Kembang Kempis Industri Batik Tulis di Solo (Bagian l)

Chandra Iswinarno

Senin, 13 Mei 2019 | 19:28 WIB
Kembang Kempis Industri Batik Tulis di Solo (Bagian l)
Perajin Batik Tulis di Kampung Batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah. [Suara.com/Ari Purnomo]

Suara.com - Kota Solo memang sangat identik dengan batik. Batik menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan saat berkunjung ke kota budaya ini. Untuk mendapatkan batik di Solo tergolong mudah, karena ada banyak lokasi yang menjadi pusat batik. Sebut saja Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman, Pasar Klewer, Pusat Grosir Solo, maupun pusat batik yang lainnya.

Namun, kebanyakan batik yang tersedia di pasaran bukanlah batik tulis atau tradisional, melainkan batik cap atau malahan printing batik. Bagi perajin batik, printing bukanlah jenis batik, tetapi sablon dengan motif batik.

Pembedaan tersebut dilakukan karena printing tidak memenuhi satu syarat utama sebuah batik, yakni menggunakan malam atau lilin yang menjadi bahan utama dalam proses membuat batik.

Jauh sebelum hadirnya batik modern, batik tulis Solo begitu digandrungi. Kondisi ini mendorong tumbuhnya industri batik di beberapa lokasi. Salah satunya di Kampung Batik Laweyan.

Dahulu, di kampung yang sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya ini terdapat ratusan pengusaha batik. Batik tulis ini mengalami perkembangan pesat mulai tahun 1940-an. Pun batik tulis sempat mencapai masa keemasannya sebelum tahun 1970. Akan tetapi, sekitar tahun 1970an pamor batik tulis mulai luntur.

"Ini disebabkan hadirnya peralatan modern, seperti batik cap dan printing. Meskipun saat itu, printing masih dilakukan secara manual," terang salah satu pengusaha batik di Laweyan, Alpha Febela Priyatmono kepada Suara.com, Senin (14/5/2019).

Harga yang tidak berimbang membuat posisi batik tulis semakin tergerus. Lantaran, harga batik tulis bisa mencapai ratusan ribu bahkan di atas Rp 1 juta untuk satu lembar kain. Sedangkan, printing hanya berkisar belasan hingga puluhan ribu saja. Tak heran, jika banyak yang bergeser untuk memilih printing.

Alpha menyampaikan, selain masalah harga, lamanya proses pengerjaan juga menjadi salah satu penyebabnya. Batik tulis membutuhkan waktu yang cukup lama hanya untuk menyelesaikan selembar kain saja.

"Sedangkan untuk batik cap atau printing relatif lebih cepat. Batik tulis bisa sampai berbulan-bulan, kalau untuk printing hanya hitungan jam saja," imbuhnya.

baca juga

Semakin hari, kondisi batik tulis semakin tidak menentu. Kondisi ini pula yang membuat puluhan pengusaha batik akhirnya bangkrut dan meninggalkan usaha yang sudah dirintis sejak lama.

"Dari ratusan pengusaha batik, hanya tersisa belasan saja. Yang lainnya tutup," imbuh Alpha. Bahkan, Alpha sendiri menjadi salah satu yang terdampak adanya printing tersebut.

Alpha menuturkan, dirinya sempat berhenti selama lebih kurang 16 tahun. Peminat yang semakin menyusut serta kalah saing dengan printing menjadi salah satu penyebabnya.

Kontributor : Ari Purnomo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik, Ada Alquran Batik di Solo

Unik, Ada Alquran Batik di Solo

Lifestyle | Senin, 13 Mei 2019 | 14:13 WIB

5 Pengrajin Batik Binaan BNI Unjuk Gigi di Gelar Batik Nusantara 2019

5 Pengrajin Batik Binaan BNI Unjuk Gigi di Gelar Batik Nusantara 2019

Lifestyle | Kamis, 09 Mei 2019 | 09:13 WIB

Lagi Tren Batik Printing, Ini Pendapat Yayasan Batik Indonesia

Lagi Tren Batik Printing, Ini Pendapat Yayasan Batik Indonesia

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2019 | 17:33 WIB

Keren Banget, Siswa SMA Di Majenang Bikin Seragam Batik Sendiri!

Keren Banget, Siswa SMA Di Majenang Bikin Seragam Batik Sendiri!

Lifestyle | Jum'at, 03 Mei 2019 | 10:55 WIB

Keren Banget, Batik Karya Penyandang Difabel Ini Dipamerkan di Inacraft

Keren Banget, Batik Karya Penyandang Difabel Ini Dipamerkan di Inacraft

Lifestyle | Kamis, 25 April 2019 | 21:07 WIB

Terkini

2 Tahun Prabowo-Gibran: Antara Janji Sejahtera dan Realitas Harga di Pasar

2 Tahun Prabowo-Gibran: Antara Janji Sejahtera dan Realitas Harga di Pasar

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Malaysia Minta Negara ASEAN Perketat Pengawasan Titik Panas Kebakaran Hutan Indonesia

Malaysia Minta Negara ASEAN Perketat Pengawasan Titik Panas Kebakaran Hutan Indonesia

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Bukan Sekadar Main Gadget, Begini Cara Teknologi Bisa Jadi Media Belajar Anak

Bukan Sekadar Main Gadget, Begini Cara Teknologi Bisa Jadi Media Belajar Anak

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Suahasil Rombak Lagi Pejabat Kemenkeu, Ada Dirjen hingga Staf Ahli

Suahasil Rombak Lagi Pejabat Kemenkeu, Ada Dirjen hingga Staf Ahli

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Prabowo Sering Dapat Laporan Ekonomi RI Baik-baik Saja, Purbaya: Pejabat Lapor Asal Bapak Senang

Prabowo Sering Dapat Laporan Ekonomi RI Baik-baik Saja, Purbaya: Pejabat Lapor Asal Bapak Senang

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV

Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:31 WIB

LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok

LEPAS Pamerkan Fitur Parkir Otomatis dan Daya Listrik V2L di Tiongkok

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Arema FC Resmi Pecat Marcos Santos usai Dibantai Persija Jakarta

Arema FC Resmi Pecat Marcos Santos usai Dibantai Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Catat Tanggalnya! NCT Dream Bagikan Jadwal Teaser Album Dream After Dream

Catat Tanggalnya! NCT Dream Bagikan Jadwal Teaser Album Dream After Dream

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pramono Gelisah Polusi Udara Belum Lenyap Jelang Jakarta Running Festival: Saya Nggak Bisa Tidur

Pramono Gelisah Polusi Udara Belum Lenyap Jelang Jakarta Running Festival: Saya Nggak Bisa Tidur

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:19 WIB

×