Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Pengamat Menilai Asuransi Usaha Tanaman Padi dari Kementan Berhasil Baik

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 04 Mei 2019 | 07:30 WIB
Pengamat Menilai Asuransi Usaha Tanaman Padi dari Kementan Berhasil Baik
Ilustrasi sawah, ilustrasi padi. (Dok : Kementan)

Suara.com - Berdasarkan informasi, luas sawah yang telah masuk dalam Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) sejak 2015 hingga triwulan pertama 2019 mencapai sekitar 2.549.903 hektare. Jumlah ini dinilai cukup signifikan dan berhasil baik.

Hal tersebut dikemukakan pengamat asuransi pertanian, Irvan Rahardjo. Menurutnya, Program AUTP  yang digencarkan Kementerian Pertanian (Kementan) ke petani sangat membantu dalam melindungi areal persawahan mereka. 

“Meskipun masih jauh dari target, yaitu 14 juta hektare sawah, tapi dalam empat tahun mampu menembus mendekati 1 juta hektare lahan sawah. Ini tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Irvan mengungkapkan, AUTP dapat disebut sebagai kepedulian Kementan terhadap petani. Petani tak perlu merasa khawatir jika sawahnya gagal panen akibat banjir, kekeringan dan hama.

Dengan AUTP, para petani juga dapat merasakan pemberdayaan dan pembinaan yang menjadi tujuan kerja Kementan.

“Meskipun tidak memperoleh penggantian kerugian seluruhnya, tapi asuransi bisa membantu petani bila gagal panen. Ada subsidi premi 80 persen dari pemerintah,” ucap Irvan.

Ia mengimbau, ke depan, AUTP meningkatkan koordinasi agar lebih efektif, terutama kepadakelompok usaha tani. Misalnya, Irvan menuturkan, dikaitkan dengan skema subsidi pupuk pertanian. 

"Di situ disusun bahwa para petani yang ikut dalam program AUTP juga memperoleh subsidi pupuk," sarannya.

Berdasarkan data Kementan, target AUTP 2015 yang ditetapkan adalah 1 juta hektare dan terealisasi 233.499,55 hektare (23,35 persen), serta klaim asuransi 3.858 hektare (1,65 persen). Sementara target 2016 hanya 500.000 hektare, lantaran ada kebijakan pemotongan anggaran, dengan realisasi 499.962,25 hektare (99,99 persen) dan klaim asuransi mencapai 13.192 hektare (2,64 persen).

Target AUTP 2017 adalah 1 juta hektare, dengan realisasi 997.666,53 hektare (99,99 persen), sementara klaim asuransi 24.096 hektare (2,41 persen).

Sebagaimana diketahui, AUTP menawarkan ganti rugi Rp 6 juta per hektare per musim tanam (MT), masa pertanggunggan sampai panen selama empat bulan. Premi asuransi sebesar Rp 180.000 per hektare per musim tanam. 

“Pemerintah memberi subsidi Rp 144.000 dan petani hanya dibebani Rp 36.000 per hektare. Sejauh ini, respons petani terhadap program asuransi pertanian cukup baik,” kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy.

Ia optimistis, peserta asuransi pertanian akan terus meningkat. PT Jasa Asuransi Pertanian (Jasindo) sebagai pengelola sudah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP).

Aplikasi SIAP merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pertanian dengan Jasindo untuk mempermudah pendaftaran dan pendataan asuransi.

Menurutnya, aplikasi SIAP menjadi salah satu jawaban atas keluhan para dinas pertanian di seluruh Indonesia dan beberapa pihak lainnya mengenai penyajian data atau pendaftaran asuransi tani.

“Beberapa catatan audit tidak boleh berulang, baik administrasi maupun manajerial, bahkan sampai menimbulkan kerugian negara. Khusus asuransi pertanian, aplikasi SIAP ini dapat mengatasi permasalahan tersebut,” pungkas Sarwo Edhy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam 5 Tahun, Level Mekanisasi Pertanian Indonesia Meningkat 236%

Dalam 5 Tahun, Level Mekanisasi Pertanian Indonesia Meningkat 236%

Bisnis | Jum'at, 03 Mei 2019 | 08:40 WIB

Antisipasi Dampak El Nino di Jabar, Kementan Jaga Pasokan Air

Antisipasi Dampak El Nino di Jabar, Kementan Jaga Pasokan Air

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2019 | 08:31 WIB

Kementan Minta Petani Daftarkan Diri ke Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan Minta Petani Daftarkan Diri ke Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Rabu, 01 Mei 2019 | 07:56 WIB

Indonesian Dapat Royalti 5 Miliar dari Hasil Penjualan Benih Impatient

Indonesian Dapat Royalti 5 Miliar dari Hasil Penjualan Benih Impatient

Bisnis | Selasa, 30 April 2019 | 19:06 WIB

Terkini

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:45 WIB