Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

BI: Tak Ada Alasan Ekonomi Indonesia Tak Tumbuh di 2019

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 27 Maret 2019 | 14:20 WIB
BI: Tak Ada Alasan Ekonomi Indonesia Tak Tumbuh di 2019
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut tak ada alasan lagi ekonomi Indonesia pada 2019 tak bisa membaik. Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) itu yakin ekonomi Indonesia bakal membaik sepanjang 2019.

Perry menjelaskan, menurut dia reformasi struktural jadi kunci untuk membawa ekonomi Indonesia stabil dalam gempuran gejolak ekonomi global hingga saat ini. Apalagi, tekanan ekonomi global pada tahun 2019 menurut BI tidak separah tahun 2018.

"Harus jaga konsistensi bagaimana meningkatkan perekonomian Indonesia lebih baik ke depan. Tentu saja kebijakan reformasi struktural jadi kunci. Itu yang terus dilakukan, konsistensi kebijakan perlu kita lakukan," ujar Perry dalam peluncuran Buku Perekonomian Indonesia 2018 di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2019).

Menurut Perry, sebenarnya Indonesia tengah melakukan reformasi struktural. Pertama, pengembangan infrastruktur, perbaikan iklim investasi dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan daya saing.

Kedua, mendorong industri di Indonesia dengan melakukan ekspor barang jadi dari industri otomotif, garmen, elektronik, sepatu, dan lainnya.

"Ketiga bagaimana manfaatkan ekonomi dan keuangan digital dorong keuangan inklusif. Ekonomi keuangan digital dapat berperan penting mendorong ekonomi, angkat UMKM, angkat pariwisata, angkat inklusi keuangan," tutur dia.

Terakhir keempat, di bidang pembiayaan, BI akan memperkuat sinergi bidang pembiayaan melalui mobilisasi simpanan di pasar modal dan instrumen lainnya.

Dalam hal ini, BI pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi dalam jangka menengah bisa mencapai 5,5 persen - 6,1 persen. Untuk diketahui, pada tahun 2018, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,17 persen.

"Itulah yang akan membawa prospek ekonomi Indonesia lebih baik. BI yakin itu membaik," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur BI Beberkan Cara Indonesia Menahan Gempuran Ekonomi Global

Gubernur BI Beberkan Cara Indonesia Menahan Gempuran Ekonomi Global

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 11:18 WIB

Menperin: Indonesia Butuh 4 Juta Wirausaha Baru untuk Penguatan Ekonomi

Menperin: Indonesia Butuh 4 Juta Wirausaha Baru untuk Penguatan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 17:56 WIB

Investor Asing Makin Naksir Indonesia, Aliran Modal per Februari Rp 63 T

Investor Asing Makin Naksir Indonesia, Aliran Modal per Februari Rp 63 T

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2019 | 21:19 WIB

Terkini

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB