Jelang Puasa Ramadan, Penjual Kembang Kuburan Banjir Rezeki

Iwan Supriyatna

Minggu, 05 Mei 2019 | 12:14 WIB
Jelang Puasa Ramadan, Penjual Kembang Kuburan Banjir Rezeki
Pedagang bunga tabur untuk ziarah ke makam di depan pasar kota Gresik, Minggu (7/5/2019). (Suara.com/Tofan Kumara)

Suara.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, penjual bunga musiman untuk berziarah ke makam mulai membludak di depan pasar baru kota Gresik, Minggu (5/5/2019).

Tradisi nyekar (ziarah) ke makam leluhur sebelum bulan puasa itu menjadi berkah bagi pedagang bunga yang mulai bermunculan di sekitar pasar kota Gresik yang semula hanya bisa di hitung dengan jari.

Sebagian besar penjual kembang itu didominasi perempuan warga sekitar pasar yang memanfaatkan momen tahun ini.

Untuk jenis bunga yang dijual bervariasi harganya, ada yang dijual seharga Rp 5.000, ada yang Rp 10.000 hingga Rp 30.000 tergantung isi bunga yang diinginkan pembeli.

Ahmad (32) yang sudah berjualan bunga tabur selama delapan tahun itu mengaku penghasilan berjualan bunga meningkat jelang bulan puasa.

Jika hari-hari biasa penghasilnya dari berjualan bunga hanya puluhan ribu, kali ini bisa mencapai ratusan ribu.

Ia pun menyebut tidak terlalu khawatir dengan munculnya banyak penjual bunga di sekitar pasar jelang ramadan. Baginya, hal seperti itu sudah biasa setiap tahun.

"Alhamdulillah, penghasilan bertambah. Jika hari biasa hanya ribuan, kali ini bisa puluhan bahkan ratusan ribu," kata Ahmad.

"Saya tidak khawatir banyak bermunculan penjual bunga, rejeki sudah ada yang mengatur. Ini sudah biasa setiap tahun," tambah warga Sido Rukun, Gresik itu.

baca juga

Ahmad mengaku, bunga-bunga yang dijual sedikit naik harganya disebabkan di tingkat pengepul harga bunga juga naik. Sehingga untuk bisa dibeli oleh konsumen, ia kemudian mensiasati dengan mengemas di kantong plastik.

"Harga di pengepul sedikit naik, jadi saya siasati dengan mengemas di kantong plastik. Ada juga konsumen yang membeli hanya dua macam bunga, ada juga yang tiga rupa bunga. Harga juga menyesuaikan," terangnya.

Mayoritas masyarakat Gresik memang melakukan ziarah kubur tiga hari hingga sehari sebelum datangnya bulan Ramadan. Tidak jarang, warga yang kerja di luar kota seperti di Surabaya dan Malang menyempatkan pulang untuk berziarah.

Kontributor : Tofan Kumara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Janji Tak Hanya Harga Bawang Putih yang Turun, Sembako Juga

Mentan Janji Tak Hanya Harga Bawang Putih yang Turun, Sembako Juga

Bisnis | Minggu, 05 Mei 2019 | 11:38 WIB

Mentan Ancam Importir Nakal yang Permainkan Harga Bawang Putih

Mentan Ancam Importir Nakal yang Permainkan Harga Bawang Putih

Bisnis | Minggu, 05 Mei 2019 | 11:08 WIB

Mentan Klaim Harga Bawang Putih Bakal Turun ke Rp 30.000 Per Kg

Mentan Klaim Harga Bawang Putih Bakal Turun ke Rp 30.000 Per Kg

Bisnis | Minggu, 05 Mei 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×