Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 03 Februari 2026 | 12:02 WIB
Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tiba untuk membahas kajian pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc]
baca 10 detik
  • Bagian Gerakan Indonesia ASRI untuk perbaiki estetika desa.
  • Anggaran disiapkan pemerintah guna dongkrak daya tarik pariwisata.
  • Produksi genteng manfaatkan campuran tanah dan limbah batu bara.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi memperkenalkan proyek "Gentengisasi" sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Senin (2/2), Presiden menegaskan ambisinya untuk mengganti seluruh atap seng berkarat di pedesaan dengan atap genteng yang lebih estetik dan fungsional.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata. Menurutnya, pemandangan atap seng yang berkarat serta tumpukan sampah menjadi penghambat utama turis asing berkunjung ke pelosok Indonesia.

"Turis tidak akan datang kalau sampahnya menumpuk dan atapnya seng berkarat," ujar Airlangga pada Selasa (3/2). Ia memastikan bahwa pendanaan proyek ini akan masuk dalam pos APBN, dengan skema pembiayaan yang sudah dihitung matang oleh pemerintah.

Tidak sekadar mengganti material, Presiden Prabowo berencana membangun pabrik genteng secara mandiri di berbagai daerah. Menariknya, genteng yang diproduksi akan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan.

"Saya dapat laporan dari profesor kita bahwa limbah batu bara yang dicampur dengan tanah bisa menghasilkan genteng yang ringan dan kuat," ungkap Prabowo.

Penggunaan inovasi ini dinilai efisien karena ongkos produksi yang rendah dan bahan baku yang melimpah. Prabowo juga mengenang masa lalu saat rumah-rumah di Indonesia menggunakan atap rumbia yang sejuk. Baginya, atap seng yang berkarat melambangkan degenerasi yang harus segera ditinggalkan demi citra Indonesia yang bangkit dan maju.

Di akhir arahannya, Presiden menantang para Kepala Daerah untuk berkomitmen penuh dalam mempercantik wilayah masing-masing melalui program ini. Pemerintah pusat pun menjanjikan pendampingan dari tahap persiapan hingga pelaksanaan proyek di lapangan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?

Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:21 WIB

Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah

Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:46 WIB

Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri

Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:37 WIB

Terkini

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB