Tiket Pesawat Jadi Murah Keselamatan Penumpang Terancam?

Iwan Supriyatna, Muslimin Trisyuliono

Jum'at, 19 Juli 2019 | 15:49 WIB
Tiket Pesawat Jadi Murah Keselamatan Penumpang Terancam?
Ilustrasi tiket pesawat. [Shutterstock]

Suara.com - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali menanggapi laporan Asosiasi Maskapai Nasional atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) ke Ombudsman terkait pemerintah yang dinilai terlalu ikut campur dalam mengatur harga tiket pesawat.

Diketahui, pemerintah memberikan kebijakan diskon tarif 50 persen kepada maskapai penerbangan berbiaya rendah (Low Cost Carrier/LCC) pada jam dan hari tertentu. Menurutnya dengan kebijakan tersebut akan mengorbankan di sisi keselamatan.

"Dengan harga yang dikendalikan seperti ini memang ada pengorbanan yaitu safety. Terkait dengan hal-hal seperti itu saya pikir waktu berjalan semua orang akan melupakan harga tiket karena ada penyesuaian," ujar Rhenald di Raffles Hotel, Jumat (19/7/2019).

Rhenald menegaskan untuk perdebatan soal harga tiket pesawat harus segera dihentikan. Menurutnya jika harga tiket pesawat terlalu murah akan mengancam nyawa manusia.

"Harga naik karena dulu tiket terlalu murah, kemudian diingatkan jangan terlalu murah. Nanti bannya vulkanisir, servicenya tidak dikasih, kursinya akan lebih sempit itu ada cost dari segi keselamatan," tambahnya.

Kemudian, Rhenald menilai pangsa pasar angkutan udara berada di kelas menengah. Sehingga mengutamakan ketepatan waktu, service dan jadwal terbang yang cukup bervariasi.

"Kalau kita bandingkan Garuda dengan low cost tidak fair karena Garuda full service. Anda tinggal duduk dengan tenang," terangnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menanggapi soal laporan INACA ke Ombudsman.

Menurutnya kebijakan diskon tarif pesawat tidak diputuskan secara sepihak. Melainkan berdasarkan kesepakatan bersama stakeholder yang terlibat.

baca juga

"Ya itu terserahlah yang penting itu adalah hasil kesepakatan, bukan tukang-tukangan kita disini, itu dihadiri bersama dengan Menteri Perhubungan regulator, bersama dengan BUMN, dengan pimpinan Garuda, pimpinan Lion Air," ujar Darmin Nasution, Rabu (17/7/2019) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maskapai Larang Ambil Gambar, Menhub: Mestinya Diperbolehkan

Maskapai Larang Ambil Gambar, Menhub: Mestinya Diperbolehkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juli 2019 | 14:54 WIB

Meski Islah, Garuda Belum Cabut Laporan Rius Vernandes di Polisi

Meski Islah, Garuda Belum Cabut Laporan Rius Vernandes di Polisi

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 14:17 WIB

Damai dengan Garuda, Rius Vernandes Akan Diperlihatkan Cabin Crew Berkebaya

Damai dengan Garuda, Rius Vernandes Akan Diperlihatkan Cabin Crew Berkebaya

Bisnis | Jum'at, 19 Juli 2019 | 14:12 WIB

Terkini

Usut Suap Bupati Bekasi, KPK Sasar Aset Mewah Anggota Polri di Subang

Usut Suap Bupati Bekasi, KPK Sasar Aset Mewah Anggota Polri di Subang

Bekaci | Rabu, 30 September 2026 | 17:53 WIB

Gus Ipul Dikabarkan Jadi Waketum PBNU: di Mana Saja Siap

Gus Ipul Dikabarkan Jadi Waketum PBNU: di Mana Saja Siap

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:51 WIB

Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!

Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 17:50 WIB

Review Milk & Mocha Our Little Moments, Komik Hangat yang Bikin Gemas

Review Milk & Mocha Our Little Moments, Komik Hangat yang Bikin Gemas

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:49 WIB

The Veil Club Layer 2 Gaet Trinkieland, Hadirkan Eksplorasi Modest Wear Lewat Main Character Weekend

The Veil Club Layer 2 Gaet Trinkieland, Hadirkan Eksplorasi Modest Wear Lewat Main Character Weekend

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:48 WIB

Awas Ketagihan! 5 Street Food Legendaris Korea yang Paling Dicari Saat Musim Gugur

Awas Ketagihan! 5 Street Food Legendaris Korea yang Paling Dicari Saat Musim Gugur

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:46 WIB

Guru Besar UGM: Gugatan Denny Indrayana Jadi Momen Bayar Utang MK atas Putusan 90

Guru Besar UGM: Gugatan Denny Indrayana Jadi Momen Bayar Utang MK atas Putusan 90

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:45 WIB

Tim Dokter Ungkap Misteri Kematian Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Ini Penyebabnya

Tim Dokter Ungkap Misteri Kematian Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:41 WIB

Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum

Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 17:40 WIB

Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang

Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 17:40 WIB

×