Array

Liburan Usai, Jasa Laundry di Jakarta Kebanjiran Pakaian Kotor

Kamis, 03 Januari 2019 | 16:08 WIB
Liburan Usai, Jasa Laundry di Jakarta Kebanjiran Pakaian Kotor
Salah satu jasa usaha laundry di Jakarta Selatan. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Masa libur Natal dan tahun baru telah usai. Warga Jakarta yang memanfaatkan libur panjang untuk berlibur atau pulang kampung sudah kembali beraktivitas seperti biasa.

Hal yang menjadi kebiasaan adalah, banyaknya cucian yang menumpuk setelah ditinggal selama masa liburan. Hal ini tentu menjadi peluang tersendiri bagi para pengusaha jasa cuci pakaian atau laundry.

Di saat musim libur selesai, laundry biasanya langsung kebanjiran pakaian kotor. Hal itu seperti dialami salah satu tempat laundry kiloan Hope Laundry di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Salah satu karyawan Hope Laundry,‎ Suntari (40) mengatakan, tempat laundry tempatnya bekerja saat ini banjir cucian kotor masyarakat usai masa liburan. Biasanya, dalam sehari Suntari hanya mencuci sekitar 20 kilogram pakaian. Namun kini, melonjak hingga 40 kilogram sehari.

"Ya kalau momen kayak gini banyak. Kan abis liburan biasanya males, jadi ke laundry saja. Ini udah biasa kalau lebaran juga kayak gini," ujar Suntari kepada Suara.com, Kamis (3/1/2019).

Meski orderan mencuci banyak, Suntari tidak merasa kewalahan. Dia bilang, semua pelayanan laundrynya hampir selesai tepat waktu.

"Ya enggak (kewalahan) kan kita ada karyawan lain. Kalau di sini 4-5 hari selesainya. Semua‎ pelayanan hampir tepat waktu. Kalau lagi banyak gini palingan mundur sehari. Tapi ada juga yang tepat waktu," tutur dia.

Hal sama juga dialami tempat jasa laundry lainnya, Simply Fresh. Tempat jasa cucian ini juga ke‎banjiran pakaian kotor.

Pemilik Simply Fresh, Adam menyebut, pada hari biasa pihaknya hanya menangani sekitar 17 kilogram pakaian kotor. Namun di saat musim liburan selesai melonjak hingga 30 kilogram per hari.

Baca Juga: Istana Ungkap Alasan Kepala BNPB Willem Rampangilei Diganti

"Ya kalau naik pasti itu. Biasanya orang enggak ada waktu buat nyuci. Jadi orang ke tempat laundry," kata dia.

Namun, baik Suntari dan Adam tidak mengambil untung dengan menaikkan harga laundry di tempat jasa laundrynya. Tarif yang dikenakan setiap kilonya sama seperti biasanya.

"Enggak naikin lah, ini masih sama kok Rp 9 ribu per kilogram," ungkap Suntari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI