Petugas KPPS Berguguran, Sri Mulyani Singgung Pentingnya Asuransi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 26 April 2019 | 13:44 WIB
Petugas KPPS Berguguran, Sri Mulyani Singgung Pentingnya Asuransi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan masih akan melakukan penghitungan terkait anggaran yang nantinya akan digelontorkan untuk biaya santunan bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami musibah.

"Nanti kita akan hitung kebutuhan anggarannya untuk memenuhi kompensasi tersebut," kata Sri Mulyani usai menjadi pembicara dalam acara Infrastructure Summit 2019 di Universitas Padjajaran, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Jumat (26/4/2019).

Menurutnya, saat ini Kementerian Keuangan terus memantau laporan yang masuk dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait jumlah petugas yang mengalami sakit, kecelakaan bahkan meninggal dunia saat bertugas.

"Kita akan terus memantau berdasarkan laporan dari KPU mengenai berapa jumlah petugas tersebut yang diregister, berapa yang mengalami tadi sakit ada yang mengalami kecelakaan atau dalam hal ini juga sampai meninggal dunia," tukasnya.

Ia mengatakan pentingnya setiap pekerja memiliki asuransi termasuk petugas KPPS sekalipun harus bisa dicover asuransi. Sehingga, ucap dia, ketika terjadi kecelakaan maka otomatis akan tercover asuransi.

"Tentu saja sebetulnya insurance selalu dari sisi suatu pekerjaan ada elemen asuransinya meskipun untuk KPPU kalau mereka sudah terasuransi sebagai apakah asuransi kesehatan atau jiwa itu sebetulnya bisa tercover," jelasnya.

Di Indonesia sendiri, kata dia, memang budaya asuransi itu masih dianggap sebelah mata. Makanya, dia berupaya untuk terus melakukan kampanye terkait pentingnya asuransi untuk masyarakat Indonesia.

"Di Indonesia mungkin kultur asuransi itu menjadi sangat penting, jadi tentu saya berharap mengkampanyekan pentingnya asuransi untuk masyarakat Indonesia," bebernya.

Untuk diketahui, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia, sakit ataupun mengalami kecelakaan masih terus bertambah hingga Kamis (25/4/2019).

baca juga

Petugas KPPS yang meninggal dunia bertambah sebanyak 81 menjadi 225 orang, sedangkan yang sakit bertambah sebanyak 587 orang.

Kontributor : Aminuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPPS Salah Input Data, Kepala Desa Keluhkan Kinerja KPU Sleman

KPPS Salah Input Data, Kepala Desa Keluhkan Kinerja KPU Sleman

Jogja | Jum'at, 26 April 2019 | 12:56 WIB

KPU Pusat Salat Gaib untuk Ratusan KPPS yang Meninggal

KPU Pusat Salat Gaib untuk Ratusan KPPS yang Meninggal

News | Jum'at, 26 April 2019 | 12:34 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Pemilu 2019 Terindikasi Maladministrasi?

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Pemilu 2019 Terindikasi Maladministrasi?

News | Jum'at, 26 April 2019 | 09:11 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×