Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:47 WIB
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
Ilustrasi emas batangan di sebuah gerai. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Inflasi IHK Januari 2026 mengalami deflasi bulanan 0,15%, namun inflasi tahunan tercatat 3,55% (yoy).
  • Deflasi terjadi pada *volatile food* (dipicu harga cabai dan bawang) dan *administered prices* (bensin dan tarif angkutan).
  • Inflasi inti Januari 2026 naik menjadi 0,37% (mtm), didorong kenaikan harga emas global serta sewa rumah.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menilai perkembangan inflasi pada Januari 2026 tetap terkendali dan sejalan dengan sasaran yang ditetapkan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2026 tercatat mengalami deflasi sebesar 0,15 persen secara bulanan (month to month/mtm).

Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengatakan, deflasi tersebut dipengaruhi oleh inflasi inti yang relatif stabil serta deflasi pada kelompok volatile food dan administered prices.

“Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK secara tahunan tercatat sebesar 3,55 persen (year on year/yoy), sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,92 persen,” ujar Ramdan dalam keterangannya.

Dari sisi inflasi inti, BI mencatat inflasi inti Januari 2026 sebesar 0,37 persen (mtm), sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,20 persen.

Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya harga emas global di tengah ekspektasi inflasi yang tetap terjaga.

“Inflasi inti terutama disumbang oleh komoditas emas perhiasan, sewa rumah, dan sepeda motor,” jelas Ramdan.

Secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 2,45 persen (yoy), meningkat dari 2,38 persen pada bulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]

Sementara itu, kelompok volatile food mengalami deflasi cukup dalam sebesar 1,96 persen (mtm), berbalik arah dari inflasi 2,74 persen pada bulan sebelumnya.

baca juga

Deflasi tersebut terutama disebabkan oleh penurunan harga cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah seiring meningkatnya pasokan pada masa panen.

Secara tahunan, inflasi volatile food tercatat sebesar 1,14 persen (yoy), jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 6,21 persen.

BI memperkirakan inflasi kelompok ini ke depan tetap terkendali dengan dukungan sinergi TPIP-TPID dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Adapun kelompok administered prices pada Januari 2026 mencatat deflasi sebesar 0,32 persen (mtm), setelah sebelumnya mengalami inflasi 0,37 persen.

Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh turunnya harga bensin, tarif angkutan udara, serta tarif angkutan antarkota seiring penurunan harga BBM nonsubsidi dan normalisasi mobilitas pasca-Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru.

Namun secara tahunan, inflasi administered prices tercatat cukup tinggi sebesar 9,71 persen (yoy), meningkat signifikan dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,93 persen.

Kenaikan ini terutama disebabkan oleh base effect dari kebijakan diskon tarif listrik rumah tangga sebesar 50 persen pada Januari–Februari 2025.

Meski demikian, Bank Indonesia meyakini inflasi tahunan pada 2026 dan 2027 akan menurun dan tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen.

Optimisme tersebut didukung oleh konsistensi kebijakan moneter, kuatnya sinergi pengendalian inflasi antara BI dan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID), penguatan Program Ketahanan Pangan Nasional, serta berakhirnya pengaruh base effect akibat kebijakan diskon tarif listrik pada awal 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Anjlok Dalam di Sabtu Pagi

Harga Emas Antam Anjlok Dalam di Sabtu Pagi

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:23 WIB

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:15 WIB

Belum Resmi Dicabut ESDM, Status Izin Tambang Martabe Masih Menggantung?

Belum Resmi Dicabut ESDM, Status Izin Tambang Martabe Masih Menggantung?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:28 WIB

Jamin Kepastian Usaha, Pengalihan Tambang Emas Martabe ke Perminas Tunggu Hasil Evaluasi

Jamin Kepastian Usaha, Pengalihan Tambang Emas Martabe ke Perminas Tunggu Hasil Evaluasi

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:21 WIB

Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat

Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:47 WIB

Emas Antam Terperosok, Tapi Masih Dibanderol Rp 3,12 Juta/Gram

Emas Antam Terperosok, Tapi Masih Dibanderol Rp 3,12 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:03 WIB

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Tampung 20.300 Meter Kubik Air, Embung Batu Bangkong Jadi Andalan Cegah Banjir

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:00 WIB

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Asosiasi Industri Makanan dan Minuman: Rupiah Mengkhawatirkan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:56 WIB

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

"Saya Sangat Marah Sekali!" Ungkapan Kekecewaan Jokowi Usai Mendiang Orang Tuanya Turut Dituding

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 09:55 WIB

BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal

BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 09:40 WIB

Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto

Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 09:22 WIB

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

Siapa Dumatno? Sosok yang Disinggung Jaksa dalam Sidang Ijazah Jokowi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 09:13 WIB

Parfum Kahf Paling Enak Warna Apa? Ini 5 Varian dengan Karakter Aroma Berbeda

Parfum Kahf Paling Enak Warna Apa? Ini 5 Varian dengan Karakter Aroma Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 09:10 WIB

Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes

Kisah Pilu Wanita di Tulang Bawang Tertipu Pria Idaman di Aplikasi Kencan, Uang Rp110 Juta Ludes

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 09:10 WIB

×