Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI: Tak Ada Alasan Ekonomi Indonesia Tak Tumbuh di 2019

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 27 Maret 2019 | 14:20 WIB
BI: Tak Ada Alasan Ekonomi Indonesia Tak Tumbuh di 2019
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut tak ada alasan lagi ekonomi Indonesia pada 2019 tak bisa membaik. Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) itu yakin ekonomi Indonesia bakal membaik sepanjang 2019.

Perry menjelaskan, menurut dia reformasi struktural jadi kunci untuk membawa ekonomi Indonesia stabil dalam gempuran gejolak ekonomi global hingga saat ini. Apalagi, tekanan ekonomi global pada tahun 2019 menurut BI tidak separah tahun 2018.

"Harus jaga konsistensi bagaimana meningkatkan perekonomian Indonesia lebih baik ke depan. Tentu saja kebijakan reformasi struktural jadi kunci. Itu yang terus dilakukan, konsistensi kebijakan perlu kita lakukan," ujar Perry dalam peluncuran Buku Perekonomian Indonesia 2018 di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2019).

Menurut Perry, sebenarnya Indonesia tengah melakukan reformasi struktural. Pertama, pengembangan infrastruktur, perbaikan iklim investasi dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan daya saing.

Kedua, mendorong industri di Indonesia dengan melakukan ekspor barang jadi dari industri otomotif, garmen, elektronik, sepatu, dan lainnya.

"Ketiga bagaimana manfaatkan ekonomi dan keuangan digital dorong keuangan inklusif. Ekonomi keuangan digital dapat berperan penting mendorong ekonomi, angkat UMKM, angkat pariwisata, angkat inklusi keuangan," tutur dia.

Terakhir keempat, di bidang pembiayaan, BI akan memperkuat sinergi bidang pembiayaan melalui mobilisasi simpanan di pasar modal dan instrumen lainnya.

Dalam hal ini, BI pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi dalam jangka menengah bisa mencapai 5,5 persen - 6,1 persen. Untuk diketahui, pada tahun 2018, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,17 persen.

"Itulah yang akan membawa prospek ekonomi Indonesia lebih baik. BI yakin itu membaik," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur BI Beberkan Cara Indonesia Menahan Gempuran Ekonomi Global

Gubernur BI Beberkan Cara Indonesia Menahan Gempuran Ekonomi Global

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 11:18 WIB

Menperin: Indonesia Butuh 4 Juta Wirausaha Baru untuk Penguatan Ekonomi

Menperin: Indonesia Butuh 4 Juta Wirausaha Baru untuk Penguatan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 17:56 WIB

Investor Asing Makin Naksir Indonesia, Aliran Modal per Februari Rp 63 T

Investor Asing Makin Naksir Indonesia, Aliran Modal per Februari Rp 63 T

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2019 | 21:19 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×