Harus Berbenah, Sri Mulyani Ingin UMKM Indonesia Jadi Tumpuan Ekonomi

Pebriansyah Ariefana, Achmad Fauzi

Selasa, 30 April 2019 | 14:55 WIB
Harus Berbenah, Sri Mulyani Ingin UMKM Indonesia Jadi Tumpuan Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Suara.com/Fauzi)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia agar bisa berbenah. Terutama, dari sisi pengembangan usaha dan tata kelola perusahaan. Hal ini agar, UMKM bisa berkompetitif dengan usaha yang lainnya.

Mantan Direktur Pelaksan Bank Dunia ini mencotohkan UMKM di negara seperti Korea Selatan, Thailand, dan Jepang yang sangat kompetitif dan menjadi tumpuan ekonomi di negaranya.

"Di sini keinginan kita agar UMKM makin lama akan berubah menjadi pelaku ekonomi yang makin formal dan miliki kapasitas. Kunci sukses negara seperti Thailand, Korsel dan Jepang. Itu karena kualitas UMKM sangat baik, kompetitif, efisien dan sudah masuk dalam sektor formal yang produktif," kata dia, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Menurut Wanita yang akrab disapa Ani ini, UMKM Indonesia masih perlu diajari soal pengembangan usaha, mulai dari pendesainnya usaha, tata kelola usaha, sampai pembukuan usaha.

Dengan begitu, sambung dia, bisnis UMKM tak mandek di level bawah saja, tapi bisa berkembang, bahkan bisa menjadi suatu perusahaan formal.

"Sisi kewajiban UMKM maish perlu dilakukan pembinaan dan pendidikan. Sebab sisi karakter usaha UMKM belum betul-betul fokus lakukan kegiatan ekonomi yang ditekuninya dan sering tidak lakukan," jelas dia.

Sri Mulyani menambahkan pemerintah saat tengah berusaha mengembankan UMKM lewat akses pendanaan UMKM untuk mengakses pendanaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) lewat perbankan.

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga menggandeng 27 Instansi yang terdiri dari 21 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan pendidikan dan pembianaan UMKM.

"Kenapa ini penting kita tahu bahwa di Indonesia pelaku usaha kecil dan menengah sifatnya mayoritas dalam jumlah pelaku lebih dari 50 persen atau 60 persen dari perkeonomian kita. Mereka lha secara kegiatan ekonomi tidak besar tapi ciptakan banyak atau menciptakan pekerjaan diri sendiri," tutup dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Petugas KPPS Meninggal Dunia Bakal Terima Santunan Rp 36 Juta

Keluarga Petugas KPPS Meninggal Dunia Bakal Terima Santunan Rp 36 Juta

Bisnis | Senin, 29 April 2019 | 12:19 WIB

Petugas KPPS Berguguran, Sri Mulyani Singgung Pentingnya Asuransi

Petugas KPPS Berguguran, Sri Mulyani Singgung Pentingnya Asuransi

Bisnis | Jum'at, 26 April 2019 | 13:44 WIB

TOK... Menteri Keuangan Sri Mulyani Setujui Duit Santunan KPPS Meninggal

TOK... Menteri Keuangan Sri Mulyani Setujui Duit Santunan KPPS Meninggal

Bisnis | Kamis, 25 April 2019 | 13:12 WIB

Jelang Ramadan, Sri Mulyani Berharap Inflasi Rendah Agar Konsumsi Naik

Jelang Ramadan, Sri Mulyani Berharap Inflasi Rendah Agar Konsumsi Naik

Bisnis | Rabu, 24 April 2019 | 16:43 WIB

Jokowi Berharap Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Tahun 2020

Jokowi Berharap Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Tahun 2020

Bisnis | Selasa, 23 April 2019 | 19:27 WIB

Terkini

Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar

Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:23 WIB

Rekor Sejak 2020, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Hampir 9 Persen Usai Pemilu AS

Rekor Sejak 2020, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Hampir 9 Persen Usai Pemilu AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:17 WIB

Sidang Eksepsi Kasus Pemerasan Rp168 M, Silmy Karim Kutip Al-Maidah dan Bantah Kena OTT

Sidang Eksepsi Kasus Pemerasan Rp168 M, Silmy Karim Kutip Al-Maidah dan Bantah Kena OTT

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:16 WIB

Ketika Feodalisme Berhadapan dengan Hak Rakyat, Jogja Istimewa untuk Siapa?

Ketika Feodalisme Berhadapan dengan Hak Rakyat, Jogja Istimewa untuk Siapa?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:15 WIB

Yordania Umumkan Pembatalan Duel Kontra Timnas Indonesia, PSSI yang Meminta

Yordania Umumkan Pembatalan Duel Kontra Timnas Indonesia, PSSI yang Meminta

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 17:14 WIB

Silmy Karim Bantah Terjaring OTT KPK: Saya Datang Sendiri, Bukan Tertangkap Tangan

Silmy Karim Bantah Terjaring OTT KPK: Saya Datang Sendiri, Bukan Tertangkap Tangan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:11 WIB

Target Baru Harga Emas, Bisa Tembus Rekor Pada Pergantian Tahun

Target Baru Harga Emas, Bisa Tembus Rekor Pada Pergantian Tahun

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:10 WIB

Hyundai Garap Teknologi AI untuk Derek Beban Berat dan Off-Road

Hyundai Garap Teknologi AI untuk Derek Beban Berat dan Off-Road

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 17:10 WIB

Di Balik Kemudi Taksi, Ada Perempuan-Perempuan yang Berjuang Mengubah Masa Depan Keluarga

Di Balik Kemudi Taksi, Ada Perempuan-Perempuan yang Berjuang Mengubah Masa Depan Keluarga

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:08 WIB

Silmy Karim Akui Ada 'Uang Loket' di Imigrasi: Ada Jauh Sebelum Saya Menjabat!

Silmy Karim Akui Ada 'Uang Loket' di Imigrasi: Ada Jauh Sebelum Saya Menjabat!

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:07 WIB

×