- Warganet dihebohkan dengan video viral calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan berjalan di atas bara api.
- Kegiatan pelatihan berunsur militer tersebut diduga bertujuan untuk membangun mental dan disiplin para peserta.
- Hingga Jumat sore, pihak TNI maupun BPJS Ketenagakerjaan belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.
Suara.com - Warganet dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan sejumlah calon pegawai BPJS Ketenagakarjaan berjalan menginjak bara api tanpa memakai alas kaki.
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun instagram @melaniesubono.
"Skil penting calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan harus bisa jalan di atas api. Kira-kira berapa budget pelatihan ini?," bunyi keterangan tersebut.
"Amazing," tulis Melanie Subono.
Berdasarkan video yang dilihat Suara.com pada Jumat (31/7/2026) sore, sejumlah peserta yang disebut sebagai calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan menggunakan baju hijau lengan panjang, celana hitam, memaki topi dan id card. Mereka tampak berada di hutan atau lahan kosong.
"Jamsostek, Jamsostek, Jamsostek Jaya," ujar pria dalam video tersebut sambil mengepalkan tangan saat melewati bara api.
Setelah berhasil melewatkan bara api, tampak kaki siswa tersebut dicelupkan ke ember berwarna hijau berisi air sambil mengatakan,
"Siswa telah menyelesaikan fire walk, laporan selesai," kata dia.
Nampak dari video tersebut ada sejumlah pria yang mengenakan seragam mirip TNI.
Terlihat satu pria berseragam loreng tampak memegang botol mineral diduga berisi bensin dan menyemprotkan ke atas batu yang sudah ada api. Kemudian peserta tersebut berjalan tanpa alas kaki.
Diketahui, fire walk adalah kegiatan berjalan tanpa alas kaki di atas tumpukan bara api atau batu panas.
Kegiatan ini diduga menjadi bagian dari pembekalan calon pegawai BPJS Ketenagakarjaan untuk membangun mental, disiplin, dan kesiapan dalam menjalankan tugas melayani negara.
Hingga berita ini dimuat Jumat sore, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mayjen TNI Muhammad Nas hingga pihak dari BPJS Ketenagakerjaan belum menjawab konfirmasi yang dilayangakan oleh jurnalis Suara.com.