Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Pembangunan Pabrik Baja Asal China di Kendal Senilai Rp 35 T Terganjal RTRW

Iwan Supriyatna

Selasa, 18 Juni 2019 | 13:47 WIB
Pembangunan Pabrik Baja Asal China di Kendal Senilai Rp 35 T Terganjal RTRW
Ilustrasi lembaran baja di pabrik Sunrise Steel, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/2).

Suara.com - Hebei Bishi Steel Group yang merupakan produsen baja asal China berencana mendirikan pabrik baja di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng).

Namun, rencana tersebut rupanya belum bisa terealisasi dalam waktu dekat.

Pembangunan pabrik yang rencana dinamai PT Kendal Steel Indonesia dengan investasi senilai Rp 35 triliun itu belum bisa terealisasi karena lahannya masih terkendala rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Selain karena berada di garis pantai, tempat itu masuk kawasan lindung hutan bakau dan sempadan sungai.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun tidak setuju sebelum ada penyesuaian. Pihaknya pun akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat untuk membahas peraturan presiden dengan kementerian terkait.

Hal itu dilakukan karena selain RTRW, investor juga terkendala existing lingkungan.

"Kalau kita terima, sesuaikan regulasi RTRW serta pertimbangan akan menumbuhkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat atau tidak. Mereka kan biasanya butuh hamparan lahan. Bagaimana kalau desainnya diubah berkelok, sehingga tidak menyalahi regulasi," kata Ganjar saat menerima Kepala Bappeda Jateng, Prasetyo Aribowo, di Puri Gedeh, Kota Semarang, Senin (17/6/2019).

Dalam kesempatan itu, Ganjar menyatakan bahwa dirinya dijanjikan mendapat dukungan penuh dari pemerintah Presiden Joko Widodo untuk kegiatan investasi.

"Jateng di-support karena pertimbangan kondusivitas, hubungan industrial dan pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, hitungan ekses sosial dan lingkungan serta secara detil kabupaten atau kota harus tetap menjaga keseimbangan. Intinya, meski investasi penting, keseimbangan lingkungan tetap harus terjaga," tandasnya.

baca juga

Di Kabupaten Kendal sendiri, untuk pertumbuhan industri luas lahannya mencapai 5.392,03 hektar.

Kawasan industri terpadu 633 hektar dan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) seluas 2.443 hektar. Sedangkan kawasan lindung sebesar 449,414 hektar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, PT Kendal Steel Indonesia merupakan pabrik baja yang akan dibangun hasil kerja sama perusahaan baja asal China, Hebei Bishi Steel Group, dengan perusahaan asal Indonesia, PT Seafer Kawasan Industri.

PT Seafer Kawasan Industri bahkan sudah menyediakan lahan seluas 700 hektare di Kecamatan Patebon, Kendal. Pabrik baja PT Kendal Steel Indonesia itu kabarnya akan menelan investasi senilai Rp 35 triliun dan digadang-gadang menjadi pabrik baja terbesar di Asia.

Berita ini sebelumnya dimuat Solopos.com jaringan Suara.com dengan judul berita "Rencana Produsen Baja asal Tiongkok Bangun Pabrik di Kendal Terganjal RTRW"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Gubernur Jateng 'Akali' Aturan PPDB 2019

Cara Gubernur Jateng 'Akali' Aturan PPDB 2019

Jawa Tengah | Selasa, 18 Juni 2019 | 05:58 WIB

Ganjar Pranowo Ancam Masyarakat yang Masih Berani Terbangkan Balon Udara

Ganjar Pranowo Ancam Masyarakat yang Masih Berani Terbangkan Balon Udara

Jawa Tengah | Rabu, 12 Juni 2019 | 11:08 WIB

SBY dan Megawati Salaman di TMP Kalibata, Ganjar: Semua Senang

SBY dan Megawati Salaman di TMP Kalibata, Ganjar: Semua Senang

Jawa Tengah | Senin, 03 Juni 2019 | 16:06 WIB

Terkini

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:04 WIB

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:03 WIB

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:02 WIB

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:01 WIB

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00 WIB

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara

Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:54 WIB

Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?

Sunscreen dengan Kandungan Alami Apa yang Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Berminyak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:53 WIB

Jaksa Tegaskan Dokter Tifa Tetap Bisa Didakwa Meski Laporan Sudah Dicabut

Jaksa Tegaskan Dokter Tifa Tetap Bisa Didakwa Meski Laporan Sudah Dicabut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:51 WIB

×