangat menjunjung tinggi demokrasi, penegakan hukum dan mengedepankan tata kelola yang baik dan benar. Salah satunya dengan selalu melibatkan partisipasi publik dengan menyampaikan draf peraturan yang masih terus dikaji melihat berbagai masukan dan pertimbangan agar peraturan bisa menjawab persoalan dan kebutuhan zaman disektor perumahan.

Pada kesempatan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait bersama CEO Lippo Group  James Riady serta Pengembang Senior Totok Lusida dan Endang Kawidjaja dan perwakilan asosiasi pengembang juga melihat langsung mock up rumah yang dibangun oleh Lippo Group.

Setidaknya ada 2 tipe rumah yang bisa dilihat yakni Tipe 1 Kamar Tidur dengan Luas Tanah 25 meter persegi (2,6 x 9,6 meter) dan Luas Bangunan 14 meter persegi. Kedua adalah Tipe 2 Kamar tidur dengan Luas Tanah 26,3 meter persegi (2,6 x 10,1 meter) dan Luas Bangunan 23,4 meter persegi.

Spesifikasi teknis bangunan rencananya akan menggunakan struktur beton bertulang. Lantai keramik di bagian teras, lantai utama, kamar tidur, kamar mandi dan carport. Dinding dari bata ringan dan mortar finish cat, plafond dari gypsum, cat dinding dilengkapi sanitair kloset duduk, wastafel, shower, Kran meja dapur dan sink. Atap rumah menggunakan rangka dari baja ringan dan penutup atap dari spandek. Kusen dan pintu aluminium. dan instalasi air bersih PDAM dan sumber air yang disiapkan developer dan listrik 900 watt

"Rencananya rumah dengan desain tersebut akan dibangun di sejumlah kawasan sekitar perkotaan seperti di Bodetabek dan kota-kota besar lainnya. Sudah banyak pengembang yang juga berminat membangun rumah subsidi dengan konsep usulan dari Lippo ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Inspirasi Desain Rumah Scandinavian 1 Lantai 3 Kamar: Fungsional, Simpel Tapi Elegan

7 Inspirasi Desain Rumah Scandinavian 1 Lantai 3 Kamar: Fungsional, Simpel Tapi Elegan

Lifestyle | Sabtu, 14 Juni 2025 | 08:12 WIB

11 Website Desain Rumah Gratis dengan Interior Perabot dan Furniture Minimalis

11 Website Desain Rumah Gratis dengan Interior Perabot dan Furniture Minimalis

Lifestyle | Jum'at, 13 Juni 2025 | 20:15 WIB

AFC Umumkan Qatar dan Arab Saudi Tuan Rumah Ronde 4, Protes Irak dan UEA Tak Didengar!

AFC Umumkan Qatar dan Arab Saudi Tuan Rumah Ronde 4, Protes Irak dan UEA Tak Didengar!

Bola | Jum'at, 13 Juni 2025 | 17:11 WIB

7 Inspirasi Desain Rumah Modern Minimalis di Pegunungan: Asri, Sejuk, dan Aman

7 Inspirasi Desain Rumah Modern Minimalis di Pegunungan: Asri, Sejuk, dan Aman

Lifestyle | Jum'at, 13 Juni 2025 | 16:08 WIB

OJK Peringatkan Bank Swasta: Hati-hati Ikut Proyek Program 3 Juta Rumah

OJK Peringatkan Bank Swasta: Hati-hati Ikut Proyek Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 15:21 WIB

Jakarta Beri Subsidi Rp 11.500 untuk Warga Jabar dan Banten yang Naik Bus Transjabodetabek

Jakarta Beri Subsidi Rp 11.500 untuk Warga Jabar dan Banten yang Naik Bus Transjabodetabek

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 15:12 WIB

Terkini

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:58 WIB