Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Jutaan Mainan Anak hingga Ponsel Asal China Senilai Rp 90 M Dimusnahkan

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 24 Januari 2019 | 18:38 WIB
Jutaan Mainan Anak hingga Ponsel Asal China Senilai Rp 90 M Dimusnahkan
Kementerian Perdagangan RI memusnahkan jutaan barang sitaan berbagai jenis, yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Nilai barang sitaan yang dimusnahkan mencapai Rp 90 miliar. [Suara.com/Chintya Sami Bhayangkara]

Suara.com - Kementerian Perdagangan RI memusnahkan jutaan barang sitaan berbagai jenis, yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Nilai barang sitaan yang dimusnahkan mencapai Rp 90 miliar.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Veri Anggriono Sutiarto mengatakan, barang-barang tanpa SNI itu kebanyakan didatangkan dari China.

Barang-barang itu ditemukan dari berbagai wilayah di Indonesia saat dilakukan operasi pasar oleh Kemendag.

"Ya kalau dihitung nilainya kurang lebih hampir Rp 90 miliar. Kami temukan ini kan di pedagang atau pasar di beberapa provinsi," kata Veri saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019).

Berbagai produk hasil buatan China diamankan oleh Kemendag itu mulai dari mainan anak, elektronik seperti televisi, telepon seluler hingga baja dan luminer turut diamankan petugas. Pemusnahan sendiri dilakukan dengan cara dibakar.

Barang-barang itu diketahui tidak dilengkapi sertifikasi SNI, sehingga sangat berbahaya apabila digunakan.

Seperti baja yang digunakan sebagai kerangka rumah, bila tidak memenuhi SNI dan diperjualbelikan secara bebas maka akan membahayakan warga, terutama jika terjadi bencana gempa bumi.

"Itu membahayakan misal produk-produk baja apabila itu dipergunakan. Kita tahu sering terjadi gempa kan, kalau terjadi, baja-baja yang dipergunakan konstruksi tidak sesuai standar kan bahaya," ungkap Veri.

Para pedagang maupun perusahaan yang memproduksi barang-barang tak berstandar itu akan dikenai sanksi administrasi. Proses penyidikan di kepolisian akan dijalankan.

"Ada sanksi seperti administrasi kami lakukan pemusnahan. Kami  juga proses penegakan hukum selanjutnya nanti dilakukan proses penyidikan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masak Ikan untuk Mertua, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi

Masak Ikan untuk Mertua, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi

Lifestyle | Kamis, 24 Januari 2019 | 08:05 WIB

Warga China Gemar Makan Manggis Asal Sukabumi, 15 Ton Diekspor Setiap Hari

Warga China Gemar Makan Manggis Asal Sukabumi, 15 Ton Diekspor Setiap Hari

Bisnis | Rabu, 23 Januari 2019 | 12:23 WIB

Keren, Jembatan Ini Dibangun dari Printer 3D, Kokoh Tak Tergoyahkan

Keren, Jembatan Ini Dibangun dari Printer 3D, Kokoh Tak Tergoyahkan

Lifestyle | Selasa, 22 Januari 2019 | 17:10 WIB

Terimbas Perang Dagang, Pertumbuhan Ekonomi China Melambat

Terimbas Perang Dagang, Pertumbuhan Ekonomi China Melambat

Bisnis | Senin, 21 Januari 2019 | 09:55 WIB

Terkini

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:21 WIB

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:13 WIB

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:01 WIB

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB