Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Pertumbuhan Ekonomi China Kuartal II Bakal Paling Lemah Sejak 27 Tahun Lalu

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 15 Juli 2019 | 10:01 WIB
Pertumbuhan Ekonomi China Kuartal II Bakal Paling Lemah Sejak 27 Tahun Lalu
Penampakan Bandara Daxing dilihat dari udara. (AFP)

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi China Diperkirakan akan kembali melambat pada kuartal II 2019. Bahkan, perlambatan ekonomi terlemah sepanjang 27 tahun lalu.

Seperti dilansir Reuters, perlambatan ekonomi China didorong perang dagang dengan AS yang sempat memanas pada kuartal II.

"Kemuraman yang menggantung pada ekonomi China tidak mungkin hilang segera karena tantangan di front domestik dan eksternal," analis di ANZ mengatakan dalam sebuah catata.

Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan Cina melaporkan pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh 6,2 persen pada kuartal April-Juni. Pertumbuhan itu paling lambat sejak kuartal pertama 1992.

Itu akan menandai hilangnya momentum lebih lanjut dari kuartal sebelumnya 6,4 persen, yang dapat membawa pertumbuhan ekonomi setahun penuh ke level terendah 30-tahun dekat 6,2 persen

Pemerintah telah lebih bersandar pada stimulus fiskal untuk mendukung pertumbuhan tahun ini, mengumumkan pemotongan pajak besar-besaran senilai hampir 2 triliun yuan ( 291 miliar dolar AS) dan kuota 2,15 triliun yuan untuk penerbitan obligasi khusus oleh pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur.

Akan tetapi ekonomi lambat merespons, dan kepercayaan bisnis masih goyah, membebani investasi. Investor khawatir perang perdagangan yang lebih lama dan lebih mahal antara dua ekonomi terbesar dunia dapat memicu resesi global.

Pemerintah China akan menerbitkan data pertumbuhan ekonomi kuartal kedua pada hari Senin ini bersama dengan data aktivitas untuk bulan Juni yang dapat menunjukkan berlanjutnya pelemahan.

Data pada hari Jumat menunjukkan ekspor turun pada bulan Juni setelah AS menaikkan tarif barang-barang China dengan tajam, sementara impor menyusut lebih dari yang diharapkan, menyoroti permintaan domestik yang lambat.

Indeks resmi pabrik baru-baru ini untuk Juni menunjukkan produsen Cina melepaskan pekerjaan pada laju tercepat sejak krisis keuangan global satu dekade lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Kasih Kode Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Melandai

BI Kasih Kode Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Melandai

Bisnis | Senin, 08 Juli 2019 | 15:39 WIB

TOK! DPR Setuju Asumsi Makro Pertumbuhan Ekonomi 2020 Sekitar 5,5 Persen

TOK! DPR Setuju Asumsi Makro Pertumbuhan Ekonomi 2020 Sekitar 5,5 Persen

Bisnis | Senin, 08 Juli 2019 | 14:06 WIB

Sri Mulyani Sebut RI Mampu Hindari Imbas Negatif Perang Dagang AS-China

Sri Mulyani Sebut RI Mampu Hindari Imbas Negatif Perang Dagang AS-China

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2019 | 14:37 WIB

Impor BBM dan LPG Bisa Ditekan dengan Cara Ini

Impor BBM dan LPG Bisa Ditekan dengan Cara Ini

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2019 | 11:47 WIB

Ingin Capai Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Pemerintah Tempuh Cara Ini

Ingin Capai Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Pemerintah Tempuh Cara Ini

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:38 WIB

Terkini

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB