Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Petugas KPPS Berguguran, Sri Mulyani Singgung Pentingnya Asuransi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 26 April 2019 | 13:44 WIB
Petugas KPPS Berguguran, Sri Mulyani Singgung Pentingnya Asuransi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan masih akan melakukan penghitungan terkait anggaran yang nantinya akan digelontorkan untuk biaya santunan bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami musibah.

"Nanti kita akan hitung kebutuhan anggarannya untuk memenuhi kompensasi tersebut," kata Sri Mulyani usai menjadi pembicara dalam acara Infrastructure Summit 2019 di Universitas Padjajaran, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Jumat (26/4/2019).

Menurutnya, saat ini Kementerian Keuangan terus memantau laporan yang masuk dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait jumlah petugas yang mengalami sakit, kecelakaan bahkan meninggal dunia saat bertugas.

"Kita akan terus memantau berdasarkan laporan dari KPU mengenai berapa jumlah petugas tersebut yang diregister, berapa yang mengalami tadi sakit ada yang mengalami kecelakaan atau dalam hal ini juga sampai meninggal dunia," tukasnya.

Ia mengatakan pentingnya setiap pekerja memiliki asuransi termasuk petugas KPPS sekalipun harus bisa dicover asuransi. Sehingga, ucap dia, ketika terjadi kecelakaan maka otomatis akan tercover asuransi.

"Tentu saja sebetulnya insurance selalu dari sisi suatu pekerjaan ada elemen asuransinya meskipun untuk KPPU kalau mereka sudah terasuransi sebagai apakah asuransi kesehatan atau jiwa itu sebetulnya bisa tercover," jelasnya.

Di Indonesia sendiri, kata dia, memang budaya asuransi itu masih dianggap sebelah mata. Makanya, dia berupaya untuk terus melakukan kampanye terkait pentingnya asuransi untuk masyarakat Indonesia.

"Di Indonesia mungkin kultur asuransi itu menjadi sangat penting, jadi tentu saya berharap mengkampanyekan pentingnya asuransi untuk masyarakat Indonesia," bebernya.

Untuk diketahui, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia, sakit ataupun mengalami kecelakaan masih terus bertambah hingga Kamis (25/4/2019).

Petugas KPPS yang meninggal dunia bertambah sebanyak 81 menjadi 225 orang, sedangkan yang sakit bertambah sebanyak 587 orang.

Kontributor : Aminuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPPS Salah Input Data, Kepala Desa Keluhkan Kinerja KPU Sleman

KPPS Salah Input Data, Kepala Desa Keluhkan Kinerja KPU Sleman

Jogja | Jum'at, 26 April 2019 | 12:56 WIB

KPU Pusat Salat Gaib untuk Ratusan KPPS yang Meninggal

KPU Pusat Salat Gaib untuk Ratusan KPPS yang Meninggal

News | Jum'at, 26 April 2019 | 12:34 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Pemilu 2019 Terindikasi Maladministrasi?

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Pemilu 2019 Terindikasi Maladministrasi?

News | Jum'at, 26 April 2019 | 09:11 WIB

Terkini

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB