Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Kubu Prabowo Kritik Pemerintah Jual Surat Berharga Negara

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 30 Januari 2019 | 21:58 WIB
Kubu Prabowo Kritik Pemerintah Jual Surat Berharga Negara
Direktur Konsolidasi Nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga Fuad Bawazier. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Tim pakar ekonomi Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga, Fuad Bawazier menilai skema utang negara dengan menjual Surat Berharga Negara (SBN) perlu dievaluasi. Pasalnya, dengan skema tersebut, justru malah menyebabkan utang negara menjadi lebih tinggi.

Fuad menjelaskan, skema mengutang dengan menjual SBN baru diperkenalkan di Indonesia sejak 11 tahun lalu.

Bukannya menguntungkan, skema itu malah meroketkan jumlah utang yang dimiliki negara. Dengan adanya skema tersebut, pemerintah memiliki utang mencapai Rp 3.600 triliun.

"Bayangkan yang tadinya utang pinjaman luar negeri model lama umurnya lebih dari setengah abad, saldonya cuma Rp 800 triliun dan itu semua untuk (digunakan) proyek," jelas Fuad dalam diskusi bertajuk 'Kemelut Utang di Negeri Gemah Ripah Loh Njinawi' di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019).

Skema berutang dengan menjual SBN ternyata menjadi penyumbang terbesar utang negara yakni sekitar 82 persen. Sedangkan 18 persen lainnya disumbang oleh sistem berutang model lama yaitu utang luar negeri.

"Utang Rp 4.400 triliun itu, yang sistem model lama hanya 18 persen. Sebanyak 82 persen komponen utang yang 11 tahun itu. Gila-gilaan ini utang," ujarnya.

Menurut Fuad, dengan besarnya sumbangan utang yang berasal dari penjualan SBN, justru akan menimbulkan kekhawatiran pemerintah kesulitan membayar utang.

Pasalnya, para pembeli SBN meminta bunga yang sangat tinggi. Kata Fuad, bunga yang dihasilkan dari pembelian SBN di Indonesia termasuk paling tertinggi di Asia Pasifik.

"Kalau enggak tinggi, saya enggak mau beli surat utang kamu. Karena itu bunganya itu praktis agak lama, tertinggi di Asia Pasifik," tutur Fuad mencontohkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo Cibir Rencana BUMN Jual 6 Ruas Jalan Tol Trans Jawa

Kubu Prabowo Cibir Rencana BUMN Jual 6 Ruas Jalan Tol Trans Jawa

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 21:51 WIB

Mbah Surip Dibunuh Warga Pendatang karena Utang, Mayatnya Dibuang ke Sumur

Mbah Surip Dibunuh Warga Pendatang karena Utang, Mayatnya Dibuang ke Sumur

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 21:50 WIB

Fadli Zon Minta saat Agenda Presiden atau Capres Jokowi Tak Bawa Jan Ethes

Fadli Zon Minta saat Agenda Presiden atau Capres Jokowi Tak Bawa Jan Ethes

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 21:31 WIB

Tabloid Pembawa Pesan Muncul, BPN: Bawaslu, KPU dan Polisi Harus Adil

Tabloid Pembawa Pesan Muncul, BPN: Bawaslu, KPU dan Polisi Harus Adil

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 21:17 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?

Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 16:20 WIB

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:53 WIB

Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing

Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:36 WIB

Kapan Seharusnya Harga BBM Pertamax Naik

Kapan Seharusnya Harga BBM Pertamax Naik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:27 WIB

BPS Ungkap Inflasi Tahunan April Capai 2,42 Persen karena Rokok, Emas, hingga Biaya Kuliah

BPS Ungkap Inflasi Tahunan April Capai 2,42 Persen karena Rokok, Emas, hingga Biaya Kuliah

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:02 WIB

Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin

Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:27 WIB

Gegara Cuitan Trump, Iran Peringatkan AS: Jangan Berani Sentuh Selat Hormuz!

Gegara Cuitan Trump, Iran Peringatkan AS: Jangan Berani Sentuh Selat Hormuz!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:21 WIB

Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS

Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:14 WIB

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:05 WIB

Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital

Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:01 WIB