Jokowi Yakin Tak Ada Lagi Beras Bulog Berwarna Cokelat Bahkan Hitam

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 10 Januari 2019 | 14:06 WIB
Jokowi Yakin Tak Ada Lagi Beras Bulog Berwarna Cokelat Bahkan Hitam
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Presiden Jokowi membantah adanya anggapan bahwa kualitas beras Bulog sangat rendah. Menurutnya, beras Bulog sangat laik untuk dikonsumsi.

Bahkan, mantan Walikota Solo ini juga mengklaim tidak ada masyarakat yang mengeluh masalah kualitas beras Bulog.

"Siapa bilang (kualitas beras Bulog kurang baik). Kemarin saya cek di Tulung Agung dan beberapa tempat enggak ada masalah untuk kualitas‎," ujarnya saat berkunjung ke Gudang Bulong Divre DKI Jakarta-Banten di Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, memang pada tahun-tahun sebelumnya masih ada beras Bulog yang dinilai belum laik konsumsi.

"Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun yang lalu yang masih banyak yang hitam yang cokelat. Sekarang enggak ada keluhan-keluhan semacam itu," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog‎ Budi Waseso mengatakan, karakteristik beras impor memang sedikit pera.

Namun, pihaknya akan memproses beras impor yang dicampur dengan beras dalam negeri sehingga menjadi beras pulen.

"Tapi itu masih nanti kita pertimbangkan karena akan berpengaruh pada cost. Tapi yang sudah sesuai tastenya yang pera itu mungkin bisa untuk daerah Sumatera, Padang, mereka kan suka beras jenis pera," tutur Buwas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dengar Kumandang Adzan Dzuhur, Jokowi Tiba-tiba Diam

Dengar Kumandang Adzan Dzuhur, Jokowi Tiba-tiba Diam

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 13:54 WIB

Megawati Sempat Pusing Tak Bisa Tunjuk JK Jadi Pendamping Jokowi di Pilpres

Megawati Sempat Pusing Tak Bisa Tunjuk JK Jadi Pendamping Jokowi di Pilpres

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 13:50 WIB

Impor Jadi Jurus Jokowi Turunkan Harga Beras

Impor Jadi Jurus Jokowi Turunkan Harga Beras

Bisnis | Kamis, 10 Januari 2019 | 13:36 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×