Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Trump Sebut China Sebagai Pembunuh Perjanjian Perang Dagang

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:32 WIB
Trump Sebut China Sebagai Pembunuh Perjanjian Perang Dagang
Presiden AS, Donald Trump. [AFP/Saul Loeb]

Suara.com - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China terus memanas. Kedua negara pun melakukan aksi serangannya masing-masing. Dilansir Reuters, Presiden Donald Trump menyebut China sebagai pembunuh kesepakatan. Pasalnya, China akan berhenti membeli produk pertanian AS.

Selain itu, China juga menahan ekspor bahan kimia ke AS. Padahal, bahan kimia tersebut merupakan bahan membuat segala peralatan mulai i-Phone hingga peralatan militer.

Namun, trump mengatakan bahwa reaksi pasar telah diantisipasi, tetapi ia tetap percaya diri pada kekuatan ekonomi AS.

"Pada akhirnya, itu akan menjadi jauh lebih tinggi daripada yang pernah terjadi, karena China seperti jangkar pada kita. China membunuh kami dengan kesepakatan dagang yang tidak adil," ujar Trump.

Tensi Perang perdagangan AS-China meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir setelah AS pada Senin mencap Beijing sebagai manipulator mata uang untuk pertama kalinya sejak 1994, dan akan memberlakukan tarif 10 persen pada sisa 300 miliar dolar AS impor China, mulai 1 September.

Langkah-langkah itu membuat pasar keuangan goyah dan memicu kekhawatiran tentang resesi global.

Imbal hasil AS turun pada hari Rabu, dengan imbal hasil 30 tahun mendekati rekor terendah, di tengah meningkatnya kekhawatiran penurunan global dan taruhan Federal Reserve harus memangkas suku bunga lebih jauh untuk menghadapi risiko resesi yang semakin besar.

Para pejabat Gedung Putih masih mengharapkan para perunding China datang ke Washington pada bulan September untuk mengadakan pembicaraan, dan bahwa tarif terbaru masih dapat dihindari jika dua ekonomi terbesar dunia itu membuat kesepakatan dalam perjanjian perdagangan.

Akan tetapi harapan untuk kesepakatan meredup dan tekanan domestik tumbuh untuk Trump untuk memutuskan kesepakatan dengan Beijing.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permintaan Melemah, Air China akan Hapus Penerbangan Rute Beijing-Hawaii

Permintaan Melemah, Air China akan Hapus Penerbangan Rute Beijing-Hawaii

Bisnis | Rabu, 07 Agustus 2019 | 08:56 WIB

Ingin Produk Amerika Berjaya, Donald Trump Ancam Sektor Otomotif Eropa

Ingin Produk Amerika Berjaya, Donald Trump Ancam Sektor Otomotif Eropa

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2019 | 06:00 WIB

Perang Dagang Ancam Pertumbuhan Ekonomi Global, Sri Mulyani: Waspada

Perang Dagang Ancam Pertumbuhan Ekonomi Global, Sri Mulyani: Waspada

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 13:51 WIB

Perang Dagang AS-China Malah Makin Memanas

Perang Dagang AS-China Malah Makin Memanas

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:42 WIB

Beda Pendapat dengan Trump Soal Rusia, Kepala BIN Amerika Mundur

Beda Pendapat dengan Trump Soal Rusia, Kepala BIN Amerika Mundur

News | Senin, 29 Juli 2019 | 13:40 WIB

Terkini

Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija

Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?

Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:51 WIB

9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online

9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:33 WIB

×