Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik

Dicky Prastya | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 21:12 WIB
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di sidang debottlenecking yang digelar di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan Purbaya yakin defisit APBN akan turun didorong pertumbuhan pajak 30,8% per Januari 2026.
  • Strategi utama adalah stimulus ekonomi, bukan menaikkan tarif pajak, untuk memulihkan kinerja usaha.
  • Beberapa kebijakan pajak ditunda, seperti e-commerce dan cukai minuman berpemanis, untuk mendukung stimulus ekonomi.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa percaya diri defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa turun tahun ini dari yang sebelumnya tekor 2,92 persen.

Menkeu Purbaya beralasan kalau saat ini penerimaan negara dari pajak mulai tumbuh. Per Januari 2026, penerimaan pajak naik 30,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Hasil awal di bulan Januari, pajak tumbuh 30 persen dibanding Januari tahun lalu. Kalau kita tahan 30 persen terus, itu saja sudah melebihi target APBN, defisitnya akan turun,” katanya, dikutip dari Antara, Jumat (13/2/2026).

Bendahara Negara mengungkapkan bahwa strategi menambah penerimaan negara bukan dari menaikkan tarif pajak, tetapi memaksimalkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia berkilah jika perekonomian yang melambat bakal berdampak pada terhambatnya kinerja dunia usaha. Pada akhirnya kemampuan membayar pajak ikut turun.

Maka dari itu, dia mengatur strategi menyuntikkan stimulus ke perekonomian untuk memutarbalikkan kondisi ekonomi dengan seluruh instrumen yang tersedia.

Purbaya juga menunda beberapa kebijakan pajak seperti e-commerce hingga minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).

“Saya enggak menaikkan tarif pajak, pajak yang daring saya tunda dulu, cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) saya tunda juga, karena saya tahu ketika ekonomi jatuh, pemerintah bukan mencekik ekonomi, harusnya memberi stimulus,” papar dia.

Tak hanya itu, Purbaya juga membenahi instansi di bawah Kemenkeu seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memaksimalkan penerimaan negara.

“Jadi, ekonomi yang lebih cepat adalah modal saya untuk mengendalikan pendapatan, rasio pajak (tax ratio), maupun defisit anggaran,” jelasnya.

Berdasarkan laporan Kementerian Keuangan, penerimaan pajak tumbuh tinggi mencapai 30,8 persen dengan nilai sebesar Rp116,2 triliun, setara 4,9 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.

Kinerja penerimaan pajak menjadi penopang utama penerimaan negara yang tercatat mencapai Rp172,7 triliun per 31 Januari 2026, tumbuh 9,8 persen dibandingkan realisasi Januari tahun lalu senilai Rp157,3 triliun.

Realisasi penerimaan per Januari itu setara dengan 5,5 persen target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,6% di Q1 2026 Berkat Stimulus Ekonomi Rp 911 M

Purbaya Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,6% di Q1 2026 Berkat Stimulus Ekonomi Rp 911 M

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:45 WIB

Purbaya Sebut Rating Moody's Offside, Klaim Ekonomi RI Akan Ekspansif hingga 2031

Purbaya Sebut Rating Moody's Offside, Klaim Ekonomi RI Akan Ekspansif hingga 2031

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:21 WIB

Luhut Soroti Praktik Pengusaha Pecah Usaha Demi Hindari Pajak

Luhut Soroti Praktik Pengusaha Pecah Usaha Demi Hindari Pajak

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:05 WIB

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap Terkendali di Bawah 3% dari PDB

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap Terkendali di Bawah 3% dari PDB

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:31 WIB

Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya

Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya

Otomotif | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:43 WIB

Purbaya Minta Publik Tak Banyak Protes MBG, Klaim Dibutuhkan Masyarakat

Purbaya Minta Publik Tak Banyak Protes MBG, Klaim Dibutuhkan Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:05 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB