Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Trump Sebut China Sebagai Pembunuh Perjanjian Perang Dagang

Bangun Santoso | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:32 WIB
Trump Sebut China Sebagai Pembunuh Perjanjian Perang Dagang
Presiden AS, Donald Trump. [AFP/Saul Loeb]

Suara.com - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China terus memanas. Kedua negara pun melakukan aksi serangannya masing-masing. Dilansir Reuters, Presiden Donald Trump menyebut China sebagai pembunuh kesepakatan. Pasalnya, China akan berhenti membeli produk pertanian AS.

Selain itu, China juga menahan ekspor bahan kimia ke AS. Padahal, bahan kimia tersebut merupakan bahan membuat segala peralatan mulai i-Phone hingga peralatan militer.

Namun, trump mengatakan bahwa reaksi pasar telah diantisipasi, tetapi ia tetap percaya diri pada kekuatan ekonomi AS.

"Pada akhirnya, itu akan menjadi jauh lebih tinggi daripada yang pernah terjadi, karena China seperti jangkar pada kita. China membunuh kami dengan kesepakatan dagang yang tidak adil," ujar Trump.

Tensi Perang perdagangan AS-China meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir setelah AS pada Senin mencap Beijing sebagai manipulator mata uang untuk pertama kalinya sejak 1994, dan akan memberlakukan tarif 10 persen pada sisa 300 miliar dolar AS impor China, mulai 1 September.

Langkah-langkah itu membuat pasar keuangan goyah dan memicu kekhawatiran tentang resesi global.

Imbal hasil AS turun pada hari Rabu, dengan imbal hasil 30 tahun mendekati rekor terendah, di tengah meningkatnya kekhawatiran penurunan global dan taruhan Federal Reserve harus memangkas suku bunga lebih jauh untuk menghadapi risiko resesi yang semakin besar.

Para pejabat Gedung Putih masih mengharapkan para perunding China datang ke Washington pada bulan September untuk mengadakan pembicaraan, dan bahwa tarif terbaru masih dapat dihindari jika dua ekonomi terbesar dunia itu membuat kesepakatan dalam perjanjian perdagangan.

Akan tetapi harapan untuk kesepakatan meredup dan tekanan domestik tumbuh untuk Trump untuk memutuskan kesepakatan dengan Beijing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permintaan Melemah, Air China akan Hapus Penerbangan Rute Beijing-Hawaii

Permintaan Melemah, Air China akan Hapus Penerbangan Rute Beijing-Hawaii

Bisnis | Rabu, 07 Agustus 2019 | 08:56 WIB

Ingin Produk Amerika Berjaya, Donald Trump Ancam Sektor Otomotif Eropa

Ingin Produk Amerika Berjaya, Donald Trump Ancam Sektor Otomotif Eropa

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2019 | 06:00 WIB

Perang Dagang Ancam Pertumbuhan Ekonomi Global, Sri Mulyani: Waspada

Perang Dagang Ancam Pertumbuhan Ekonomi Global, Sri Mulyani: Waspada

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 13:51 WIB

Perang Dagang AS-China Malah Makin Memanas

Perang Dagang AS-China Malah Makin Memanas

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:42 WIB

Beda Pendapat dengan Trump Soal Rusia, Kepala BIN Amerika Mundur

Beda Pendapat dengan Trump Soal Rusia, Kepala BIN Amerika Mundur

News | Senin, 29 Juli 2019 | 13:40 WIB

Terkini

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:13 WIB

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:02 WIB

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:52 WIB

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:36 WIB