Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Anies Tak Ingin Diadu Domba dengan Menhub soal Banjir di Dekat Proyek LRT

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 09 April 2019 | 11:06 WIB
Anies Tak Ingin Diadu Domba dengan Menhub soal Banjir di Dekat Proyek LRT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Stephanus)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluruskan pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang meminta dirinya membuktikan proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) adalah penyebab banjir. Anies menilai hal itu hanya salah paham semata.

Anies mengatakan, permasalahan ini seharusnya tidak diperpanjang karena ada kesalahan persepsi oleh Menteri Budi Karya saat menanggapi sidak ke lokasi banjir di jalan layang Pancoran dan Bawah Tol Becakayu yang dilakukannya pada Kamis (28/3/2019).

"Sudahlah nggak usah diperpanjang, ini persoalannya bukan LRTnya, tapi persoalannya adalah kurang pompa jadi teman-teman (wartawan) juga jangan nanyain ke pihak lain untuk mengadu domba, bukan," kata Anies saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).

Menurut Anies, dirinya tidak menyalahkan tiang pancang proyek LRT Jabodebek di samping jalan layang Pancoran yang menutupi saluran air, dia hanya menyalahkan pihak kontraktor yang tidak menyediakan pompa untuk menyedot genangan saat terjadi hujan lebat.

"Karena pompanya kurang maka terjadi banjir, yang kurang menyediakan pompa adalah pihak kontraktor LRT, jadi kalau yang kurang menyediakan pompanya gedung, ya gedung yang salah, jadi bulan LRT nya tapi pompa yang kurang, karena pompa yang kurang maka terjadi genangan, jadi pompanya harus diberesin, bukan LRTnya," jelasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menekankan bahwa Pemprov DKI mendukung penuh pembangunan infrastruktur transportasi massal yang terintegrasi untuk mengurai kemacetan Ibu Kota.

"Ya jangan diadu-adu, sudahlah kita ini kerja bersama, semua kerja bersama karena itu kondisi di lapangan menunjukan seperti itu," tegas Anies.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menanggapi kemurkaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang murka pada proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek yang menjadi penyebab banjir di bawah jalan layang Pancoran dan underpass Cawang.

Menurut Budi Karya, Anies Baswedan harus mempunyai bukti yang pasti sebelum menuding pembangunan LRT Jabodebek sebagai penyebab banjir.

"Mungkin saya minta Pak Gubernur itu meneliti lebih jauh bahwa kalau berstatement itu kan ada buktinya," ujar Menhub.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini menuturkan, semua pembangunan pasti telah melakukan perencanaan tata lingkungan sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Perhubungan Imbau Pegawainya Pilih Capres yang Fokus ke Tol Laut

Menteri Perhubungan Imbau Pegawainya Pilih Capres yang Fokus ke Tol Laut

Bisnis | Senin, 08 April 2019 | 15:01 WIB

Menhub Klaim Pelabuhan Tanjung Priok Sudah Terbebas dari Praktik Korupsi

Menhub Klaim Pelabuhan Tanjung Priok Sudah Terbebas dari Praktik Korupsi

Bisnis | Senin, 08 April 2019 | 12:23 WIB

Kemang Bakal Direvitalisasi, Koalisi Pejalan Kaki Minta Trotoar Sementara

Kemang Bakal Direvitalisasi, Koalisi Pejalan Kaki Minta Trotoar Sementara

News | Senin, 08 April 2019 | 11:59 WIB

Terkini

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB