Promosikan Peluang Investasi, Mandiri Kembali Gelar MIF 2019

MN Yunita

Rabu, 30 Januari 2019 | 17:41 WIB
Promosikan Peluang Investasi, Mandiri Kembali Gelar MIF 2019
Pembukaan Mandiri Investment Forum 2019, Rabu (30/1/2019). (Dok: Bank Mandiri)

Suara.com - Bank Mandiri terus mendorong masuknya investasi ke Tanah Air untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, Bank Mandiri kembali menyelenggarakan forum investasi Internasional bertajuk Mandiri Investment Forum (MIF) yang dihadiri oleh lebih dari 700 investor, termasuk 90 investor asing serta sekitar 200 nasabah korporasi Bank Mandiri.

Menurut Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto, pada penyelenggaraan yang kedelapan kalinya ini, MIF akan mengusung tema “Invest Now”, yang mengisyaratkan agar para investor, baik institutional maupun retail, tidak kehilangan momentum dalam memanfaatkan peluang investasi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut para investor mendapatkan pemaparan terkait update kebijakan dan regulasi terkini dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara, dan Advisory Board Chairman Mandiri Institute M. Chatib Basri serta Chief Strategist Jefferies, Sean Darby.

“MIF 2019 berfokus pada solusi strategis bagi para pembuat keputusan dan investor swasta dalam menavigasi bisnis, seiring bayang-bayang tren pengetatan moneter global dan belangsungnya tahun politik di Indonesia,” kata Sulaiman saat membuka MIF 2019 di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Ia menjelaskan sektor perbankan nasional saat ini berada dalam salah satu performa terbaik dengan rasio pertumbuhan kredit tahunan yang berada di kisaran 12% dan rasio NPL yang stabil di bawah 3% hingga November lalu.

“Meski menghadapi tantangan dari pengaruh revolusi industri 4.0, kami meyakini perbankan akan terus berkontribusi optimal dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi karena didukung oleh terjaganya kualitas aset, rasio permodalan yang kuat dan efisiensi biaya operasional akibat inovasi pada digital banking dan instrumen keuangan serta kuatnya konsumsi domestik,” tambah Sulaiman.

Dalam kajian terkininya, tim ekonom Mandiri Group memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,22% pada tahun 2019, dibandingkan dengan prognosa pertumbuhan PDB 2018 5,16%. Untuk itu, Indonesia perlu mendorong sektor manufaktur agar berkembang pesat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi agar lebih merata dan stabil serta menyerap tenaga kerja yang lebih besar. 

Saat ini, Indonesia diketahui memiliki potensi tenaga kerja terbesar ke empat di dunia. Namun potensi ini belum tergarap optimal mengingat masih terbatasnya SDM dengan kemampuan dan keahlian di bidang teknologi informasi yang sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi perkembangan kebutuhan industri di masa mendatang.

Sedangkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjelaskan walaupun kondisi perekonomian global masih penuh tantangan, saat ini, perekonomian Indonesia punya ketahanan ekonomi yang tangguh dan tingkat konsumsi yang stabil dimana konsumsi rumah tangga tumbuh kuat di atas 5%. Inflasi juga mampu dijaga pada level di  kisaran 3%.

baca juga

"Selain itu, kita selalu manfaatkan kebijakan fiskal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya melalui instrumen insentif perpajakan," terangnya.

Ia juga menambahkan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan, pemerintah menyadari pentingnya meningkatkan kualitas SDM baik dari segi pendidikan maupun kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah menentukan kebijakan fokus pengeluaran negara 2019 yaitu pengembangan SDM, pembangunan infrastruktur, dan jaring pengamanan sosial. 

Sementara Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo memaparkan, saat ini menjadi momen yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia. Ada dua alasan yang mendasari yaitu kondisi makro perekonomian yang stabil dan kebijakan makro ekonomi pemerintah yang tersinkronisasi sehingga tercipta iklim investasi yang kondusif.

"Kami percaya, kondisi ekonomi Indonesia yang stabil menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi di masa datang," ungkapnya.

Selain itu, Perry juga optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan lebih stabil dan cenderung menguat pada tahun ini sehingga akan mampu berpengaruh positif bagi pertumbuhan ekonomi. Optimisme tersebut didasari sejumlah alasan antara lain banyaknya dana asing yang masuk ke Indonesia, kenaikan Fed Fund Rate (FFR) yang akan lebih rendah dari tahun lalu, sinergi pemerintah dan bank sentral yang kuat mampu mendorong fundamental rupiah terus membaik serta mekanisme pasar valas yang lebih fleksibel.

Sedangkan Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir  berharap ajang MIF ini dapat memberikan banyak informasi strategis kepada para investor, baik lokal maupun asing mengenai peluang-peluang investasi yang dapat dilakukan di Indonesia. Mandiri Sekuritas optimis iklim investasi, termasuk pertumbuhan pasar modal, pada tahun ini akan lebih positif sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

News | Senin, 14 September 2026 | 12:42 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Bencana Beruntun Hantam RI, Menkeu Ungkap Dampaknya ke Ekonomi

Bencana Beruntun Hantam RI, Menkeu Ungkap Dampaknya ke Ekonomi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:54 WIB

Purbaya Akui Kelas Menengah RI Tertekan, Tapi Yakin Bisa Tumbuh 2 Tahun Lagi

Purbaya Akui Kelas Menengah RI Tertekan, Tapi Yakin Bisa Tumbuh 2 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 12:06 WIB

Pemerintah Bakal Reaktivasi Sumur Tua dan Pacu Lifting Minyak 612 Ribu Barel per Hari

Pemerintah Bakal Reaktivasi Sumur Tua dan Pacu Lifting Minyak 612 Ribu Barel per Hari

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 14:04 WIB

Terkini

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:31 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Temuan Kamar 'Apartemen' di Lapas Cibinong, DPR: Jangan Cuma Jadi Catatan, Tindak Tegas!

Temuan Kamar 'Apartemen' di Lapas Cibinong, DPR: Jangan Cuma Jadi Catatan, Tindak Tegas!

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:24 WIB

5 Skenario AI Musnahkan Semua Umat Manusia di Bumi

5 Skenario AI Musnahkan Semua Umat Manusia di Bumi

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Terjun Bebas Pagi Ini ke Level 6.364

IHSG Terjun Bebas Pagi Ini ke Level 6.364

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:16 WIB

4 Pekerja Tambang Nikel di Konawe Utara Tewas Tertimbun Longsor

4 Pekerja Tambang Nikel di Konawe Utara Tewas Tertimbun Longsor

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 09:15 WIB

Praktis! 5 Tone Up Body Spray Ini Bikin Kulit Cerah dan Glowing Seketika

Praktis! 5 Tone Up Body Spray Ini Bikin Kulit Cerah dan Glowing Seketika

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 09:10 WIB

2 Buruh Pelabuhan Tewas Terlempar Crane ke Laut Singapura

2 Buruh Pelabuhan Tewas Terlempar Crane ke Laut Singapura

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:07 WIB

×