Pantau Stok BBM, Rini Targetkan Semua SPBU Pakai Sistem Digital

Reza Gunadha | Achmad Fauzi
Pantau Stok BBM, Rini Targetkan Semua SPBU Pakai Sistem Digital
Suasana di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu (23/12). [Antara]

"Siapa pun yang akan membeli BBM langsung kelihatan, bukan hanya di situ tapi secara nasional."

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno bakal memantau penggunaan bahan bakar minyak di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar umum. Caranya dengan mendigitalisasi sistem SPBU.

Dia menerangkan, dalam digitalisasi SPBU, Pertamina bisa memantau penggunaan BBM dan stok yang ada. Karena di setiap alat pengisian bahan bakar ke kendaraan atau nozzle, dipasang sistem digitalisasi tersebut.

"‎Siapa pun yang akan membeli BBM langsung kelihatan, bukan hanya di situ tapi secara nasional. Dengan begitu, Pertamina setiap saat bisa tahu persis stok solar berapa, pertamax berapa, pertalite berapa," ujar Rini di kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019).

‎Menurut Rini, program digitalisasi SPBU tersebut merupakan hasil kerja sama Pertamina dengan PT Telkom (Persero) Tbk.

Rini menuturkan, dengan adanya digitalisasi SPBU ini permasalah data stok BBM di daerah bakal teratasi. "Tidak lagi ada orang teriak-teriak di sini kosong di sana kosong," kata dia.

Ia menargetkan, pada Juni 2019, seluruh SPBU telah terdigitalisasi. Kekinian tercatat 5.518 SPBU milik Pertamina. Sementara ini, sudah 340 SPBU terdigitalisasi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS