PLN Berangkatkan 7.000 Pemudik Gratis Melalui Bus dan Kapal Laut

Fabiola Febrinastri
PLN Berangkatkan 7.000 Pemudik Gratis Melalui Bus dan Kapal Laut
PLN memberangkatkan 7 ribu pemudik melalui bus dan kapal Pelni. (Dok : PLN)

Program ini sebagai wujud kepedulian BUMN kepada masyarakat sekitar.

Suara.com - Layanan mudik gratis bersama PLN hadir kembali. Tahun ini, 7.000 pemudik diberangkatkan melalui moda transportasi bus dan kapal Pelni.

Kegiatan bertajuk "Mudik Bareng Guyub Rukun" ini merupakan bagian dari program "BUMN Hadir untuk Negeri".  Acara pelepasan pemudik dilakukan di PLN kantor pusat, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Sebanyak 100 bus disediakan untuk 5.000 pemudik, dengan tujuan beberapa kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, sementara kapal laut diminati 2.000 pemudik. Kedua moda transportasi ini disediakan oleh PLN.

Program mudik gratis yang diperuntukkan bagi pegawai, mitra kerja, tenaga outsource, masyarakat sekitar dan keluarga para pedagang kaki lima yang berada di lingkungan kantor PLN se-Jabodetabek ini juga memberangkatkan pemudik yang berasal dari Program Kementerian ESDM dan Polda Metro Jaya.

Acara pelepasan rombongan bus dan peserta mudik bareng dilakukan oleh VP Public Relation PLN, Dwi Suryo Abdullah. Ia mengungkapkan, pelaksanaan mudik bersama ini melibatkan sinergi antar BUMN dan diharapkan dapat mengurangi tingkat kemacetan, serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Ia juga menyatakan, program ini sebagai wujud kepedulian BUMN kepada masyarakat sekitar.

“Kegiatan mudik gratis dari PLN ini sudah berjalan sejak 2007 dan menjadi program tahunan perusahaan. Program ini juga menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan (corporate social responsibility) kepada masyarakat sekitar PLN untuk bisa menjalankan ritual mudik Lebaran tanpa harus berebut membeli tiket. Tak perlu berdesak-desakkan di atas bus atau kereta api, sehingga acara mudik dengan keluarga menjadi lebih nyaman. Para pemudik diharapkan bisa bersama-sama pulang ke daerah masing-masing sambil mempererat rasa persaudaraan sesama pemudik, sehingga menciptakan 'Mudik Bareng Guyub Rukun',  sesuai tema kegiatan dari Kementerian BUMN,” ujarnya.

Sementara itu, kegembiraan juga diungkapkan warga yang mengikuti mudik gratis. Anton, warga Wonosari, Gunung Kidul, terlihat sumringah saat hadir dalam acara pelepasan.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas bantuan mudik gratis, sehingga dapat berkumpul dengan keluarga, sekaligus bisa merayakan Lebaran di kampung halaman," ujarnya.

Sebelumnya, sebagai upaya menjaga keselamatan perjalanan selama mudik, di hari yang sama juga dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi seluruh awak bus, serta pengecekan kendaraan. Hal ini bertujuan untuk memastikan stamina dan fisik yang prima para awak bus dan upaya mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan mudik ini.

Selain itu, seluruh peserta dan awak bus juga diasuransikan.

PLN memberangkatkan 7 ribu pemudik melalui bus dan kapal Pelni. (Dok : PLN)
PLN memberangkatkan 7 ribu pemudik melalui bus dan kapal Pelni. (Dok : PLN)

Mudik Seru Bareng PLN Naik Kapal
Selain mengadakan mudik gratis menggunakan bus, tahun ini ada yang berbeda. PLN juga mengajak pemudik menikmati kapal laut.

Sebanyak 2.000 pemudik yang mengikuti program mudik menggunakan kapal Pelni ini bisa memilih alternatif rute Jakarta - Surabaya, Pontianak - Surabaya, Makasar - Maumere, dan Makasar - Bau-bau

Untuk Jakarta - Surabaya, pelepasan para pemudik dilakukan oleh Deputi Infrastruktur Bisnis, Hambra Samal, sementara untuk pelepasan pemudik dari Pontianak dan Makasar telah dilakukan sehari sebelumnya, yaitu Selasa (28/5/2019).

Di Makassar, sebanyak 440 pemudik dari program mudik gratis telah diberangkatkan dengan tujuan Maumere dan Bau-bau. Pelepasan dilakukan oleh General Manager PLN UIW Sulselrabar, Bambang Yusuf, di Kantor PLN UIW Sulselrabar.

Selain mendapatkan tiket kapal, masing-masing pemudik juga mendapatkan kaus dan topi, serta tambahan uang saku sebagai bekal dalam perjalanan.

Sementara di Pontianak, sebanyak 962 pemudik diberangkatkan melalui kapal KM Bukit Raya, rute Pontianak menuju Surabaya.

Menurut General Manager PLN UIW Kalbar, Agung Murdifi, program mudik bareng ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat yang ingin berkumpul dan merayakan Lebaran bersama keluarga namun memiliki keterbatasan biaya.

"Kami berharap, program mudik bareng gratis ini dapat membantu masyarakat untuk merayakan Lebaran dengan keluarganya di kampung halaman," ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS