Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Rupiah Tertekan Dolar AS, Ekonom Indef Sebut Impor Pangan Biang Keroknya

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 13 Februari 2019 | 16:05 WIB
Rupiah Tertekan Dolar AS, Ekonom Indef Sebut Impor Pangan Biang Keroknya
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri menilai, nilai tukar rupiah semakin melemah terhadap dolar AS.

Menurutnya, nilai tukar rupiah yang berada di level Rp 14.000-an akibat dari neraca transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang terus melebar.

Faisal menuturkan, CAD tersebut melebar karena volume impor lebih tinggi bila dibandingkan dengan volume ekspor.

"Rupiah kembali lagi ke Rp 14.000. Itu (sebenarnya) menguat signifikan, tapi secara teori dan historis akan melemah karena curent account deficit," ujarnya saat ditemui di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Menurut Faisal, defisit tersebut melebar bukan karena impor migas yang tinggi melainkan dari impor bahan pangan.

Untuk diketahui, posisi CAD pada kurtal IV 2018 sebesar 3,57 persen, angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal III 2018 yang sebesar 3,37 persen.

"Jadi yang menyebabkan defisit bukan migas, melainkan non migas surplusnya anjlok akibat meningkatnya impor yang dahsyat, gula saja kita impor, garam, beras 2,3 juta ton," jelas dia.

Faisal menuturkan, jika ingin rupiah kembali stabil, maka pemerintah harus konsisten menarik investasi dari luar negeri.

Selain itu, pemerintah juga bisa menggenjot ekspor barang jadi untuk mengembalikan pergerakan rupiah menjadi lebih stabil.

"Yang menghasilkan dolar AS cepat ya ekspor barang," pungkasnya.

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Rabu ini berada di level Rp 14.027 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada Selasa yang berada di level Rp 14.088 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekanan Dolar AS Terhadap Rupiah Diprediksi Sedikit Mereda

Tekanan Dolar AS Terhadap Rupiah Diprediksi Sedikit Mereda

Bisnis | Rabu, 13 Februari 2019 | 08:58 WIB

Rupiah Diprediksi Kembali Melemah ke Level Rp 14.100 Per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Kembali Melemah ke Level Rp 14.100 Per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 12 Februari 2019 | 08:45 WIB

Rupiah Tembus Rp 13.900 Per Dolar AS, BI : Masih Terlalu Murah

Rupiah Tembus Rp 13.900 Per Dolar AS, BI : Masih Terlalu Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Februari 2019 | 16:06 WIB

Terkini

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:40 WIB

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB