Pengusaha Yakin Pertemuan Jokowi - Prabowo Berdampak Positif Bagi Investor

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Minggu, 14 Juli 2019 | 11:07 WIB
Pengusaha Yakin Pertemuan Jokowi - Prabowo Berdampak Positif Bagi Investor
Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) bersama Prabowo Subianto berpelukan usai memberikan pernyataan pers saat menggelar pertemuan di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Pengusaha yang tergabung di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta meyakini pertemuan Joko Widodo atau Jokowi dengan Prabowo Subianto akan membuat positif dunia usaha. Para investor tak ragu lagi menanamkan modalnya di Indonesia.

Jokowi dan Prabowo Subianto akhirnya bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus pada Sabtu (14/7/2019).

"Pertemuan ini sinyal positif bagi pelaku pasar, kekhawatiran selama ini bahwa kegaduhan perpolitikan kita akan berkepanjangan, hari ini terjawab dan pelaku usaha dipastikan merasa lega dan memiliki optimisme perekonomian kita ke depan semakin bergairah dan bertumbuh," kata Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, Minggu (14/7/2019).

Menurut Sarman, usai pertemuan saatnya bersatu membangun perekonomian bangsa, di tengah pertumbuhan perekonomian dunia yang tidak stabil dan perang dagang Amerika dan China yang berdampak kepada perekonomian nasional.

Dia membeberkan, empat faktor yang mempengaruhi pertumbuhan perekonomian Indonesia yaitu konsumsi rumah tangga, investasi, ekspor dan belanja pemerintah dapat semakin ditingkatkan dan diperbaiki usai pilpres 2019, sehingga target pertumbuhan ekonomi 2019 diharapkan tercapai dengan kondisi dalam negeri yang sudah kondusif dan stabil dalam berbagai aspek.

"Dengan adanya pertemuan (Jokowi dan Prabowo) maka pak Jokowi sudah dapat fokus untuk menyeleksi calon-calon Menteri anggota Kabinet Kerja Jilid II masa bhakti 2019-2024 yang profesional dan memiliki integritas tinggi," jelas dia.

Sarman pun berharap, ketika Jokowi mengumunkan kabinet baru, akan direspon positif oleh pasar. Untuk itu diperlukan figur-figur menteri yang memiliki kompetensi di bidangnya, memiliki pengalaman yang baik, mampu bekerjasama dan berkoordinasi untuk menghindari ego sektoral serta leadership yang teruji.

"Kita juga mengusulkan kepada presiden untuk mempertimbangkan agar anggota kabinet yang mengisi tim ekonomi jangan diisi orang parpol. Akan tetapi murni yang profesional, sehingga terhindar dari kepentingan politik," katanya.

"Mulai dari Menko Perekonomian, Menkeu, Menteri Perdagangan, Perindustrian, BKPM, Menteri Kelautan, Menteri Pertanian, Menaker, BUMN serta Energi dan SDM," imbuh dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Makan, Prisia Nasution Grogi Dilihatin Jokowi dan Prabowo

Lagi Makan, Prisia Nasution Grogi Dilihatin Jokowi dan Prabowo

Entertainment | Minggu, 14 Juli 2019 | 10:19 WIB

Gerindra: Pertemuan Prabowo dan Jokowi Terpaksa karena Keadaan

Gerindra: Pertemuan Prabowo dan Jokowi Terpaksa karena Keadaan

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 09:42 WIB

Menebak Hasil Pertemuan Jokowi - Prabowo, Ini Kata Pengamat

Menebak Hasil Pertemuan Jokowi - Prabowo, Ini Kata Pengamat

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 07:27 WIB

Mahfud MD: Jokowi dan Prabowo Bersua, Wajar Gerindra Masuk Koalisi

Mahfud MD: Jokowi dan Prabowo Bersua, Wajar Gerindra Masuk Koalisi

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 21:38 WIB

Brunch ala Jokowi - Prabowo, Balada Cebong vs Kampret Berakhir di Stasiun

Brunch ala Jokowi - Prabowo, Balada Cebong vs Kampret Berakhir di Stasiun

News | Minggu, 14 Juli 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

×