Pemerintah Selalu Ingin Petani Bisa Menanam Padi lebih Banyak

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 29 April 2019 | 06:56 WIB
Pemerintah Selalu Ingin Petani Bisa Menanam Padi lebih Banyak
Kementan memperbaiki jaringan irigasi tingkat tersier untuk persawahan padi di Kota Jayapura. (Dok: Kementan)

Suara.com - Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, menyatakan, pemerintah selalu berusaha mencari jalan keluar, agar petani bisa menanam dan memanen padi lebih banyak. Selama ini, petani di lahan rawa selalu merasa puas dengan hasil tanam padi yang dilakukan setahun sekali.

Saat musim hujan, area sawah selalu tergenang air, sehingga tak mungkin ditanami padi. Sebaliknya, saat musim kemarau, lahan rawa menjadi kering.

Menurut Sarwo, prinsip dalam pengelolaan lahan rawa adalah tata kelola irigasi. Menurutnya, prinsin tersebut dapat mengatasi kekurangan air (air baku pertanian) pada musim kemarau. Begitu juga saat musim hujan, bisa membuang kelebihan air, sehingga mampu memproteksi lahan dari genangan banjir.

“Secara operasional bisa melakukan sirkulasi untuk mengatasi masalah kualitas air,” katanya, dalam "Diskusi Program Serasi, Solusi Meningkatkan Produksi Pangan", yang digelar Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) di Jakarta, Rabu (24/4/2019). 

Beberapa kegiatan yang pemerintah lakukan dalam optimasi lahan rawa adalah survei investigasi desain (SID) sederhana terhadap potensi lahan rawa dan rehabilitasi jaringan irigasi. 

“Kita lebih banyak bergerak di jaringan tersier, karen irigasi sekunder dan primer, ada di Kementerian PUPR. Kita di jalur yang seusai peraturan, seperti yang diamanatkan Kementan,” katanya.

Untuk tata kelola air ini, ungkap Sarwo, pemerintah melakukan perbaikan dan pembangunan polder melalui upaya penambahan tinggi polder atau tanggul besar dan tanggul kecil pembatas lahan. Kegiatan lainnya adalah merehabilitasi dan membangun pintu air pada saluran irigasi.

“Kita juga merehabilitasi dan normalisasi saluran irigasi tersier, saluran pembagi, storage atau kolektor, dan saluran pembuang (drainase),” ujarnya. 

Pemerintah juga memberikan bantuan pompa air, pengadaan pip dan gorong-gorong,  pengolahan lahan, dan bantuan alat dan mesin pertanian. 

“Melalui tanaman pangan, kita bantu sarana produksi,  benih, pupuk, dolomit dan herbisida,” tambah Sarwo.

Sementara itu, Setditjen Tanaman Pangan, Bambang Pamudji mengatakan, pihaknya lebih banyak pada kegiatan bantuan saran produksi, seperti benih, pupuk dan dolomit herbisida. Tiap hektare lahan rawa mendapatkan bantuan benih 80 kilogram.

Jumlah tersebut lebih banyak dari budi daya di lahan irigasi, karena pola tanamnya menggunakan sistem tebar. Adapun untuk bantuan dolomit sebanyak 1.000 kilogram per hektare dan herbisiada 5 liter per hektare. 

“Benih yang kita berikan disesuaikan dengan kondisi rawa. Dolomit yang memiliki kekasaran 80, sedangkan herbisida biasa di lahan rawa,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Ini Program Serasi Kementan Difokuskan di Tiga Provinsi

Tahun Ini Program Serasi Kementan Difokuskan di Tiga Provinsi

Bisnis | Jum'at, 26 April 2019 | 08:15 WIB

Bantuan Alsintan Diharapkan Gugah Semangat Anak Muda untuk Bertani

Bantuan Alsintan Diharapkan Gugah Semangat Anak Muda untuk Bertani

Bisnis | Kamis, 25 April 2019 | 08:05 WIB

Kementan : Alsintan Diberikan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kementan : Alsintan Diberikan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Bisnis | Rabu, 24 April 2019 | 08:03 WIB

Sektor Pertanian Makin Digemari Generasi Muda, Ini 10 Alasannya...

Sektor Pertanian Makin Digemari Generasi Muda, Ini 10 Alasannya...

Bisnis | Senin, 22 April 2019 | 09:02 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB