Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Ingin Capai Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Pemerintah Tempuh Cara Ini

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 09 Mei 2019 | 12:38 WIB
Ingin Capai Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Pemerintah Tempuh Cara Ini
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengeluarkan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. RPJMN ini merupakan lanjutan dari RPJMN sebelumnya yaitu pada periode 2015-2019.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menerangkan, fokus RPJMN periode tersebut diantaranya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan berdaya saing membangun karakter bangsa, memperkuat ketahanan ekonomi dan pertumbuhan berkualitas.

"Selanjutnya, mengembangkan wilayah untuk kurangi kesenjangan dan meningkatkan pemerataan, memperkuat infrastruktur mendukung pembangunan ekonomi dan barang dasar. Memperkuat stabilitas polhukam, dan transformasi layanan publik. Serta bangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dengan mengutamakan upaya pembangunan berkelanjutan," kata Bambang dalam Murenbangnas, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Menurut mantan Menteri Keuangan itu, dengan RPJMN yang difokuskan hal tersebut, Indonesia bisa bergerak maju. Bahkan, pertumbuhan ekonomi bisa tembus 6 persen.

"Dengan begitu tahun 2020-2024 pertumbuhan ekonomi akan meningkat 5,4 persen - 6 persen per tahun. Tingkat kemiskinan, pengangguran, ketimpangan terus membaik dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat," tutur dia.

Selain RPJMN, Bambang juga membuat Rencana Kerja Pemerintah (RKP) pada tahun 2020. RKP ini, kata dia, merupakan bagian dari RPJMN 2020-2024.

Adapun terdapat lima prioritas nasional dalam RKP 2020 yaitu, pertama pembangunan nasional dan pengentasan kemiskinan, kedua infrastruktur dan pemerataan wilayah.

Ketiga, nilai tambah sektor rill, dan industrialisasi dan kesempatan kerja. Keempat ketahanan pangan, air dan energi serta lingkungan hidup. Terakhir kelima, stabilitas pertahanan dan keamanan.

"Dalam capaian target pembangunan perlu daya gunakan infrastruktur dorong pertumbuhan ekonomi. Kuncinya sebagai arahan Presiden SDM berkualitas dan berdaya saing terdidik dan berkarakter," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemindahan Ibu Kota Sudah Masuk Dalam RPJMN 2024

Pemindahan Ibu Kota Sudah Masuk Dalam RPJMN 2024

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:03 WIB

Daerah Mau Nikmati Pertumbuhan Ekonomi? Ini Saran Jokowi

Daerah Mau Nikmati Pertumbuhan Ekonomi? Ini Saran Jokowi

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 11:52 WIB

Pemindahan Ibu Kota Perlu Dukungan Politik yang Kuat

Pemindahan Ibu Kota Perlu Dukungan Politik yang Kuat

Bisnis | Senin, 06 Mei 2019 | 13:12 WIB

Terkini

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB