Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 03 Februari 2026 | 07:00 WIB
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Ilustrasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai anjloknya pasar saat ini dipicu oleh faktor psikologis investor yang menanti kepastian figur Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) definitif. Foto Antara.
baca 10 detik
  • HSG anjlok hingga 5,31% di level 7.887 pada sesi pertama perdagangan Februari.
  • Menkeu sebut pasar menunggu Ketua OJK definitif dan segera buka seleksi terbuka.
  • Purbaya imbau investor "serok bawah" karena fundamental ekonomi RI tetap kuat.

Suara.com - Pasar modal Indonesia mengawali bulan Februari 2026 dengan rapor merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (2/2/2026) melanjutkan tren volatilitas yang terjadi sejak akhir Januari lalu.

Berdasarkan data RTI, IHSG langsung terjerembab sejak pembukaan. Pada pukul 10.30 WIB, indeks merosot tajam hingga 4,92% ke level 7.919. Tekanan jual terus berlanjut hingga sesi siang, di mana IHSG sempat menyentuh titik terendah di level 7.858,39 sebelum akhirnya ditutup sedikit menguat di level 7.922,73 pada sore hari.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai anjloknya pasar saat ini dipicu oleh faktor psikologis investor yang menanti kepastian figur Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) definitif. Kursi kepemimpinan OJK saat ini masih kosong pasca mundurnya Mahendra Siregar.

"Market mungkin masih menunggu siapa Ketua OJK definitifnya. Ada faktor ketidakpastian di sana," ujar Purbaya usai Rakornas Kepala Daerah di SICC, Jawa Barat. Untuk merespons hal tersebut, pemerintah tengah menyiapkan Panitia Seleksi (Pansel) yang akan bekerja secara transparan dan terbuka bagi publik.

Meski pasar sedang bergejolak, Purbaya justru melihat ini sebagai peluang emas bagi para investor. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap kokoh dan tidak terpengaruh oleh fluktuasi jangka pendek di bursa.

"Kalau saya pribadi, saya akan serok bawah. Kenapa? Karena pondasi ekonomi kita bagus, tidak berubah, dan akan terus membaik," tegasnya penuh optimisme.

Pemerintah sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini mampu mendekati angka 6%. Purbaya meminta para pelaku pasar untuk tetap tenang dan fokus pada data fundamental daripada spekulasi sesaat. Ia meyakini bahwa badai di bursa akan segera berlalu dan indeks akan segera kembali ke jalur hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Lengkap Pinjol Legal Berizin OJK: Update Februari 2026

Daftar Lengkap Pinjol Legal Berizin OJK: Update Februari 2026

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 06:59 WIB

Dapat Respons Negatif dari Purbaya soal Peringatannya, Noel: Sekelas Menteri Idiot

Dapat Respons Negatif dari Purbaya soal Peringatannya, Noel: Sekelas Menteri Idiot

Video | Senin, 02 Februari 2026 | 21:05 WIB

OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik

OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 21:24 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB