Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Biaya Anak Makin Mahal, Warga Korea Selatan Lebih Pilih Pelihara Binatang

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 29 Januari 2019 | 05:25 WIB
Biaya Anak Makin Mahal, Warga Korea Selatan Lebih Pilih Pelihara Binatang
Ilustrasi tidur dengan hewan peliharaan. (Shutterstock)

Suara.com - Biaya hidup yang terus mengalami kenaikan, membuat sejumlah warga Korea Selatan enggan memiliki anak. Daripada memiliki anak, mereka justru lebih senang memelihara hewan.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Kang Sung-il, salah satu warga Korea Selatan selalu membeli mainan untuk Sancho, anjing peliharaannya setiap kembali dari perjalanan bisnis.

Pada Imlek 2019, anjing jenis Pomeranian itu mendapatkan hadiah baju seharga 50 dolar AS. Baju tersebut dibeli agar bisa dikenakan Sancho saat berkunjung ke rumah nenek atau ibu Kang Sung-il.

Dikutip dari Reuters, Kang dan istrinya menuturkan, biaya untuk membesarkan anak-anak terlalu mahal dan terlalu banyak tekanan. Jadi, Kang dan istrinya lebih memilih untuk membanjiri Sancho dengan kasih sayang dan hadiah.

Industri hewan peliharaan di Korea Selatan memang sedang naik daun. Perkembangan ini membuat angka kelahiran negara tersebut menjadi yang terendah di dunia.

Tingginya biaya pendidikan, perumahan, serta kesibukan di tempat kerja menjadi beberapa faktor yang menyebabkan angka kelahiran di Korea Selatan sangat rendah.

Tekanan ekonomi di Korea Selatan membuat Kang Sung-il tidak yakin bisa membiayai semua kebutuhan jika memiliki anak.

Orang tua di Korea Selatan harus menyediakan uang yang cukup untuk biaya sekolah sampai les khusus. Namun, dia merasa senang menghabiskan uang sekitar Rp 1,25 juta per bulan untuk anjing peliharaannya.

Selain mahalnya biaya pendidikan, data dari Bank KB Kookmin menunjukan, rata-rata orang Korea Selatan harus menabung uang selama 12,8 tahun untuk membeli rumah kelas menengah.

baca juga

Tekanan berikutnya adalah, orang Korea Selatan menduduki posisi ketiga dengan waktu kerja terbanyak di antara negara-negara yang tergabung dalam Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD-Organisation for Economic Co-operation and Development) hanya tertinggal dari Meksiko dan Costa Rica.

Itulah sebabnya banyak orang Korea Selatan tidak memiliki anak. Data resmi dari pemerintah menunjukan, keluarga yang memiliki hewan peliharaan melonjak sampai 28 persen pada 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip 5 Pesona Bunga Zainal yang Mau Jadi Anggota BLACKPINK

Intip 5 Pesona Bunga Zainal yang Mau Jadi Anggota BLACKPINK

Entertainment | Senin, 28 Januari 2019 | 15:26 WIB

Alhamdulillah, Nina Zatulini Dikaruniai Anak Kedua

Alhamdulillah, Nina Zatulini Dikaruniai Anak Kedua

Entertainment | Minggu, 27 Januari 2019 | 18:56 WIB

Singkirkan Korea Selatan, Qatar Melaju ke Semifinal Piala Asia

Singkirkan Korea Selatan, Qatar Melaju ke Semifinal Piala Asia

Bola | Jum'at, 25 Januari 2019 | 23:17 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×