BI Optimis Penyaluran Kredit Bisa Tumbuh Hingga 17 Persen Pada 2024

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi
BI Optimis Penyaluran Kredit Bisa Tumbuh Hingga 17 Persen Pada 2024
Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Juda Agung. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Agung menuturkan, pihaknya telah melakukan berbagai cara agar perbankan bisa terus menyalurkan kreditnya.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) optimis penyaluran kredit akan lebih dari 12 - 13 persen. Pasalnya selama ini penyaluran kredit hanya berkisar berkutat diangka tersebut.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Juda Agung mengatakan, penyaluran kredit bakal bisa mencapai 17 persen pada 2024.

"2024 sekitar 17 persen. 3-4 tahun ke depan itu berarti 2022-2023 di range 15-16 persen. Perkiraan kami 3-4 tahun dia (penyaluran kredit) sudah di atas tren," kata Juda saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Agung menuturkan, pihaknya telah melakukan berbagai cara agar perbankan bisa terus menyalurkan kreditnya. Salah satunya, pelonggaran uang muka pembelian rumah atau loan to value.

Selain itu, BI juga menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) sebesae 50 basis poin, yang mana bisa meningkatkan likuiditas sehingga perbankan terus gelontorkan kredit.

"Kita masih dalam tren terus tumbuh. Ada 40 sampai 45 persen. Tapi ini tergantung seberapa cepat pertumvuhan kredit over GPD itu kena ke trennya ini. Kalau ini sebenarnya kita akan dorong supaya trennya lebih tajam. Supaya tumbuhnya lebih cepat," tutur dia.

"Dengan cara pembiayaan dari sekror perbankan tapi dari juga non financing misalnya dari pasar modal obligasi dan sebagainya. Jadi kalau angka ketemunya tergantung tapi kalau ini semakin flat tren semakin flat dan cepat. Tapi perkiraan kita ten sekarang ini masih longgar," pungkas dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS