Jual Kurma di Tanah Abang Mendadak Tajir, Untung Rp 5 Juta Sehari

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 10 Mei 2019 | 17:32 WIB
Jual Kurma di Tanah Abang Mendadak Tajir, Untung Rp 5 Juta Sehari
Pembeli memilih kurma di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (2/5). [Suara.con/Arief Hermawan P]

Suara.com - Pedagang kurma di Pasar Tanah Abang, Jakarta mendadak tajir atau kaya. Mereka mengalami peningkatan hingga 100 persen menyusul tingginya permintaan konsumen.

Seorang pedagang, Yulia mengaku bila pada Ramadhan tahun lalu usahanya tersebut dalam sehari mampu menghasilkan keuntungan Rp 5 juta. Namun lima hari jelang masuknya bulan Ramadhan tahun ini, dalam satu hari ia mampu meraup keuntungan Rp 10 juta.

"Peningkatannya pesat sekali, dibanding Ramad an tahun lalu," kata Yulia di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Meskipun mengalami peningkatan yang cukup signifikan, ia mengaku tidak memberlakukan kenaikan harga.

"Harga kurma masih sama seperti sebelum Ramadhan, tidak ada kenaikan, kualitasnya pun sama masih bagus," kata Yulia.

Dia menjelaskan beberapa jenis kurma yang ia jual seperti kurma jenis Khalas per kilogramnya Rp 35.000, kurma jenis Mesir Rp 45.000, jenis Madinah Madu Rp 50.000, Tunisia curah tanpa tangkai Rp 65.000, Tunisia curah pakai tangkai Rp 80.000.

Kemudian Kurma Sukari dari Madina dijual Rp110.000 per kilogram, Medjool Rp225.000 per kilogram dan Kurma Nabi Ajwa yang didatangkan langsung dari Makkah Rp300.000 per kilogram.

Naiknya penjualan kurma selama bulan Ramadhan juga dirasakan pedagang kurma dan oleh-oleh haji di Blok C Pasar Tanah Abang, Gofur.

“Satu pekan sebelum Ramadhan omzet puluhan juta rupiah, dua kali lipat dari hari biasanya, pokoknya kalau Ramadhan dan Lebaran Haji, mantap betul,” kata Gofur.

baca juga

Terkait dengan harga kurma, Gofur menjelaskan tiap tempat dan pedagang punya patokan harga yang berbeda. Satu kilogram aneka jenis kurma dibanderol mulai Rp40.000 hingga Rp350.000.

“Paling murah Kurma Khalas harganya Rp40.000 per kilogram, kalau yang paling mahal Kurma Nabi Rp350.000 per kilogram,” kata Gofur.

Gofur menjelaskan Kurma Nabi dibandrol mahal karena kurma itu asli dari Makkah, “Kurma asli dari Makkah, warnanya hitam pekat, buahnya lebih besar dan kering. Biasanya ini buat obat diabetes, jantung, stroke, dan darah tinggi. Banyak yang mencari buat pengobatan,” kata Gofur.

Pedagang kurma Pasar Tanah Abang ini mendapat pasokan kurma dari para agen maupun importir kurma langsung. Namun, ada pula beberapa wiraniaga yang rutin menawarkan kurma dalam kemasan kardus.

"Kurma kiloan ini biasanya dapat dari daerah Jakarta Kota. Biasanya orang Arab langsung nawarin ke kami. Kalau yang kurma kemasan kardus isi setengah kilo ini biasanya penjual yang menawarkan," kata Gofur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan 3 Kurma Setiap Hari dalam Seminggu, Rasakan 5 Manfaat Ini!

Makan 3 Kurma Setiap Hari dalam Seminggu, Rasakan 5 Manfaat Ini!

Health | Rabu, 08 Mei 2019 | 06:25 WIB

Kamu Perlu Tahu! Ini Efek Samping Buah Kurma Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak

Kamu Perlu Tahu! Ini Efek Samping Buah Kurma Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak

Health | Kamis, 02 Mei 2019 | 07:53 WIB

Pasar Tanah Abang Blok G Dibongkar, 500 Pedagang Direlokasi

Pasar Tanah Abang Blok G Dibongkar, 500 Pedagang Direlokasi

News | Rabu, 24 April 2019 | 12:50 WIB

Jelang Ramadan, Pemprov DKI Antisipasi Serbuan PKL di Pasar Tanah Abang

Jelang Ramadan, Pemprov DKI Antisipasi Serbuan PKL di Pasar Tanah Abang

News | Rabu, 24 April 2019 | 12:16 WIB

Dilanda Kebakaran, Pedagang Pasar Tanah Abang Ngaku Rugi Banyak

Dilanda Kebakaran, Pedagang Pasar Tanah Abang Ngaku Rugi Banyak

News | Senin, 22 April 2019 | 14:20 WIB

Terkini

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:50 WIB

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:47 WIB

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 13:45 WIB

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

×