Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Tergerus Mesin Print, Industri Batik Tulis di Solo Terancam Punah

Iwan Supriyatna

Selasa, 14 Mei 2019 | 11:25 WIB
Tergerus Mesin Print, Industri Batik Tulis di Solo Terancam Punah
Seorang pembatik tengah bekerja. (Suara.com/Ari Purnomo)

Suara.com - Pesona batik tulis di wilayah Solo memang sempat moncer pada zaman dahulu. Kondisi ini lantas menghadirkan banyak perajin batik tulis. Terutama yang mempunyai keahlian untuk membatik secara manual.

Mengingat tidak sembarang orang bisa menjadi pembatik. Keahlian ini biasanya didapatkan secara turun temurun. Dari orang tua dan diturunkan kepada anak-anaknya.

Akan tetapi, kondisi tersebut langsung terguncang disaat hadirnya peralatan modern. Terutama alat printing yang bentuknya hampir sama dengan alat sablon.

Zaman kejayaan batik tulis pun mulai goyah. Dan perlahan, pesona dari batik tulis di Solo mulai redup, seiring dengan pesatnya perkembangan printing.

Perajin Batik Tulis di Kampung Batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah. [Suara.com/Ari Purnomo]
Perajin Batik Tulis di Kampung Batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah. [Suara.com/Ari Purnomo]

Bagi para pengusaha batik, printing bukanlah batik. Karena, proses pembuatannya tidak menggunakan lilin atau malam yang menjadi bahan utama untuk membatik.

Akan tetapi, masyarakat seolah tidak mau tahu masalah itu. Karena banyak yang beranggapan bahwa batik adalah motif yang ada pada sebuah kain. Tanpa peduli bahan apa yang digunakan untuk membuatnya.

Seorang pengusaha batik di Kampung Batik Laweyan, Solo, Alpha Febela Priyatmono menuturkan, gempuran printing membuat industri batik tulis di Laweyan hancur.

Banyak yang akhirnya gulung tikar karena tidak bisa bertahan. Mereka tidak bisa beradaptasi dengan masuknya printing.

"Dampak kehadiran printing itu sangat dasyat. Yang tidak bisa bertahan akhirnya tutup. Dan perlahan batik tulis terus menyusut," terangnya kepada Suara.com, Selasa (14/5/2019).

baca juga

Keterpurukan batik tulis semakin diperparah dengan sulitnya regenerasi para perajin batik. Bahkan sampai saat ini, perajin batik tulis rata-rata berusia di atas 45 tahun. Hanya ada beberapa saja yang masih berusia di bawah 40 tahun.

"Ya memang usianya sudah di atas 45 tahun. Kalau di tempat saya ada juga yang di atas 50 tahun," terangnya.

Selama ini, menurut Alpha, jarang yang mau meneruskan menjadi perajin batik. Para generasi muda memilih untuk mencari pekerjaan lain daripada menjadi pembatik. Kondisi inilah yang kemudian membuat kondisi batik tulis semakin tidak menentu.

"Regenerasi memang sulit, makanya kami berupaya untuk memberikan pemahaman kepada generasi penerus, terutama kepada para pelajar untuk mengenal batik, terutama batik tulis. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan membatik," katanya.

Seperti bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk mengadakan kegiatan di kampung Batik Laweyan. Kemudian para siswa dikenalkan dengan batik tulis. Selain itu, ada juga pelatihan membuat batik dan kegiatan yang lainnya.

Alpha berharap, dengan upaya yang dilakukannya tersebut bisa sedikit membangkitkan gairah bagi para generasi muda untuk kembali mencintai batik.

Sehingga, batik tidak hanya menjadi bagian dari Indonesia saja, tetapi juga bisa dilestarikan sebagai warisan budaya yang sudah diakui oleh dunia.

Kontributor : Ari Purnomo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Serbu Tempat Penukaran Uang Baru di Solo Balapan

Warga Serbu Tempat Penukaran Uang Baru di Solo Balapan

Bisnis | Senin, 13 Mei 2019 | 22:01 WIB

Rizieq Diklaim Pernah Tolak Rp 1 Triliun untuk Hentikan Aksi Anti Ahok

Rizieq Diklaim Pernah Tolak Rp 1 Triliun untuk Hentikan Aksi Anti Ahok

News | Senin, 13 Mei 2019 | 19:34 WIB

Kembang Kempis Industri Batik Tulis di Solo (Bagian l)

Kembang Kempis Industri Batik Tulis di Solo (Bagian l)

Bisnis | Senin, 13 Mei 2019 | 19:28 WIB

Terkini

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:51 WIB

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:48 WIB

×