BNN : Penyedia Jasa Keuangan Diminta Ikut Berantas Kejahatan Narkoba

Fabiola Febrinastri

Selasa, 16 April 2019 | 19:13 WIB
BNN : Penyedia Jasa Keuangan Diminta Ikut Berantas Kejahatan Narkoba
Rapat Koordinasi BNN dengan penyedia jasa keuangan, di Gedung BNN lantai 7, Jakarta, Senin (15/4/2019). (Dok : BNN)

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) minta agar para penyedia jasa keuangan ikut serta dalam memberantas kejahatan narkoba. Pada prinsipnya, narkoba tidak akan masuk ke Indonesia jika tidak ada yang membayarnya, baik melalui jasa perbankan maupun money changer.

Penyalahgunaan dan peredaran narkoba saat ini kian memprihatinkan. Sebagian besar narkoba yang masuk ke Indonesia berasal dari luar negeri.

 “Narkoba tidak akan masuk Indonesia, jika tidak ada pembayaran melalui jasa penyedia keuangan. Maka tingkatkan kecermatan dan kepedulian, serta kewaspadaan dalam mencegah dan memberantas narkoba,” ujar Kepala BNN, Drs. Heru Winarko, S.H, saat membuka Rapat Koordinasi BNN dengan penyedia jasa keuangan, di Gedung BNN lantai 7, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ia mengatakan, dalam upaya penanggulangan narkoba, semua pihak, termasuk penyedia jasa keuangan harus bersatu mencegah dan memberantas narkoba, dengan mencegah transaksi. Mereka diharapkan bisa mengenali costumer-nya.

Ke depan, BNN akan lebih bersinergi dengan penyedia jasa keuangan, dengan membuka data para bandar narkoba. Dukungan atau partisipasi semua pihak dalam menangkal ancaman narkoba sangat penting, karena kerugian yang ditimbulkan dari kejahatan tersebut sangat masif.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Pemberantasan BNN, Drs. Arman Depari mengatakan, berdasarkan hasil survei BNN dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), kerugian negara mencapai Rp 86,4 triliun. Dari total tersebut, Rp 64 triliun diantaranya digunakan sindikat narkoba untuk belanja narkoba dari luar negeri.

“Transaksi narkoba harus dicegah, tidak boleh dibiarkan. Kita harus selamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba, termasuk mencegah terbuangnya uang secara sia-sia untuk narkoba,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang BNN, Bahagia Dachi, menekankan kembali pentingnya mencegah terjadinya transaksi keuangan.

Rapat Koordinasi BNN dengan Penyedia Jasa Keuangan, di Gedung BNN lantai 7, Jakarta, Senin (15/4/2019). (Dok : BNN)
Rapat Koordinasi BNN dengan Penyedia Jasa Keuangan, di Gedung BNN lantai 7, Jakarta, Senin (15/4/2019). (Dok : BNN)

Menurutnya, perputaran uang yang sedemikian besar di luar negeri, pada akhirnya akan sulit untuk ditarik kembali ke Indonesia. Ia berharap agar pengawasan terhadap nasabah juga diperketat.

baca juga

Menurutnya, sindikat bisa melakukan banyak hal agar bisa melakukan transaksi. Dari hasil pantauannya, Dachi mengatakan, salah satu modus yang digunakan pelaku adalah membeli rekening orang lain. Rekening tersebut kemudian dikuasainya dan dimanfaatkan untuk transaksi narkoba.

Dengan segala dinamika yang ada, Dachi berharap, agar penyedia jasa keuangan, baik yang bergerak di bidang perbankan atau money changer bisa lebih berhati-hati dalam memberikan layanan pada kliennya. Menurutnya, para petugas di bidang ini perlu memiliki kemampuan juga untuk mengidentifikasi profil-profil tertentu yang dicurigai.

“Kami berharap, pertemuan ini bisa mendapatkan kesimpulan untuk melakukan pencegahan,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Dewi Astuti, Direktur Group Pengawas Spesialis Departemen Pengawas Bank 3 OJK, menegaskan kembali bahwa pelaku perbankan tidak boleh santai menghadapi ancaman ini. Jika lalai atau tidak melakukan prosedur sesuai ketentuan, maka pihak perbankan juga bisa dijadikan tersangka.

Ia juga mengingatkan apa yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa bank harus paham betul siapa nasabahnya. Di samping itu, ia juga berpesan agar para pelaku di bidang penyedia jasa keuangan dapat diberikan update tentang persoalan narkoba, sehingga bisa lebih paham dan bisa berkontribusi dalam mencegah kejahatan narkoba lewat jasa keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seribuan Butir Ekstasi dan Ratusan Gram Sabu Disita BNN Mojokerto

Seribuan Butir Ekstasi dan Ratusan Gram Sabu Disita BNN Mojokerto

Jatim | Senin, 01 April 2019 | 14:01 WIB

Sabu 20 Kg Diamankan BNN, Diduga dari Jaringan Malaysia

Sabu 20 Kg Diamankan BNN, Diduga dari Jaringan Malaysia

News | Senin, 25 Maret 2019 | 02:00 WIB

Kemenpan - RB Minta BNN Buka Layanan di Mal Pelayanan Publik

Kemenpan - RB Minta BNN Buka Layanan di Mal Pelayanan Publik

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 08:50 WIB

Tiba di BNN Acungkan Dua Jempol, Andi Arief: Alhamdulillah Siap

Tiba di BNN Acungkan Dua Jempol, Andi Arief: Alhamdulillah Siap

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 15:33 WIB

Terkini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

×